• Latest
  • Trending

Gus Ipul: Dari Menteri, Wagub, Kini Jadi Wali Kota

Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Atasi Banjir Jabodetabek

Pemerintah Tunda Pengiriman 8.000 Pasukan TNI ke Gaza, Ini Alasannya

Kemenag Aceh Siapkan Enam Titik Rukyat Hilal Jelang Penentuan 1 Syawal 1447 H

Berompi Oranye, Gus Alex Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Kuota Haji

Berompi Oranye, Gus Alex Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Kuota Haji

BI Tahan Suku Bunga 4,75%, Fokus Jaga Rupiah di Tengah Gejolak Global

Gunakan Bus, 14 Ribu Orang Tinggalkan Jabodetabek

Bolehkah Tidak Puasa Saat Mudik? Ini Penjelasannya

KPK Dalami Dugaan Imbal Jasa Biro Haji ke Pengurus PWNU DKI

KPK Periksa Gus Alex sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji Hari Ini

Mudik Dilarang, Rp50 Triliun Gagal Berputar  di Masyarakat

190 Masjid di Aceh Disiapkan Layani Pemudik

Jokowi Mau RAPBN 2025 Akomodasi Semua Program Prabowo

Prabowo Tegaskan Tanah BUMN Tak Boleh Dijual, Harus untuk Rakyat

Hadapi Lebaran 2026, PLN Siagakan 72 Ribu Personel

Mensos: Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Timur Wujud Kehadiran Negara

Mensos: Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Timur Wujud Kehadiran Negara

Pos Indonesia Lamban Adaptasi Perkembangan Zaman

Pos Indonesia Rombak Direksi, Daud Joseph Jadi Dirut Baru

Uji Materi Ijazah Capres Gugur di MK, Ini Pertimbangannya

MK Tolak Gugatan Roy Suryo Cs Soal KUHP dan UU ITE

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Maret 17, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Gus Ipul: Dari Menteri, Wagub, Kini Jadi Wali Kota

by Zamzami Ali
Februari 26, 2021
in BERITA UTAMA, FIGUR, POLITIK

ASPEK.ID, JAKARTA – Saifullah Yusuf secara resmi menjadi Wali Kota Pasuruan, Jawa Timur usai dilantik pada Jumat, 26 Februari 2021.

Gus Ipul, sapaan akrabnya, menyatakan siap menjadi anak buah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk bersama-sama memajukan dan menyejahterakan rakyatnya.

“Demi Allah saya bersumpah, akan memenuhi kewajiban saya sebagai Wali Kota Pasuruan dengan sebaik-baiknya, dan seadil-adilnya memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat, nusa dan bangsa,” ucap Gus Ipul dalam sumpahnya yang dipimpin Khofifah.

BacaJuga

Prabowo: Indonesia Tak Boleh Bergantung pada Energi Asing

Komisi III DPR Soroti Konten AI di Kasus Andrie Yunus, Polri Diminta Bertindak Cepat

AS Sebut Konflik dengan Iran Masuk Fase Akhir

Eks Bos PTPN III Mohammad Abdul Ghani Ditunjuk Jadi Dirut Agrinas Palma

Wacana Pangkas Gaji Menteri dan DPR Menguat, Begini Respons Demokrat

Bupati Cilacap Kena OTT KPK, PKB: Jadi Pelajaran untuk Semua Kader

Advertisement. Scroll to continue reading.

Gus Ipul dilantik sebagai orang nomor satu di Pemkot Pasuruan bersama Adi Wibowo, yang merupakan pasangannya pada Pilkada Serentak 2020.

Sebenarnya Gus Ipul bukan lah sosok baru di dunia politik Tanah Air. Sejumlah jabatan penting pernah dijabatnya, mulai dari Wakil Gubernur Jawa Timur, anggota DPR RI hingga pernah menjadi Menteri.

Berikut ini Aspek.id tampilkan profil singkat Gus Ipul:

***

Pria yang memiliki nama lengkap Drs. H. Saifullah Yusuf ini lahir di Pasuruan, Jawa Timur, pada 28 Agustus 1964 silam dan saat ini berusia 57 tahun.

Dia mengawali kariernya melalui organisasi GP Ansor dan menjadi Ketua Umum GP Ansor selama dua periode yaitu 2000-2005 dan 2005-2010.

Sebelumnya juga ia menjadi plh Ketua Umum GP Ansor menggantikan Iqbal Assegaf yang meninggal dunia tahun 1999.

