• Latest
  • Trending

Netflix,Twitter, Google, FB dan Amazon Bakal Dipajaki

Komdigi Minta Apple dan Google Hapus Aplikasi yang Berkaitan dengan Kampanye LGBT+

Komdigi Ingatkan 7 PSE Terancam Pemutusan Akses

Sekjen DPR Indra Iskandar Menang Praperadilan, Status Tersangka Gugur

2 Wanita di Banten Divonis 1 Tahun 8 Bulan Terkait Kasus Injak Al-Qur’an

Dolar AS Makin Kuat Setelah The Fed Naikkan Suku Bunga

Dolar AS Nyaris Sentuh Rp 18.000, Rupiah Makin Tertekan

Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

RI Buka Peluang China Bangun Kereta Cepat di Kalimantan

Gol Hannan dan Gustavo Bawa Persija Amankan Tiga Poin di Jepara

Persija Promosikan 3 Nama Jebolan Akademi ke BRI Super League 2026/27

Harga Emas Terancam Turun Lagi Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Harga Emas Antam Ambruk Rp 16.000 per Gram, Kini Dibanderol Rp 2,597 Juta

Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun

Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun

Prajogo Pangestu Habiskan Rp 3,6 Triliun, Akuisisi Diler Mobil di Singapura-Malaysia

10 Orang Terkaya di RI pada 2026

Wapres Gibran Lepas Kepulangan Siswi Terduga Korban MBG dari RSCM

Wapres Gibran ke Batang, Pastikan Korban Keracunan MBG Ditangani Optimal

Prabowo Minta Gontor Tetap Netral: Jangan Ikut Politik Praktis

Survei INES: Kepuasan Kepemimpinan Prabowo 79,3 Persen

Jokowi: Tunjukkan KTA PSI, Politik Itu Soal Momentum

Jokowi: Tunjukkan KTA PSI, Politik Itu Soal Momentum

RS Kanker Dharmais Canangkan Net Zero Hospital

RS Kanker Dharmais Canangkan Net Zero Hospital

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, September 28, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Netflix,Twitter, Google, FB dan Amazon Bakal Dipajaki

by Aspek
September 4, 2019
in EKONOMI

ASPEK.ID, JAKARTA – Pemerintah sedang merancang RUU perpajakan baru.  UU itu akan mengatur perihal menarik pajak dari perusahaan digital seperti Google, Netflix, Facebook dan lainnya.

“Dengan RUU ini, kami tetapkan bahwa mereka yang perusahaan digital internasional seperti Google, Amazon, Netflix, mereka bisa memungut, menyetor, dan melaporkan PPN (pajak pertambahan nilai),” kata Menkeu Sri Mulyani dilansir laman Sindonews di Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Sri menyatakan tujuan UU ini agar tidak terjadi lagi penghindaran pajak dari perusahan-perusahaan digital internasional. Pasalnya selama ini perusahaan-perusahaan tersebut tidak bisa dikukuhkan sebagai subjek pajak luar negeri.

BacaJuga

Harga Emas Antam Ambruk Rp 16.000 per Gram, Kini Dibanderol Rp 2,597 Juta

Agrinas Umumkan Penempatan Manajer KDKMP, Peserta Cek di Sini

Daftar 5 Provinsi dengan PHK Terbanyak hingga Agustus 2026

Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp 2.613.000 per Gram

OJK Siapkan Aturan Dana Pensiun Bisa Investasi ke Luar Negeri

Petani Tebu Kesal,  RI Buka Impor Gula 150.000 Ton

“Ini tujuannya adalah supaya tidak terjadi penghindaran pajak dari perusahaan-perusahaan Internasional dari kewajiban PPNnya yang bisa dipungut. Karena mereka tahu berapa jumlah volume kegiatan ekonominya. Tarif sama seperti UU PPN, 10%,” jelasnya.

Sri Mulyani mengatakan bahwa selama ini perusahaan digital hanya akan dikenai pajak jika memiliki bentu usaha tetap (BUT) atau ada kehadiran fisik di wilayah Indonesia. Namun degan adanya RUU ini, perusahaan digital tak harus ada di Indonesia dapat dijadikan subjek pajak.

“Walau mereka tak punya kantor cabang di Indonesia tapi kewajiban pajak tetap ada. Karena mereka memiliki significant economic presents atau kehadirakan kegiatan ekobmi signifikan meskipun tidak ada cabang di sini. Tentu saja tujuannya, supaya ada level playing field terhadap kegiatan digital terutama perusahaan besar yang selama ini beroperasi across border,” paparnya

Dengan begitu perusahaan digital seperti Google, Facebook, Netflix, Amazon akan dikenai pajak meskipun tanpa kantor cabang di Indonesia.

“Tidak perlu hadir namun aktivitasnya ada. Seperti Google dengan kegiatan yang hasilkan untung kayak iklannya. Termasuk Twitter, Facebook, Netflix, Amazon, mereka tidak hadir fisik namun revenue mereka dari aktivitas di Indonesia signifikan,” pungkasnya.

Komentar
Share40Tweet25SendShareShare7Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Prabowo Copot Purbaya, Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu

Suahasil: Ekonomi RI Tetap Tangguh Di Tengah Geopolitik Bergejolak

  ASPEK.ID, JAKARTA- Menkeu Suahasil Nazara menilai ekonomi Indonesia memiliki daya tahan di tengah meningkatnya risiko geopolitik dan gejolak pasar...

Rupiah Menguat 5 Poin ke Rp14.025

BI: Uang Kertas Tetap Sah Meski Menkeu-Gubernur Berganti

  ASPEK.ID, JAKARTA -Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa uang rupiah kertas yang telah diproduksi pada 2026 dan diedarkan di masyarakat...

Menkeu Suahasil Tindak Impor Ilegal Senilai Rp 27 M

Menkeu Suahasil Tindak Impor Ilegal Senilai Rp 27 M

ASPEK.ID, JAKARTA - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan mengungkap empat penindakan terhadap importasi yang diduga diberitahukan tidak...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In