• Latest
  • Trending
Cadangan Devisa September 2019 Setara 7,2 Bulan Impor

Pelaku Pasar  & Dunia Usaha Tak Perlu Khawatir Proses Transisi BI

Gencatan Senjata Diperpanjang, Trump Ingin Israel-Lebanon Bertemu di AS

Jenderal AS Dorong Trump Akhiri Perang dengan Iran

Wamen Stella: Lulusan Vokasi Lebih Cepat Dapat Kerja Daripada S1

Wamen Stella: Lulusan Vokasi Lebih Cepat Dapat Kerja Daripada S1

25,22 Juta Penduduk Indonesia Masih Miskin

BPS: Sensus Ekonomi 2026 Sudah 86 Persen

Rupiah Menguat 5 Poin ke Rp14.025

OJK: Dana Asing Masuk ke Pinjol Rp 17 Triliun

Awasi Penerapan Digital ID, Nezar Patria: Lindungi Konsumen dan Pengguna Layanan

Nezar Patria: 3 Strategis Dosen Hadapi AI Generatif

Capital Inflow Indonesia Rp4,37 Triliun, Kepercayaan Global Meningkat

BI Ubah Uang Rusak jadi Medali

Telkom Bukukan Pendapatan Positif Rp75,3 Triliun di Paruh Pertama 2024

Telkom Pangkas 34 Entitas Usaha

Prabowo Targetkan BUMN Tinggal 350 Unit Akhir 2026

Prabowo Sebut Dua Mentornya dalam Menjalankan Pemerintahan

Hari Kucing Sedunia, Bahaya Obesitas pada Anabul

Hari Kucing Sedunia, Bahaya Obesitas pada Anabul

Danantara Dipacu Jadi Penggerak Utama Ekonomi Nasional Era Prabowo

Prabowo: Pendapatan Danantara Naik 400 Persen

Hashim Dorong FORMAS Awasi MBG di Seluruh Indonesia

Hashim Dorong FORMAS Awasi MBG di Seluruh Indonesia

Anak Usaha Waskita Karya Restrukturisasi Utang Rp4 Triliun

Pemerintah Dorong Waskita Karya Jadi Operator Tol

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Agustus 8, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Pelaku Pasar  & Dunia Usaha Tak Perlu Khawatir Proses Transisi BI

by Aspek
Juli 27, 2026
in BERITA TERBARU, PERBANKAN
Cadangan Devisa September 2019 Setara 7,2 Bulan Impor

Bank Indonesia.

Jakarta – Pelaku pasar dan dunia usaha diminta tidak perlu merespons berlebihan pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.

Chief Economist Permata Bank, Josua Pardede, menilai kondisi pasar keuangan nasional tetap berada dalam koridor yang aman seiring proses transisi kepemimpinan bank sentral yang berjalan tertib, transparan, dan konstitusional.

BacaJuga

Jenderal AS Dorong Trump Akhiri Perang dengan Iran

Wamen Stella: Lulusan Vokasi Lebih Cepat Dapat Kerja Daripada S1

BPS: Sensus Ekonomi 2026 Sudah 86 Persen

OJK: Dana Asing Masuk ke Pinjol Rp 17 Triliun

BI Ubah Uang Rusak jadi Medali

Telkom Pangkas 34 Entitas Usaha

Josua menegaskan penetapan Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai Pejabat Gubernur Sementara melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) membuktikan keandalan sistem internal BI dalam mengantisipasi dinamika organisasi tanpa mengganggu operasional utama.

“Pesan utama kepada dunia usaha dan investor adalah bahwa tidak terdapat kekosongan kepemimpinan, tidak ada perubahan mandat Bank Indonesia, dan tidak ada alasan bagi kebijakan nilai tukar maupun pasar keuangan berubah secara tiba-tiba. Tantangan terpenting saat ini bukan kemampuan Destry menjalankan tugas, melainkan memastikan komunikasi transisi dilakukan secara cepat, konsisten, dan meyakinkan,” jelas Josua dalam keterangannya, Senin (27/7/2026).

Menurut Josua, keyakinan pasar terhadap stabilitas moneter Indonesia juga ditopang oleh mekanisme pengambilan keputusan BI yang berlandaskan prinsip kolektif-kolegial, sehingga tidak bergantung pada figur individu.

“Dengan demikian, kebijakan suku bunga, pengelolaan likuiditas, intervensi nilai tukar, dan pengaturan sistem pembayaran merupakan keputusan kelembagaan yang dilaksanakan bersama, bukan keputusan pribadi Gubernur,” kata Josua.

Kehadiran Destry Damayanti di pucuk pimpinan sementara sebagai jangkar stabilitas yang sangat ideal bagi pelaku pasar modal dan investor asing.

Jam terbang Destry di jajaran pimpinan BI sejak 2019 serta rekam jejak panjangnya di industri perbankan dan pasar keuangan nasional menjamin arah kebijakan makroekonomi tidak akan bergeser mendadak.

“Rekam jejak itu menunjukkan pemahaman yang kuat terhadap perilaku pelaku pasar, pergerakan modal, perbankan, surat berharga, dan pembentukan harapan investor. Fokusnya di BI juga mencakup pengembangan pasar uang dan valuta asing serta stabilitas nilai tukar rupiah. Karena itu, cara BI membaca pasar dan mengelola rupiah kemungkinan tidak akan berubah secara mendadak,” ungkap Josua.

Optimisme transisi ini kian diperkuat oleh penetapan arah kebijakan yang sudah teruji, termasuk keputusan RDG Juli 2026 yang menahan suku bunga acuan di level 5,75 persen guna mengendalikan inflasi dan menjaga daya tarik aliran modal asing.

Meski demikian, untuk mempertahankan kepercayaan penuh dari pelaku pasar selama masa transisi, Josua menekankan pentingnya efektivitas komunikasi publik dari BI dan pemerintah.

“BI perlu segera menegaskan bahwa sasaran inflasi, pendekatan stabilisasi rupiah, dan keputusan suku bunga tetap berdasarkan data serta perkembangan risiko. Pemerintah juga perlu menyampaikan bahwa proses penunjukan Gubernur baru tidak dimaksudkan untuk mengarahkan BI agar menurunkan suku bunga atau membiayai kebijakan pemerintah,” kata dia.

Secara keseluruhan, kata Josua, transisi ini dipastikan tidak mengganggu roda ekonomi nasional karena struktur internal BI sangat siap mengawal stabilitas nilai tukar maupun pasar keuangan. (Febrina Ratna Iskana)

Komentar
Share12Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Prabowo Beri Sinyal Usulkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI Definitif

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memberikan sinyal untuk mengusulkan nama Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). Namun, keputusan nantinya...

Siapa pun Gubenur BI Sulit Bikin Rupiah Perkasa

Jakarta - Pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo terjadi di tengah pelemahan nilai tukar rupiah. Pada Senin (27/7) pagi,...

BI Berikan Quantitative Easing untuk Pulihkan Ekonomi dari Covid-19

Maybank: Pengalaman Destry Modal Kuat Menjaga Kesinambungan Kebijakan Moneter BI

Jakarta - Global Markets Economist Maybank Indonesia Myrdal Gunarto menilai transisi kepemimpinan di Bank Indonesia (BI) tidak mengganggu stabilitas pasar...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In