Setelah itu, dia terpilih menjadi salah satu Ketua di PBNU di bawah kepemimpinan KH. Said Aqil Siraj. Karirnya menanjak ketika pada Pemilu 1999 ia menjadi anggota DPR dari PDIP.

Gus Ipul dianggap sebagai lambang aliansi dari Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri karena dia adalah orang kepercayaan Gus Dur dan ditempatkan di PDIP.

Ketika hubungan Gus Dur dan Megawati merenggang maka pada tahun 2001, Saifullah mengundurkan diri dari PDIP dan juga DPR serta bergabung dengan PKB.

Pada muktamar PKB 2002, dia terpilih menjadi Sekretaris Jenderal PKB, itu merupakan hasil yang optimal setelah sebelumnya ia bersaing dengan Alwi Shihab memperebutkan posisi ketua umum

Gus Ipul kemudian diangkat sebagai Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal pada Kabinet Indonesia Bersatu dari Oktober 2004 hingga Mei 2007.

Salah satu pencapaiannya adalah dia tercatat sebagai Menteri yang paling sering “blusukan” di daerah – daerah tertinggal. Konflik di tubuk PKB yang berakibat dia dicopot dari jabatan Sekjen PKB berimbas pada jabatan menteri ini.

Karena tidak dianggap lagi sebagai representasi PKB lagi maka ia digantikan oleh Lukman Edy yang juga menggantikannnya sebagai Sekjen PKB.

Gus Ipul kemudian menjadi Wakil Gubernur Jawa Timur, mendampingi Soekarwo dalam Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan selama dua putaran (putaran pertama tanggal 23 Juli 2008 dan putaran kedua tanggal 4 November 2008) serta pemilihan ulang putaran kedua di Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Sampang tanggal 21 Januari 2009.

Pelantikannya dilaksanakan pada tanggal 12 Februari 2009 oleh Menteri Dalam Negeri Mardiyanto. Setelah memenangi Pilgub Jatim 2013, Gus Ipul yang kembali mendampingi Soekarwo sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur dilantik kembali pada 12 Februari 2014 di Gedung Negara Grahadi, Jawa Timur oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi.

Pelantikan keduanya kala itu dihadiri oleh seluruh bupati/wali kota se-Jawa Timur, menteri-menteri di Kabinet Indonesia Bersatu II, gubernur-gubernur, dan tokoh masyarakat Jawa Timur.

Gus Ipul kemudian maju lagi di Pemilihan Gubernur Jawa Timur tahun 2018, berpasangan dengan Puti Guntur Soekarno. Keduanya berhadapan dengan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak menang.

Namun, Gus Ipul kalah. KPU mencatat Khofifah-Emil meraih 10.465.218 suara di 27 kabupaten/kota. Sedang Gus Ipul-Puti memperoleh 9.076.014 suara di 11 kabupaten/kota atau selisih 7,11 persen di bawah Khofifah-Emil.

Komentar
Share52Tweet32SendShareShare9Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Kasus OTT Maidi, Gubernur Jatim Enggan Komentar Soal Pengganti

ASPEK.ID, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menanggapi operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Kunker ke Jatim, Presiden Tinjau Vaksinasi hingga Kunjungi Pabrik Pengolahan Porang

Presiden Joko Widodo didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kamis (19/082021), bertolak menuju Provinsi Jawa Timur (Jatim) guna melakukan kunjungan kerja....

Kunjungan Turis Mancanegara ke Jawa Timur Naik 86,60 Persen

ASPEK.ID, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) yang datang ke Jawa Timur melalui pintu masuk Juanda...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pos Indonesia Lamban Adaptasi Perkembangan Zaman

Pos Indonesia Rombak Direksi, Daud Joseph Jadi Dirut Baru

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Bahlil Buka-bukaan Soal Ratas Prabowo di Hambalang

Bahlil:  Ada Asing di Balik Kisruh Rempang

Erick Thohir: 65% Dana Pensiun di BUMN Bermasalah

Erick Thohir:  Polusi Udara Masalah Serius, BUMN Tanam 100 Ribu Pohon

Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Atasi Banjir Jabodetabek

Pemerintah Tunda Pengiriman 8.000 Pasukan TNI ke Gaza, Ini Alasannya

Kemenag Aceh Siapkan Enam Titik Rukyat Hilal Jelang Penentuan 1 Syawal 1447 H

Berompi Oranye, Gus Alex Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Kuota Haji

Berompi Oranye, Gus Alex Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Kuota Haji

BI Tahan Suku Bunga 4,75%, Fokus Jaga Rupiah di Tengah Gejolak Global

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In