• Latest
  • Trending
Biaya Perjalanan Haji 2020 Tidak Naik

Eks Direktur Bina Umrah & Haji Kembalikan Uang US$5 Ribu ke KPK

Jamuan Makan Siang Bareng Prabowo, Putin Tawarkan Kerja Sama Kapal dan Nuklir

Prabowo Tawarkan 138 Blok Migas ke Rusia

Kasus Narkoba, Pilot Garuda dan Citilink Dipecat

Garuda Jelaskan Soal Pesawat Pecah Ban di Bandara Sultan Hasanuddin

Respons Iwan Setiawan Usai Sriwijaya FC Takluk di Aceh

Pelatih Legendaris Iwan Setiawan Tutup Usia

Gus Alex Janji Bongkar Aliran Uang Kuota Haji, Termasuk ke Pansus Haji

Gus Alex Janji Bongkar Aliran Uang Kuota Haji, Termasuk ke Pansus Haji

Media Rusia Papar Agenda Prabowo di Vladivostok

Putin Bertemu Prabowo : Indonesia Sahabat Terpercaya Rusia

Pelindo Marine Tingkatkan Kompetensi 73 Nakhoda Lewat Program Kepemimpinan

Pelindo Marine Tingkatkan Kompetensi 73 Nakhoda Lewat Program Kepemimpinan

IPO Perusahaan Milik UGM Ditunda, Ini Alasannya

IPO Perusahaan Milik UGM Ditunda, Ini Alasannya

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

Dam Haji Indonesia Sebanyak 5 Juta Kaleng Daging

Kejagung Jemput Paksa Kajari Sampang

Tim 9 Kejagung Periksa Febrie Adriansyah dan Nurman Herin di Kasus TPPU

Jamuan Makan Siang Bareng Prabowo, Putin Tawarkan Kerja Sama Kapal dan Nuklir

Jamuan Makan Siang Bareng Prabowo, Putin Tawarkan Kerja Sama Kapal dan Nuklir

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

Pesawat yang Ditumpangi Menhut Gagal Mendarat di Pontianak

Prabowo Minta Antisipasi Dampak El Nino, BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca

Lima Wilayah DKI Jakarta Terancam Kekeringan

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, September 3, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Eks Direktur Bina Umrah & Haji Kembalikan Uang US$5 Ribu ke KPK

by Muhammad Fadhil
September 3, 2026
in BERITA TERBARU, HUKUM, NEWS
Biaya Perjalanan Haji 2020 Tidak Naik

Ilustrasi haji. [Foto: AFP]

ASPEK.ID, JAKARTA – Mantan Direktur Bina Umrah dan Haji Kementerian Agama (Kemenag), Jaja Jaelani, mengaku telah mengembalikan uang sebesar US$5.000 kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Uang tersebut disebutnya sebagai dana talangan untuk perjalanan dinas ke Arab Saudi.

Pengakuan itu disampaikan Jaja saat menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kamis (3/9/2026).

Dalam persidangan, jaksa menanyakan nominal uang yang diterima Jaja. Ia menjawab uang itu berjumlah US$5.000.

BacaJuga

Prabowo Tawarkan 138 Blok Migas ke Rusia

Garuda Jelaskan Soal Pesawat Pecah Ban di Bandara Sultan Hasanuddin

Pelatih Legendaris Iwan Setiawan Tutup Usia

Gus Alex Janji Bongkar Aliran Uang Kuota Haji, Termasuk ke Pansus Haji

Putin Bertemu Prabowo : Indonesia Sahabat Terpercaya Rusia

Pelindo Marine Tingkatkan Kompetensi 73 Nakhoda Lewat Program Kepemimpinan

Jaja menjelaskan dirinya baru dilantik sebagai Direktur Bina Umrah dan Haji pada 28 Januari 2024. Beberapa hari setelah pelantikan, ia harus berangkat ke Arab Saudi untuk persiapan penyelenggaraan ibadah haji. Saat itu, anggaran perjalanan dinas disebut belum tersedia.

Menurut Jaja, Kepala Subdirektorat Perizinan, Akreditasi, dan Bina Penyelenggaraan Haji Khusus saat itu, M Agus Syafii, menawarkan dana talangan agar perjalanan dinas tetap bisa dilakukan.

Jaja mengaku menerima tawaran tersebut dengan kesepakatan uang akan dikembalikan setelah anggaran perjalanan dinas cair. Namun, ia mengklaim Agus Syafii menolak menerima pengembalian uang itu meski sudah tiga kali diupayakan.

“Pak Agus Syafii menawarkan dana talangan. Saya setuju karena memang perjalanan dinas belum ada anggarannya. Setelah dana perjalanan dinas cair, saya ingin mengembalikan, tapi yang bersangkutan tidak mau menerima,” ujar Jaja di persidangan.

Ia juga mengaku tidak mengetahui asal-usul uang US$5.000 tersebut. Karena tidak pernah berhasil mengembalikannya kepada Agus Syafii, uang itu akhirnya diserahkan kepada KPK saat dirinya diperiksa penyidik pada 2025.

Jaksa kemudian menegaskan bahwa pengembalian uang dilakukan sekitar setahun setelah penerimaan dana tersebut, yakni ketika Jaja menjalani pemeriksaan di KPK. Jaja membenarkan hal itu, sembari menegaskan dirinya sebelumnya sudah beberapa kali berupaya mengembalikan uang tersebut.

Kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023-2024 ini menjerat empat terdakwa, yakni mantan Menteri Agama periode 2019-2024 Yaqut Cholil Qoumas, Staf Khusus Menag Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex, Direktur Operasional Maktour Ismail Adham, serta Ketua Umum Asosiasi Kesthuri yang juga Komisaris PT Raudah Eksati Utama Asrul Azis Taba.

Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Investigatif Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), perkara tersebut diduga menimbulkan kerugian negara sebesar Rp622.090.207.166 atau sekitar Rp622 miliar. Dalam dakwaan juga disebutkan perkara itu diduga memperkaya sejumlah pihak lain, termasuk 313 Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). []

Komentar
Share8Tweet5SendShareShare1Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Gus Alex Janji Bongkar Aliran Uang Kuota Haji, Termasuk ke Pansus Haji

Gus Alex Janji Bongkar Aliran Uang Kuota Haji, Termasuk ke Pansus Haji

ASPEK.ID, JAKARTA - Staf Khusus mantan Menteri Agama periode 2019-2024 Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex berjanji...

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

Dam Haji Indonesia Sebanyak 5 Juta Kaleng Daging

  ASPEK.ID, JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperkuat sinergi untuk mengoptimalkan...

Muhadjir Effendy Bersaksi di Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Muhadjir Effendy Bersaksi di Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

ASPEK.ID, JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji, Muhadjir Effendy, hadir sebagai saksi dalam sidang kasus dugaan korupsi kuota...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In