ASPEK.ID, JAKARTA – Komisi XI DPR RI menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap dua calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) pada Senin (26/1). Salah satu nama yang diuji adalah Thomas Djiwandono, yang dikenal sebagai keponakan Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Ketua Komisi XI DPR Misbakhun menyampaikan bahwa Thomas dijadwalkan mengikuti uji kelayakan pada pukul 16.00-17.00 WIB di ruang Komisi XI DPR. Sementara itu, calon lainnya, Asisten Gubernur BI Dicky Kartikoyono, menjalani tahapan yang sama lebih awal, yakni pukul 14.00-15.00 WIB.
Menurut Misbakhun, kedua kandidat diperlakukan setara dan mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan oleh Komisi XI. Setiap calon mendapat kesempatan memaparkan visi dan misi selama sekitar 25 menit, dilanjutkan sesi tanya jawab dengan anggota komisi.
“Keputusan atas hasil fit and proper test calon Deputi Gubernur BI akan diambil dalam rapat internal Komisi XI DPR RI pada Senin (26/1) pukul 18.30 WIB,” ujar Misbakhun saat dikonfirmasi.
Wakil Ketua Komisi XI DPR Mohamad Hekal menambahkan bahwa seluruh rangkaian uji kelayakan diproyeksikan rampung pada awal pekan ini. Setelah pembahasan di tingkat komisi selesai, hasilnya akan disampaikan kepada pimpinan DPR untuk ditindaklanjuti.
Nama calon yang dinyatakan lolos dan memperoleh rekomendasi Komisi XI selanjutnya akan dibacakan dalam rapat paripurna DPR RI dalam waktu dekat. Tahapan tersebut menjadi pintu akhir sebelum hasil diserahkan kepada Presiden terpilih untuk proses penetapan.
“Sangat mungkin hasilnya langsung dibawa ke paripurna besok,” kata Hekal.
Pengisian jabatan Deputi Gubernur BI merupakan bagian dari mekanisme kelembagaan yang melibatkan DPR dan presiden sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Proses fit and proper test menjadi tahapan penting untuk memastikan calon pimpinan bank sentral memiliki kapasitas, integritas, serta arah kebijakan yang sejalan dengan mandat menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan nasional. []
























