• Latest
  • Trending

Penyebab ‘Tsunami Covid-19’ yang Jadi Bumerang Bagi India

Kejagung Jemput Paksa Kajari Sampang

Kejagung Amankan Kajari Serdang Bedagai dan Anak Buahnya

Polda NTB Tangkap Kasat Narkoba Polres Bima

Buron Kasus Penyekapan Pacar Selama 3 Tahun Akhirnya Ditangkap

Sigit dan Rachmat Kaimuddin Ditunjuk Pimpin Danantara Development Management Fund

Sigit dan Rachmat Kaimuddin Ditunjuk Pimpin Danantara Development Management Fund

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Panggil Anggota DPR Nabil Husein Terkait Kasus Rita Widyasari

Pemerintah Tak Hapus Cuti Hamil dan Haid di UU Cipta Kerja

Andi Gani Sebut 55 Ribu Buruh Terancam PHK dalam 10 Hari

Sekjen DPR Indra Iskandar Menang Praperadilan, Status Tersangka Gugur

Eks Kajari Enrekang Sulsel Dituntut 4 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan

Messi Cetak Hattrick, Argentina Hajar Aljazair 3-0

Bungkam Austria 2-0, Argentina Lolos ke Babak 32 Besar

Tak Semua ASN Ikut WFH, Ini Daftar Jabatan yang Tetap Harus Ngantor

Tak Efektif, WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Disetop per 1 Juli

Komisaris Utama PT Inalum Kosong

INALUM Tunjuk Direktur Baru, Ini Sosoknya

Satu Jemaah Haji Aceh Kloter 7 Wafat Dalam Pesawat

Satu Jemaah Haji Aceh Kloter 7 Wafat Dalam Pesawat

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

Prabowo Bidik Konsolidasi 300 BUMN untuk Pangkas Beban Negara

Tri Andayani Ditunjuk Jadi Dirut IAS, Ini Jejak Kariernya di BUMN

Tri Andayani Ditunjuk Jadi Dirut IAS, Ini Jejak Kariernya di BUMN

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, Juni 24, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Penyebab ‘Tsunami Covid-19’ yang Jadi Bumerang Bagi India

by Zamzami Ali
Mei 1, 2021
in BERITA UTAMA, NEWS

ASPEK.ID, JAKARTA – India mencatat kasus harian infeksi virus corona jenis baru atau Covid-19 kembali menembus rekor dunia, yakni 386.452 orang dalam sehari.

Sementara itu jumlah kematian akibat infeksi corona dalam 24 jam terakhir mencapai 3.498 orang. Covid-19 telah menginfeksi 18.754.925 orang di negara ini, dengan 386.629 kasus baru dalam satu hari terakhir.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 15.369.362 kasus telah dinyatakan sembuh dan 208.313 meninggal dunia, sebagaimana dilansir Reuters, Jumat (30/4).

BacaJuga

Kejagung Amankan Kajari Serdang Bedagai dan Anak Buahnya

Buron Kasus Penyekapan Pacar Selama 3 Tahun Akhirnya Ditangkap

Sigit dan Rachmat Kaimuddin Ditunjuk Pimpin Danantara Development Management Fund

KPK Panggil Anggota DPR Nabil Husein Terkait Kasus Rita Widyasari

Andi Gani Sebut 55 Ribu Buruh Terancam PHK dalam 10 Hari

Eks Kajari Enrekang Sulsel Dituntut 4 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan

Varian Baru

Meski menjadi salah satu produsen vaksin terbesar di dunia, India tidak memiliki cukup stok untuk menginokulasi populasi yang memenuhi syarat.

Pemerintah di negeri dengan jumlah penduduk terbabnyak kedua di dunia ini menuai kritik karena peluncuran vaksinasi yang lamban.

“Ini seperti neraka. Virus itu akan membakar apa pun yang disentuhnya,” kata Dr. Shuchin Bajaj, Pendiri & Direktur Rumah Sakit Ujala Cygnus dilansir DW, Sabtu (1/5) saat berbicara mengenai gelombang baru COVID-19.

Selain varian baru di Brasil, Afrika Selatan, dan Inggris, India juga menemukan mutasi baru virus corona.

“Tampaknya varian ini berpotensi lebih mudah menempel pada sel manusia. Jelas itu akan menyebabkan lebih banyak orang terinfeksi dan lebih banyak dirawat di rumah sakit,” kata Tarik Jasarevic, Juru Bicara Organisasi Kesehatan Dunia, WHO.

