ASPEK.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa tidak akan melaksanakan perombakan terhadap jajaran Kabinet Indonesia Maju.
Hal itu dikatakan oleh Kepala Negara saat bertemu dengan sejumlah pimpinan redaksi media beberapa hari lalu.
Dalam video yang disiarkan Sekretariat Presiden RI, terlihat Presiden Jokowi dilontarkan pertanyaan oleh salah satu tamu yang hadir dalam acara tersebut.
“Pak, reshuffle memang akan ada lagi Pak, di bulan Maret?”
Pertanyaan itu lantas langsung direspon oleh Presiden Jokowi yang diawali dengan gelak tawa.
“Ndak ada ndak ada, kita lagi urus pandemi ini. Rreshuffle lagi siapa lagi itu. Referensinya siapa, ndak, saya jawab tegas, ndak ada (reshuffle),” kata Presiden.
Di tahun kedua periode kedua pemerintahannya, Presiden Jokowi baru melakukan satu kali reshuffle pada Rabu (23/12/2020).
Reshuffle dilakukan setelah dua kursi menteri kosong, menyusul penangkapan yang dilakukan oleh KPK terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan Menteri Sosial Juliari Batubara.
Ada 6 orang yang dilantik yakni Tri Rismaharini yang menggantikan Juliari Batubara sebagai Menteri Sosial, Sandiaga Uno menggantikan Wishnutama sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Yaqut Cholil Qoumas yang menggantikan Fachrul Razi sebagai Menteri Agama.
Lalu Budi Gunadi Sadikin yang menggantikan Terawan Agus Putranto sebagai Menteri Kesehatan, Sakti Wahyu Trenggono menggantikan Edhy Prabowo sebagai Menteri KKP dan Muhammad Lutfi emnggantikan Agus Suparmanto sebagai Menteri Perdagangan.














