• Latest
  • Trending
Jadi Klaster Covid-19, 52 Kantor di Jakarta Ditutup

LIPI Sebut Ekonomi 2021 Membaik Jika Vaksin Terpenuhi

Frans Antony Kirim Ratusan Miliar ke Gembong Narkoba Fredy Pratama Selama 7 Tahun

Frans Antony Kirim Ratusan Miliar ke Gembong Narkoba Fredy Pratama Selama 7 Tahun

Gol Cepat Galarza Hancurkan Mimpi Turki di Piala Dunia 2026

Gol Cepat Galarza Hancurkan Mimpi Turki di Piala Dunia 2026

Ditangkap di Malaysia, Frans Antoni Ternyata Lama Bersembunyi di Thailand

Ditangkap di Malaysia, Frans Antoni Ternyata Lama Bersembunyi di Thailand

Sony Sonjaya ‘Bernyanyi’ Lagi, Bongkar 41 Nama dalam Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya ‘Bernyanyi’ Lagi, Bongkar 41 Nama dalam Dugaan Korupsi MBG

2.319 Rumah Rusak Akibat Gempa M 6,7 di Sigi, 3 Warga Meninggal

2.319 Rumah Rusak Akibat Gempa M 6,7 di Sigi, 3 Warga Meninggal

Meksiko Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Meksiko Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Pendiri Pasar Muamalah Dinar-Dirham Jadi Tersangka

Bareskrim Tangkap Anak Buah Gembong Narkoba Fredy Pratama di Malaysia

Jokowi Beri Sinyal Duetkan Prabowo dan Erick Thohir

Roy Suryo Ditangkap, Jokowi Bakal Tunjukkan Ijazah Asli di Persidangan

RUPS PELNI Rombak Direksi, Budi Setyawan Jadi Direktur Utama

RUPS PELNI Rombak Direksi, Budi Setyawan Jadi Direktur Utama

Roy Suryo Mundur dari Partai Demokrat

Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya

Jelang RUPS, Ini Rumor Nama-nama Petinggi PLN

RUPS PLN, Darmawan Tetap Dirut, Yusuf Didi Setiarto Jadi Wakil Dirut

Pelindo III Buka Lowongan, Cek Syarat & Ketentuannya

Pelindo Kantongi Pendapatan Rp35,48 T, Kontribusi ke Negara Naik

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Juni 21, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

LIPI Sebut Ekonomi 2021 Membaik Jika Vaksin Terpenuhi

by Zamzami Ali
Desember 18, 2020
in BERITA UTAMA, EKONOMI
Jadi Klaster Covid-19, 52 Kantor di Jakarta Ditutup

Pemandangan Kota Jakarta. [Foto: Azwar Ipank/Aspek.id]

ASPEK.ID, JAKARTA – Perekonomian Indonesia 2021 akan lebih baik jika ketersediaan vaksin terpenuhi dan pengendalian penularan COVID-19 terus dilakukan.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Pusat Penelitian Ekonomi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Agus Eko Nugroho dalam “Media Briefing Outlook Perekonomian 2021: Upaya Mempercepat Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi secara virtual, Jakarta, Kamis (17/12).

“Perekonomian 2021 tampaknya akan lebih baik, jika syarat ketersediaan vaksin terpenuhi dan upaya perataan kurva penularan COVID-19 terus dilakukan,” kata Agus sebagaimana dilansir Antara.

BacaJuga

RUPS PELNI Rombak Direksi, Budi Setyawan Jadi Direktur Utama

RUPS PLN, Darmawan Tetap Dirut, Yusuf Didi Setiarto Jadi Wakil Dirut

Bos-Bos Bank BUMN Dipanggil ke Istana, Bahas Apa dengan Prabowo?

Rupiah Tertekan, BI Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan

Didit Prabowo dan Jokowi Bertemu Empat Mata, Isi Pembicaraan Dirahasiakan

Trump dan Presiden Iran Resmi Teken Dokumen Kesepakatan Damai

Menurut Agus, ketersediaan vaksin bisa membantu pemulihan ekonomi, meski tidak serta merta menyelesaikan persoalan karena perekonomian Indonesia tetap dibayangi oleh sejumlah masalah.

Beberapa persoalan klasik yang hingga kini belum terselesaikan dalam sektor ekonomi Indonesia yaitu ketahanan pangan, perdagangan internasional serta pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Vaksin dianggap mampu membantu pemulihan kondisi psikologis masyarakat sehingga terbentuk ekspektasi rasional yang lebih positif imbas kondisi ketidakpastian yang menurun,” ujarnya.

