ASPEK.ID, LAMPUNG – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang juga Ketua Dewan Kehormatan HIPMI, Bahlil Lahadalia, melontarkan candaan saat memberikan sambutan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI di Lampung, Rabu (10/6).
Awalnya, Bahlil menyapa Ketua MPR Ahmad Muzani dengan sebutan ‘kanda’. Menurutnya, sapaan tersebut merupakan tradisi yang sudah lama dikenal di lingkungan HIPMI.
“Yang saya hormati Ketua MPR RI, abang saya Bapak Ahmad Muzani, mungkin biar lebih akrab kita panggil Kanda Ahmad Muzani,” ujar Bahlil.
Bahlil kemudian menyebut budaya sapaan ‘kanda-dinda’ berasal dari HIPMI. Karena itu, ia meminta izin kepada Prabowo untuk menggunakan sapaan serupa kepada kepala negara tersebut.
“Tadi kita ada aspirasi, Pak, katanya panggilan ‘kanda-dinda’ itu sebenernya di Hipmi, Pak,” ujarnya.
“Kalau Bapak berkenan, saya izin, Bapak, dengan tidak mengurangi rasa hormat, kami juga ingin memanggil Kakanda Bapak Presiden Prabowo Subianto,” lanjut Bahlil.
Pernyataan itu langsung disambut antusias peserta Munas. Bahlil pun meminta persetujuan anggota HIPMI yang hadir.
“Setuju nggak?” tanya Bahlil.
Peserta yang hadir kompak menjawab setuju. Menanggapi respons tersebut, Bahlil kembali berkelakar.
“Biar lebih dekat, Pak, supaya olahannya cepat masuk,” lanjut Bahlil yang disambut tepuk tangan dan tawa hadirin. []
























