ASPEK.ID, JAKARTA – PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) kembali mengumumkan rencana Penawaran Umum Terbatas III (PUT III) dengan hak memesan efek terlebih dahulu atau HMETD (rights issue).
Emiten yang saat ini dipimpin oleh Hilmi Panigoro sebagai Direktur Utama ini, lewat pengumuman resminya pada Jum’at (24/7), berencana untuk menjual sebanyak 7,5 miliar saham baru.
Pada akhir perdagangan kemarin sebagaimana dilansir dari laman Kontan, harga saham MEDC terkoreksi 3,32% dari hari sebelumnya ke level Rp 466 per saham.
Bila diasumsikan MEDC memakai harga tersebut, maka dana yang bisa dihimpun perusahaan eksplorasi dan produksi migas ini mencapai Rp 3,5 triliun.
Manajemen MEDC menargetkan mendapat efektif penyataan pendaftaran rencana rights issue ini pada 12 Agustus mendatang.
Profil Singkat
PT Medco Energi Internasional Tbk atau biasa dikenal dengan MedcoEnergi adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang eksploitasi dan pengeboran minyak dan gas di Indonesia.
Perusahaan yang didirikan pada tanggal 9 Juni 1980 oleh Arifin Panigoro ini merupakan salah satu unit bisnis dari Medco Group yang membawahi bidang energi.
Medco Group merupakan perusahaan yang telah menaungi beberapa unit usaha yakni bidang agribisnis dengan PT Api Metra Palma, bidang konstruksi dengan PT Multi Fabrindo Gemilang.
Selain itu, bidang keuangan dengan PT Himpunan Bank Saudara 1906 serta dalam bidang energi dengan PT Medco Energi Internasional Tbk.
Saat ini, anak perusahaan telah mengoperasikan kurang lebih 8 anjungan pengeboran darat dan 7 anjungan pengeboran lepas pantai serta 2 anjungan perairan dalam dari jenis jack-up.