Masyarakat berbelanja di pasar yang ramai di tengah penyebaran Covid-19) di Mumbai, India, 21 April 2021. [REUTERS/Niharika Kulkarni]

Puas Diri Jadi Bumerang

“Apa yang kami saksikan di India jelas merupakan dampak dari banyaknya orang yang lengah,” kata Udaya Regmi, Kepala Federasi Internasional Masyarakat Palang Merah dan Bulan Sabit Merah untuk Asia Selatan.

“Pada satu titik, gelombang pertama hampir terkendali dan orang-orang perlahan berhenti melakukan langkah-langkah dasar melindungi diri, seperti mengenakan masker.”

Rasa puas diri tidak hanya dipicu oleh kelelahan akibat pandemi, menurut ahli virus Vineeta Bal. Para pemimpin politik dan agama yang secara terbuka meremehkan bahaya pandemi dan menyerukan pertemuan massal juga berperan dalam tsunami COVID-19 India.

Terlepas dari banyaknya jumlah kasus infeksi, pemerintah justru mengizinkan ratusan ribu umat Hindu menghadiri Kumbh Mela, acara keagamaan terbesar di India.

Kondisi juga diperparah ketika Partai BJP yang berkuasa mengadakan pertemuan besar. Pada salah satu acara serupa di negara bagian Benggala Barat, Perdana Menteri Narendra Modi malah berterima kasih kepada kerumunan dan mengatakan dia belum pernah melihat kerumunan sebesar itu dalam acara kampanye.

“Kepuasan itu telah menjadi bumerang,” kata Bal yang bekerja di National Institute of Immunology.

Warga yang mengenakan alat pelindung diri (APD) berduka atas kematian anggota keluarganya di New Delhi, India, 21 April 2021. [REUTERS/Adnan Abidi]

Jalan Keluar

Sejumlah negara bersatu membantu India mengatasi krisis kesehatan akibat pandemi COVID-19. Jerman, Prancis, Uni Eropa, Inggris, AS, Arab Saudi, dan Pakistan menjanjikan memberikan bantuan medis.

Ventilator dan konsentrator oksigen menjadi bantuan pertama yang tiba pada Selasa (27/04).

Presiden AS Joe Biden berjanji mengirimkan vaksin AstraZeneca ke India, tetapi tidak jelas diketahui kapan bantuan itu akan tiba.

Pemerintah India akan membuka program vaksinasi untuk semua orang dewasa pada 1 Mei mendatang. Sementara di lapangan, pusat komunitas, dan organisasi kemanusiaan bekerja menyediakan masker dan membatasi penyebaran informasi yang salah.

“Yang kami hadapi adalah banyaknya keraguan tentang vaksinasi, keengganan untuk memakai masker, dan menjaga jarak sosial,” kata Regmi.

Komentar
Share24Tweet15SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Holding BUMN Pangan Dinilai Hambat Investasi Pertanian

Rahasia India Surplus Beras dengan Penduduk 1,4 Miliar

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan salah satu kunci India bisa mencapai surplus beras karena memiliki tata kelola pertanian yang baik....

RNI: Prospek Bisnis Gula Menjanjikan,  Target Produksi 282.000 Ton

India Batasi Ekspor Gula, Pengusaha RI Kecilkan Ukuran Produk

Kenaikan harga gula yang naik  karena kondisi iklim dan India sebagai negara penghasil gula dunia mengurangi produksi serta kuota ekspor....

Bisnis di Indonesia Nomor 3 Siap Digitalisasi di Asia Tenggara

India Luncurkan Roket Bawa 36 Satelit

India meluncurkan roket yang membawa 36 satelit internet milik perusahan swasta pada Ahad (23/10/2022). Peluncuran ini menjaga konstelasi orbit tetap...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Rombak Direksi, PT Timah Kini Punya Wadirut

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Kejagung Jemput Paksa Kajari Sampang

Kejagung Amankan Kajari Serdang Bedagai dan Anak Buahnya

Polda NTB Tangkap Kasat Narkoba Polres Bima

Buron Kasus Penyekapan Pacar Selama 3 Tahun Akhirnya Ditangkap

Sigit dan Rachmat Kaimuddin Ditunjuk Pimpin Danantara Development Management Fund

Sigit dan Rachmat Kaimuddin Ditunjuk Pimpin Danantara Development Management Fund

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Panggil Anggota DPR Nabil Husein Terkait Kasus Rita Widyasari

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In