ASPEK.ID, JAKARTA – PT. Perikanan Nusantara (Persero) melakukan ekspor perdana ikan beku ke Kanematshu Corporation, Jepang melalui Pelabuhan Babang, Halmahera Selatan.
“Dengan ekspor di Pelabuhan Babang ini, kami mengharapkan terjadi sinergi antara Pemda dengan BUMN, sehingga menghasilkan ekosistem bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Halmahera Selatan,” ujar Direktur Utama PT. Perikanan Nusantara (Persero) M. Yana Aditya.
Peresmian pengiriman 50 ton ekspor ikan cakalang ini dilakukan bersama Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba. “Alhamdulillah, ekspor perdana ikan Cakalang dari Bacan ini merupakan langkah bangkitnya sektor perikanan sekaligus meningkatnya perekonomian dan kesejahteraan masyarakat nelayan yang ada di Bacan,” ujar Abdul.
Ia mengatakan, bahwa dengan sistem kemitraan yang diterapkan oleh Perinus berupa jaminan pasar dan pendampingan masyarakat nelayan, diharapkan masyarakat nelayan Bacan bisa lebih mandiri dan mampu meningkatkan pendapatan ekonomi mereka.
Ekspor perdana Cakalang dari Perinus Cabang Bacan dilakukan sebanyak 50 ton atau 3 kontainer ukuran 20 feet dengan nilai ekspor sebesar USD72 ribu (setara Rp1 miliar rupiah). Selain pengiriman ekspor ke Jepang, dilakukan pula pengiriman ikan Cakalang ke perusahaan perikanan dalam negeri menuju lokasi di Surabaya, Jawa Timur, sebanyak 100 ton.
Disamping ekspor ikan Cakalang ke Jepang, Perinus telah melaksanakan ekspor gurita ke perusahaan Jepang Ajirushi Inc. dengan nilai sebesar USD169,5 ribu yang berupa frozen octopus atau gurita beku.
PT Perikanan Nusantara (Persero) atau disingkat Perinus adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang perikanan. Perusahaan ini memiliki galangan kapal yang berada di 5 lokasi yakni di Pekalongan, Tegal, Surabaya, Bitung, Ambon, Benoa dan Sorong.
BUMN ini dibentuk berdasarkan PP No. 21 Tahun 1998, dari hasil penggabungan 4 (empat) BUMN Perikanan yaitu PT Perikani, PT Usaha Mina, PT Perikanan Samodra Besar, dan PT Tirta Mina Raya, yang ditetapkan melalui RUPS Luar Biasa pada tanggal 27 Oktober 2005.
























