ASPEK.ID, JAKARTA – Kebakaran besar melanda kawasan pergudangan di Kalideres, Jakarta Barat, Senin (11/5) malam. Sedikitnya empat gudang terbakar dalam insiden tersebut, diduga dipicu korsleting listrik pada mesin produksi di gudang freon.
“Dugaan sementara (kebakaran disebabkan) korsleting listrik pada mesin produksi gudang freon,” kata Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Achmad Saiful Kahfi, Selasa (12/5).
Peristiwa itu terjadi di Pergudangan Miami Blok B1, Jalan Kamal Raya, RT 01 RW 01, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Gudang yang terbakar terdiri dari gudang plastik, kardus, freon, dan karpet.
Sebelum api membesar, saksi di lokasi sempat mendengar beberapa kali ledakan dari salah satu gudang. Ledakan disebut berasal dari gudang freon saat aktivitas lembur masih berlangsung.
“Menurut kesaksian saksi, ketika lembur pada pukul 20.00 WIB suara ledakan dari gudang freon terdengar 5 kali,” katanya.
Tak lama setelah ledakan terdengar, saksi melihat asap keluar dari gudang freon. Api kemudian cepat membesar hingga akhirnya dilaporkan ke pos pemadam kebakaran terdekat.
Petugas damkar mulai melakukan pemadaman sekitar pukul 20.21 WIB. Api baru berhasil dilokalisasi dan dipadamkan sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Meski begitu, proses pendinginan masih terus dilakukan hingga siang hari untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.
Petugas juga melakukan penguraian material di dalam gudang agar bara api tidak kembali menyala. Total proses penanganan kebakaran berlangsung lebih dari 15 jam.
Sebanyak 24 unit mobil pemadam dan 120 personel dikerahkan ke lokasi. Luas area terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 1.000 meter persegi. []