Diagnosa sektoral yang dilakukan Pusat Penelitian Ekonomi LIPI atas Produk Domestik Bruto (PDB) 2020 menunjukkan bahwa selama pandemi, beberapa sektor seperti perdagangan besar dan eceran, transportasi pergudangan, dan penyediaan akomodasi makanan/minuman mengalami kontraksi.

Selain itu, industri manufaktur dan UMKM menjadi entitas yang mengalami goncangan terberat selama masa pandemi seiring dengan berkurangnya permintaan masyarakat.

Dalam kesempatan ini, Pusat Penelitian Ekonomi LIPI juga mencatat terjadinya lonjakan tabungan individu pada triwulan III-2020 yang memperkuat simpanan di perbankan.

Lonjakan itu menunjukkan sektor rumah tangga terutama mereka yang berpenghasilan menengah atas, lebih memilih menabung daripada berbelanja sebagai imbas risiko ketidakpastian yang cenderung meningkat.

Secara historis, LIPI mencatat profil ekonomi Indonesia sejak 1960 memperlihatkan adanya pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pernah mengalami tiga kali terkontraksi atau pertumbuhan negatif yakni pada periode 1962-1963, 1997-1998, dan 2020.

Bahkan, seusai krisis keuangan Asia pada 1997, Indonesia memerlukan waktu empat tahun untuk kembali ke besaran PDB sebelum terjadinya krisis finansial.

Pengalaman krisis tersebut juga menunjukkan bahwa hanya kontribusi tenaga kerja dan produktivitas yang mampu mengalami pertumbuhan positif selama periode pemulihan pasca krisis ekonomi.

“Tidak seperti krisis-krisis sebelumnya, resesi ekonomi kali ini hampir melumpuhkan seluruh aktivitas perekonomian, baik dari sisi penawaran maupun dari sisi permintaan. Pukulan yang amat berat bagi perekonomian Indonesia terjadi pada triwulan II dan III-2020,” ujar Agus.

Dalam kesempatan yang sama, LIPI ikut mengingatkan perlunya optimalisasi peran perdagangan antar pulau atau daerah dan mendorong konsistensi program hilirisasi sumber daya alam guna memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai global.

Selain itu, penguatan inovasi industri manufaktur dan UMKM berbasis teknologi digital serta tata kelola bantuan sosial (bansos) maupun ketersediaan dan diversifikasi pangan, terutama pangan lokal, juga diperlukan untuk menjaga ketahanan ekonomi selama pandemi.

Komentar
Share12Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Pemerintah Tambah Regimen Baru Vaksin Booster, Total Ada 6 Jenis Vaksin

Pemerintah telah resmi menambahkan regimen vaksin booster, yakni vaksin Sinopharm. Dengan demikian ada 6 jenis regimen vaksin booster yang digunakan...

Produksi Vaksin ASEAN, Erick: Bukti Nyata Kepercayaan Dunia untuk Indonesia

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut kabar positif datang dari World Health Organization (WHO) yang memberikan sinyal menjadikan Indonesia...

Jokowi Apresiasi Peran ACT-A Dorong Pengembangan dan Akses Vaksin COVID-19

Presiden Jokowi mengapresiasi peran The Access to COVID-19 Tools Accelerator (ACT-A) dalam mendorong pengembangan dan akses yang berkeadilan terhadap obat,...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Polisi Ungkap Pola Penyerangan Andrie Yunus, Pelaku Diduga Pakai Dua Motor

Polisi Ungkap Pola Penyerangan Andrie Yunus, Pelaku Diduga Pakai Dua Motor

Erick Thohir Shalat di Kamar Soekarno

Erick Thohir: Jaga Islam Jaga Indonesia

Frans Antony Kirim Ratusan Miliar ke Gembong Narkoba Fredy Pratama Selama 7 Tahun

Frans Antony Kirim Ratusan Miliar ke Gembong Narkoba Fredy Pratama Selama 7 Tahun

Gol Cepat Galarza Hancurkan Mimpi Turki di Piala Dunia 2026

Gol Cepat Galarza Hancurkan Mimpi Turki di Piala Dunia 2026

Ditangkap di Malaysia, Frans Antoni Ternyata Lama Bersembunyi di Thailand

Ditangkap di Malaysia, Frans Antoni Ternyata Lama Bersembunyi di Thailand

Sony Sonjaya ‘Bernyanyi’ Lagi, Bongkar 41 Nama dalam Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya ‘Bernyanyi’ Lagi, Bongkar 41 Nama dalam Dugaan Korupsi MBG

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In