• Latest
  • Trending
Program Padat Karya Sektor Kelautan Serap 4.600 Tenaga Kerja

Keberhasilan Pembudidaya Ikan Kakap Putih di Kepulauan Meranti

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

DPR Usul MBG Disetop Sementara Saat Libur Sekolah

Zulhas Kenang Momen Bersama Zaini Abdullah

Zulhas Kenang Momen Bersama Zaini Abdullah

Misteri Kebakaran Berulang di Rumah Fia Terkuak, UGM Temukan Jejak PVC

Misteri Kebakaran Berulang di Rumah Fia Terkuak, UGM Temukan Jejak PVC

2 Pria Pembawa Molotov Diamankan saat Demo Mahasiswa di Jakarta

Polda Metro Tetapkan Pembawa 3 Molotov ke Demo Mahasiswa Jadi Tersangka

Lampu Monas, Bundaran HI hingga Balai Kota Dipadamkan Malam Ini

Lampu Monas, Bundaran HI hingga Balai Kota Dipadamkan Malam Ini

RUPST Pertamina Tetapkan Dua Komisaris Baru

Pertamina Akan Pangkas 124 Entitas Usaha Lewat Program Streamlining

Danantara Buka Alasan Antam dan PTBA Kembali Sandang Status Persero

Danantara: PT DSI Dibentuk untuk Cegah Transfer Pricing, Bukan Jadi Makelar Ekspor

Mantan Gubernur Aceh Terjangkit Covid-19

Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah Tutup Usia

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

Ketum Kesthuri Gugat KPK Usai Dijadikan Tersangka Kasus Kuota Haji

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Gempa Dangkal Guncang Talaud Sulut

Usai Melemah Sepekan, Harga Emas Antam Berbalik Naik Hari Ini

Aktivitas Gunung Soputan Meningkat, Warga Diminta Jauhi Radius 1,5 Km

Aktivitas Gunung Soputan Meningkat, Warga Diminta Jauhi Radius 1,5 Km

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Juni 13, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Keberhasilan Pembudidaya Ikan Kakap Putih di Kepulauan Meranti

by Zamzami Ali
Maret 12, 2022
in EKONOMI
Program Padat Karya Sektor Kelautan Serap 4.600 Tenaga Kerja

Ilustrasi budidaya perikanan air tawar. [Dok. KKP RI]

Pengembangan kawasan perikanan budidaya dengan nilai ekonomi yang tinggi menjadi sasaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), terutama pada komoditas berbasis kearifan lokal.

Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) KKP menjadi salah satu garda terdepan guna mewujudkan target kampung perikanan budidaya yang berbasis pada kearifan lokal di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Salah satunya dengan pengembangan kampung perikanan budidaya kakap putih yang berada di Desa Sialang Pasung, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.

BacaJuga

Danantara: PT DSI Dibentuk untuk Cegah Transfer Pricing, Bukan Jadi Makelar Ekspor

Usai Melemah Sepekan, Harga Emas Antam Berbalik Naik Hari Ini

Mantan Menkeu Bongkar Modus Oligarki Keruk Kekayaan Alam RI

Cak Imin Tunjuk Gus Najmi Jadi Ketua Harian DPP PKB

Prabowo Setujui Investasi Pembangkit Rp70 Triliun Milik Jusuf Kalla

PT Bukit Asam Tebar Dividen Rp 1,3 Triliun, Yield Tembus 4,33%

Advertisement. Scroll to continue reading.

KKP di tahun 2022 menargetkan ada 130 kampung. Salah satunya Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai kampung perikanan budidaya kakap putih.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Tb Haeru Rahayu menyampaikan akselerasi program terobosan yang telah dicanangkan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono terus berjalan, seperti program kampung perikanan budidaya kakap putih di Kabupaten Kepulauan Meranti ini, yang menjadi salah satu wilayah yang berpotensi untuk membudidayakan ikan laut.

Dengan potensi luas laut untuk budidaya sebesar 1.350 hektare tentu menjadi potensi yang besar untuk mengembangkan budidaya perikanan laut, belum lagi kualitas air yang cocok untuk budidaya komoditas kakap putih.

“Di Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki salinitas atau kadar garam yang terlarut dalam air berada di angka 24 sampai 25 ppt, dan itu merupakan perairan yang cocok untuk habitat kakap putih,” ujar Tebe, panggilan akrabnya.

Selain perairan yang baik, pembudidaya juga didukung dengan pakan yang murah. Di Kepulauan Meranti, ikan rucah untuk pakan kakap putih hanya dibandrol Rp

1.500 sampai Rp2.000 per kilogram, sehingga menurutnya, jika FCR nya 7 – 8, untuk kebutuhan pakan tidak sampai Rp 20.000 dan itu artinya sangat murah sekali.

“Dengan harga jual mencapai Rp60 ribu sampai Rp70 ribu per kilo, saya kira margin yang akan didapat para pembudidaya sangat besar, dan saya kira ini sangat layak sekali untuk dikembangkan,” urainya.

Terbukti, dengan keberhasilan pembudidaya ikan kakap putih binaan Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam yang telah melakukan panen ikan kakap putih sebanyak 20 ton pada awal Maret lalu.

Satu hal lagi yang membuat Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi kawasan yang tepat untuk mengembangkan kakap putih adalah lokasinya yang strategis.

Karena Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi daerah persinggahan dari Riau daratan ke Riau lautan (kepulauan), sehingga kawasan tersebut menjadi lokasi transit bagi masyarakat.

Selain itu, Kabupaten ini dekat dengan negara tetangga, Malaysia dan Singapura sehingga menjadi nilai tambah, karena kedua negara tersebut merupakan negara tujuan ekspor ikan dari Indonesia.

“Hal tersebut tentu tidak lepas dari program BPBL Batam dalam melakukan pendampingan dan pembinaan, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha,” tukas Tebe.

Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam telah membangun kerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau sejak tahun 2019.

Melalui program Sekawan Logik yang dikembangkan BPBL Batam bisa menjadi solusi guna memenuhi ketersediaan benih bermutu bagi masyarakat pembudidaya ikan di sentra-sentra produksi dengan harga yang terjangkau, serta dapat mengatasi mahalnya transaction cost atau ongkos kirim karena jauhnya lokasi sentra pembenihan dengan lokasi produksi pembesaran.

“Inovasi Sekawan Logik yang telah dikembangkan oleh teman-teman di BPBL Batam menjadi solusi dalam menekan rantai pasok ketersediaan benih ikan, harga benih ikan yang lebih terjangkau serta terciptanya segmen usaha baru. Saya berharap melalui Sekawan Logik, BPBL Batam mampu mendorong tercipta sistem logistik benih yang efektif dan efisien,” tambah Tebe.

Potensi budidaya kakap putih di Kabupaten Kepulauan Meranti memang bukan isapan jempol, pengakuan pembudidaya yang sukses memanen kakap putih dirasakan sangat bermanfaat, bahkan hasilnya bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari hingga menyekolahkan anak. Seperti yang dirasakan Ketua Pokdakan Sekayuh, Mahzumi. Terlebih lagi dengan adanya program Sekawan Logik.

Menurutnya, dengan program Sekawan Logik, dan didukung dengan pakan yang melimpah serta air yang cocok untuk pertumbuhan ikan kakap putih, ia optimis kampung perikanan budidaya di kabupatennya bisa berjalan dengan baik, dan mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

Sementara sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan program kampung perikanan budidaya efektif untuk menggerakkan perekonomian di daerah.

Kampung Perikanan Budidaya, harus memerhatikan berbagai aspek agar hasil panen lebih maksimal, seperti pakan dan proses pembenihan. Ia juga menekankan bahwa kegiatan produksi tidak boleh mengancam kelestarian lingkungan.

Komentar
Share31Tweet19SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Program Padat Karya Sektor Kelautan Serap 4.600 Tenaga Kerja

Indonesia Kembangkan Modelling Budidaya Ikan Nila Salin

Presiden Jokowi meresmikan Modeling Kawasan Tambak Budi Daya Ikan Nila Salin di Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budi Daya, Kabupaten...

Jasa Tirta II Luncurkan Project Konservasi Budidaya Ikan Ramah Lingkungan

Doni Monardo Kupas Intelijen Perikanan

Ketua Umum PP PPAD, LetjenTNI Purn Dr (HC) Doni Monardo bicara tentang blue economy dan intelijen perikanan di hadapan para...

Menteri Trenggono Luncurkan Logo Baru KKP

KKP Dampingi Pelaku Usaha Kota Langsa Dapat Pembiayaan

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan tahun 2022 sebagai momen akselerasi. Tak hanya dari sisi program, tetapi juga aspek pembiayaan...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bahlil Buka-bukaan Soal Ratas Prabowo di Hambalang

Bahlil:  Ada Asing di Balik Kisruh Rempang

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Erick Thohir Shalat di Kamar Soekarno

Erick Thohir: Jaga Islam Jaga Indonesia

Pengunjung Monas Dibatasi 200 Orang/Jam

Menteri BUMN Hijaukan Monas

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

DPR Usul MBG Disetop Sementara Saat Libur Sekolah

Zulhas Kenang Momen Bersama Zaini Abdullah

Zulhas Kenang Momen Bersama Zaini Abdullah

Misteri Kebakaran Berulang di Rumah Fia Terkuak, UGM Temukan Jejak PVC

Misteri Kebakaran Berulang di Rumah Fia Terkuak, UGM Temukan Jejak PVC

2 Pria Pembawa Molotov Diamankan saat Demo Mahasiswa di Jakarta

Polda Metro Tetapkan Pembawa 3 Molotov ke Demo Mahasiswa Jadi Tersangka

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In