ASPEK.ID, JAKARTA – PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), pengelola gerai KFC di Indonesia memberikan pesan empati kepada konsumennya dalam media sosialnya.
Berdasarkan laman media sosial resmi KFC Indonesia, manajemen menyatakan Covid-19 berdampak pada kinerja operasional perseroan.
Manajemen menyadari tidak hanya perseroan yang terdampak tapi bisnis UMKM di Indonesia juga cukup terdampak akibat pandemi ini sehingga perseroan berinisiatif mambantu pengusaha dengan melakukan promosi gratis melalui kolom komentar unggahannya.
“Sangat perih hati kami saat pandemi tiba karena dampaknya yang nyata pada KFC, dan pasti kepada bisnismu juga,” tulis manajemen.
KFC mempersilakan pengusaha untuk menulis promosi, diskon, atau cerita dari brand sekreatif dan semenarik mungkin supaya bisa menarik perhatian 1,6 juta pengikut akun media sosial Instagram KFC Indonesia.
Dilansir dari laman Bisnis, 20 brand paling disukai KFC Lovers dengan like komentar terbanyak akan dipromosikan manajemen lebih lanjut melalui shout out di Instagram Story KFC Indonesia.
Perusahaan yang terafiliasi dengan Grup Salim ini mencatatkan penurunan pendapatan pada paruh pertama tahun 2020 sebesar 25,4 persen secara tahunan menjadi Rp2,51 triliun. Dari situ, perseroan mencatatkan rugi periode berjalan sebesar Rp 142,23 miliar.
Pendapatan dari restaurant support centre Jakarta memang telah lama menjadi tulang punggung pendapatan perseroan. Hal ini tercermin dari pendapatan sebesar Rp913,69 miliar atau 36,33 persen dari total omzet perseroan sepanjang semester pertama tahun ini berasal dari wilayah Jakarta.
“Rencana pembukaan store KFC masih dilanjutkan. 10 store (akan dibuka hingga akhir tahun) tersebar di seluruh Indonesia,” ungkap Public Relations KFC Indonesia Ika Diah Rhanny.
















