• Latest
  • Trending
Dua Fasilitas Energi Diserang, Qatar Energy Setop Produksi LNG

Dua Fasilitas Energi Diserang, Qatar Energy Setop Produksi LNG

Hashim: Masa Depan Indonesia Sangat Cerah Asalkan Tidak Gaduh

RI Gagal Masuk 12 Besar Ekonomi Dunia ini Penyebabnya!

Ada Ancaman Keamanan, Wapres Gibran Mendadak Batal ke Yahukimo Papua

Wapres Gibran Siap Hadiri Sidang Ijazah di PTUN dengan Syarat

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

KPK: Negara Rugi Triliunan dalam Kasus Dugaan Korupsi Cukai PT Djarum

Kasus Depresi Tentara Israel Naik 40%, Banyak yang Coba Bunuh Diri

Cegah Senjata ke Israel, 113 Pelabuhan Dunia Gelar Demo

Gempa Kembali Terjadi di NTT pada Minggu 16 Agustus Berkekuatan M 5,2

Gempa M 4,3 Ayun Gayo Lues di Malam Jumat

Prabowo Beri Bonus Rp158,3 M ke Atlet Peraih Medali Asian Games

Prabowo Beri Bonus Rp158,3 M ke Atlet Peraih Medali Asian Games

Dolar AS Makin Kuat Setelah The Fed Naikkan Suku Bunga

Hashim: Rupiah Bisa Rp21.000 per Dolar AS

Ada Ancaman Keamanan, Wapres Gibran Mendadak Batal ke Yahukimo Papua

Pengacara Gibran Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 di Sidang PTUN

Foto Lawas Messi dan Bayi Yamal Viral Lagi, Kini Bertemu di Final Piala Dunia

12 Negara Terbanyak Kelahiran & Kematian Warga di Dunia; RI Nomor 6

Gerindra Tetapkan 6 Cagub dari Aceh ke Maluku

Gerindra Sebut Menteri Masuk Daftar Reshuffle

BNPB Hormati OTT KPK, Dorong Asas Praduga Tak Bersalah

KPK: Dana BNPB Dikorupsi Rp 148 Miliar, Kerabat Eks Kepala BNPB Terlibat

Jokowi: Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran

Jokowi: Insya Allah Saya Hadir Jadi Saksi Sidang Roy Suryo

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Oktober 30, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Dua Fasilitas Energi Diserang, Qatar Energy Setop Produksi LNG

by Muhammad Fadhil
Maret 2, 2026
in BERITA TERBARU, GLOBAL, NEWS
Dua Fasilitas Energi Diserang, Qatar Energy Setop Produksi LNG

Serangan rudal Iran terlihat di langit Kota Doha, Qatar. (Doha News/Doha News)

ASPEK.ID – Produksi gas alam cair (LNG) Qatar terganggu. Perusahaan energi milik negara, QatarEnergy, menghentikan sementara operasionalnya setelah dua fasilitas utama di Ras Laffan dan Mesaieed dilaporkan menjadi sasaran serangan militer.

Langkah penghentian ini disebut sebagai upaya darurat guna memastikan keselamatan pekerja sekaligus memberi ruang bagi proses evaluasi kerusakan infrastruktur.

Dalam pernyataan resmi yang dilaporkan The New York Times, Senin (2/3), perusahaan menyatakan proses penilaian dampak masih berlangsung. Hingga kini, manajemen belum merinci tingkat kerusakan maupun estimasi waktu pemulihan operasional.

BacaJuga

RI Gagal Masuk 12 Besar Ekonomi Dunia ini Penyebabnya!

Wapres Gibran Siap Hadiri Sidang Ijazah di PTUN dengan Syarat

KPK: Negara Rugi Triliunan dalam Kasus Dugaan Korupsi Cukai PT Djarum

Cegah Senjata ke Israel, 113 Pelabuhan Dunia Gelar Demo

Gempa M 4,3 Ayun Gayo Lues di Malam Jumat

Prabowo Beri Bonus Rp158,3 M ke Atlet Peraih Medali Asian Games

Ras Laffan selama ini dikenal sebagai pusat pengolahan dan ekspor LNG terbesar di Qatar. Sementara Mesaieed merupakan kawasan industri strategis yang menampung berbagai instalasi energi dan petrokimia penting bagi rantai pasok nasional.

Gangguan di dua titik vital tersebut memicu kekhawatiran pasar, terutama di tengah meningkatnya tensi geopolitik kawasan Teluk. Qatar sendiri merupakan salah satu eksportir LNG terbesar dunia, sejajar dengan Amerika Serikat dan Australia. Pasokan negara itu menjadi tulang punggung kebutuhan energi sejumlah negara di Asia dan Eropa.

Analis energi menilai, bila penghentian berlangsung lama, harga gas global berpotensi terdongkrak. Pergerakan harga sangat bergantung pada lamanya gangguan produksi serta dinamika keamanan regional dalam beberapa hari ke depan.

Sejauh ini, pemerintah Qatar belum mengumumkan kebijakan tambahan terkait pengamanan objek vital energi. Namun otoritas menegaskan komitmennya menjaga keandalan pasokan bagi para mitra dagang di tengah situasi yang berkembang cepat. []

Komentar
Share26Tweet17SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Hashim: Masa Depan Indonesia Sangat Cerah Asalkan Tidak Gaduh

RI Gagal Masuk 12 Besar Ekonomi Dunia ini Penyebabnya!

ASPEK.ID JAKARTA -Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim...

Ada Ancaman Keamanan, Wapres Gibran Mendadak Batal ke Yahukimo Papua

Wapres Gibran Siap Hadiri Sidang Ijazah di PTUN dengan Syarat

ASPEK.ID, JAKARTA - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mau hadir dalam sidang gugatan atas surat keterangan (suket) penyetaraan pendidikan yang...

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

KPK: Negara Rugi Triliunan dalam Kasus Dugaan Korupsi Cukai PT Djarum

ASPEK.ID, JAKARTA, – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan negara rugi akibat kasus dugaan korupsi terkait cukai di lingkungan Direktorat Jenderal...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In