ASPEK.ID, JAKARTA – Politikus sekaligus Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyatakan akan segera mengundurkan diri dari Partai Demokrat.
Hal itu dikatakan oleh Mantan Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno ini lewat akun twitter miliknya, Minggu (11/10) pagi.
“Jadi kalau sekarang pun saya akan pergi dari Partai Demokrat, itu jg krn soal prinsip dan keyakinan politik, jalan politik kebangsaan yang sy yakini terlepas apakah saya salah atau benar dgn prinsip yg saya yakini. SAYA MEMUTUSKAN UNTUK PERGI DAN AKAN MENGUNDURKAN DIRI,” cuit @FerdinandHaean3, Minggu (11/10).
“Skrg sy mendukung pemerintah bkn mendukung Jokowi sbg pribadi. Pemimpin akan datang dan pergi tp negara tak akan pergi. Dan sy sll berpolitik utk bangsa. Pemerintah sdg bekerja keras, tp disisi lain ada sekelompok org berpolitik utk kelompok bahkan tega rusak NKRI, sy akan lawan,”
“Jd kalau ada yg menuduh sy penjilat, dan menjilat utk dpt jabatan skrg, sy hrs tertawakan dia krn dia tak kenal dgn FERDINAND HUTAHAEAN. Kalau sy punya mental penjilat, harusnya 2014 Jokowi sy jilat dan puja puji, sdh pasti sy jd pejabat. Tp tdk kan? Sy pergi utk sebuah prinsip,” cuitnya.
Saat dikonfirmasi oleh awak media, Ferdinand mengaku akan segera menyerahkan surat pengunduran diri kepada Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
“Ya betul, itu cuitan saya dan memang saya akan mundur. Besok secara resmi akan saya masukkan surat pengunduran diri saya,” katanya.
Alasannya mundur dari Partai Demokrat lantaran berbeda sikap dengan AHY yang menolak pengesahan Undang-Undang Omnibus Law tentang Cipta Kerja.
Dia menyebut lebih memilih keluar dari PD daripada harus berkonflik di internal partai.
Ferdinand menambahkan bahwa dia akan menyerahkan surat pengunduran diri secara resmi kepada DPP Partai Demokrat pada Senin (12/10) besok.














