• Latest
  • Trending
Daratan Baru 30,3 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau

Daratan Baru 30,3 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau

Komdigi Beberkan Penyebab Kebocoran Data dan Serangan Siber di RI

Kerugian Akibat Serangan Siber di Indonesia Tembus Rp 111 Triliun

13 Napi Lapas Narkotika Jakarta Dapat Kesempatan Kuliah S1 Teologi

Ombudsman Temukan Fasilitas Mirip Apartemen di Lapas Cibinong

Harga Emas Terancam Turun Lagi Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Harga Emas Antam Melemah Lagi, Simak Daftar Lengkapnya!

Marselino Ferdinan Buka Babak Baru bersama Persija

Marselino Ferdinan Buka Babak Baru bersama Persija

RNI Ajak Milenial Jadi Petani Tebu

Petani Tebu Kesal,  RI Buka Impor Gula 150.000 Ton

Terminal Teluk Lamong, Pelabuhan Modern dan Ramah Lingkungan Pertama di Indonesia

RI Mau Turunkan Biaya Logistik Dari 14% ke 10% PDB

Mentan Amran Bangun Masjid Rp 1 Triliun Pakai Uang Pribadi

Mentan Amran Bangun Masjid Rp 1 Triliun Pakai Uang Pribadi

Rekam Jejak Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Pilihan Prabowo

Destry: Cadangan Devisa RI Aman di Atas Standar Internasional

Ayah Kandung Nezar Patria, Wamen Komdigi Berpulang ke Rahmatullah

Ayah Kandung Nezar Patria, Wamen Komdigi Berpulang ke Rahmatullah

Gerindra Tetapkan 6 Cagub dari Aceh ke Maluku

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, Disusul PDIP, PSI 2,3 Persen

Alasan Helikopter Tak Dikerahkan Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Jasad ABK Kapal 5 Jurnalis Ditemukan di Bengkulu

BI Berikan Quantitative Easing untuk Pulihkan Ekonomi dari Covid-19

BI Pertahankan Suku Bunga 5,75% di Tengah Tekanan Rupiah

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, September 24, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Daratan Baru 30,3 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau

by Muhammad Fadhil
September 24, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
Daratan Baru 30,3 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau

Daratan baru di Gunung Anak Krakatau. Foto: Dok. Istimewa

ASPEK.ID, JAKARTA – Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di kawasan Selat Sunda, tepatnya di antara Pulau Anak Krakatau dan Pulau Sertung. Kemunculan daratan itu merupakan dampak dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dalam beberapa waktu terakhir.

Kepala Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau, Suwarno, mengatakan daratan tersebut terbentuk dari material vulkanik yang dimuntahkan saat erupsi dan kemudian mengendap hingga membentuk daratan.

“Ya, hasil dari letusan kemarin itu. Kurang lebih 30,3 hektare,” kata Suwarno, Rabu (23/9/2026).

BacaJuga

Kerugian Akibat Serangan Siber di Indonesia Tembus Rp 111 Triliun

Ombudsman Temukan Fasilitas Mirip Apartemen di Lapas Cibinong

Harga Emas Antam Melemah Lagi, Simak Daftar Lengkapnya!

Marselino Ferdinan Buka Babak Baru bersama Persija

Petani Tebu Kesal,  RI Buka Impor Gula 150.000 Ton

RI Mau Turunkan Biaya Logistik Dari 14% ke 10% PDB

Suwarno menjelaskan, daratan itu tidak muncul secara tiba-tiba dalam satu kali erupsi. Material vulkanik yang terus keluar selama periode aktivitas Gunung Anak Krakatau perlahan menumpuk hingga akhirnya membentuk hamparan daratan baru.

Menurutnya, fenomena tersebut merupakan proses alami akibat akumulasi endapan material erupsi di sekitar tubuh gunung api.

Kemunculan daratan baru ini sempat memunculkan anggapan di masyarakat bahwa telah lahir “cucu Krakatau”. Namun, Suwarno menegaskan istilah tersebut belum bisa dibenarkan secara ilmiah.

Ia mengatakan, munculnya daratan baru tidak otomatis menandakan terbentuknya gunung api baru. Sebab, jalur pergerakan magma di bawah permukaan bumi tidak dapat dipastikan hanya dari perubahan yang terlihat di permukaan.

“Ya, namanya magma gitu kan, dia mencari celah-celah yang lebih ringan akan keluar,” ujarnya.

Hingga kini, petugas masih terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan perubahan morfologi di kawasan sekitar gunung api tersebut. []

Komentar
Share8Tweet5SendShareShare1Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Kapal Lewat Selat Sunda Diminta Waspada

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km

ASPEK.ID, JAKARTA - Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat di wilayah pesisir Banten...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In