ASPEK.ID, MADIUN – Ledakan terjadi di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) yang berada di Jalan Raya Madiun-Surabaya, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Kamis (16/7).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tersebut mengakibatkan sejumlah orang menjadi korban. Mereka dilaporkan telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Caruban, Kabupaten Madiun, untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga kini, penyebab ledakan masih belum diketahui. Aparat terkait juga masih melakukan penanganan di lokasi kejadian.
Kepolisian belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait insiden tersebut. Kasi Humas Polres Madiun Iptu Anita Dyah Puspitosari mengatakan lokasi kejadian berada di wilayah kewenangan TNI.
“Mohon waktu njih, karena tempat kejadian ada di wilayah rekan TNI,” kata Kasi Humas Polres Madiun Iptu Anita Dyah Puspitosari.
Sementara itu, Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 081/DSJ Madiun Kapten Inf Ismail membenarkan adanya ledakan di gudang munisi tersebut. Namun, ia menegaskan satuannya tidak memiliki kewenangan untuk memberikan penjelasan lebih lanjut karena fasilitas itu berada di bawah Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad).
“Gupusmu di bawah Puspalad, bukan di bawah Korem,” ucapnya.
Terpisah, Dinas Penerangan Kodam V/Brawijaya menyampaikan pihaknya akan segera memberikan keterangan resmi terkait peristiwa ledakan di Gudang Pusat Munisi tersebut. Hingga berita ini ditulis, proses pendataan dan penanganan di lokasi masih berlangsung. []
























