ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa saat ini pemerintah akan mengkaji kebijakan pembatasan penerbangan.
Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran dan mewabahnya virus Corona atau Covid-19 ke Tanah Air, dari luar negeri.
Indikator mengenai pembatasan penerbangan, menurut Budi, ada banyak namun yang memiliki domain adalah Menteri Kesehatan dan Menteri Luar Negeri.
Disebutkan juga, saat ini ada 4 negara yang kemungkinan akan diberlakukan kebijakan pembatasan penerbangan.
”Korea, Jepang, Italia dan Iran,” kata Budi menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti Rapat di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (3/3).
Budi juga menyebut bahwa pengecekan bagi penumpang saat kedatangan ke Indonesia melalui bandara, dilakukan sebanyak 3 kali.
“Sebenarnya di bandara itu ada 3 lapis ya, satu secara umum, kedua dideteksi individual dan satu yang ada di pesawat dari negara-negara tertentu yang zona merah. Nanti akan saya klarifikasi lagi,” ujar Budi.
Menjawab soal diskon tiket pesawat, Budi mengakui bahwa sekarang baru mau dijalankan, nanti setelah pelaksanaan 3 bulan ke depan baru akan dievaluasi.
Mengenai pemberian diskon, Budi menjelaskan diberikan kepada turis dalam negeri sedangkan untuk wisatawan asing melalui diskon travel agent.
”Kalau yang diskon sebenarnya mulai tanggal 1 ini ya, tapi asosiasi pengen membahas pengen membuat satu dasar hukumnya, jadi kita tunggu itu. Setelah itu jalan. Kalau insentif itu dominan di Pariwisata,” jelasnya.






















