ASPEK.ID, JAKARTA – India mencatat lebih dari 400.000 kasus COVID-19 baru untuk pertama kalinya. Pihak berwenang melaporkan 401.993 kasus baru dalam 24 jam sebelumnya, setelah 10 hari berturut-turut lebih dari 300.000 kasus harian.
Lonjakan infeksi telah membanjiri rumah sakit, kamar mayat, dan krematorium, serta membuat banyak keluarga berebut untuk mendapatkan obat-obatan dan oksigen.
India telah menerima 150.000 dosis vaksin Sputnik-V dari Rusia dan jutaan dosis lagi akan menyusul, kata juru bicara kementerian luar negeri India.
Sementara itu, kekurangan oksigen medis telah mengganggu sistem medis disana.
Di Rumah Sakit Batra New Delhi, media lokal melaporkan bahwa delapan orang termasuk seorang dokter meninggal pada hari Sabtu setelah fasilitas tersebut kehabisan oksigen.






















