• Latest
  • Trending

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah Pekan ini

Dua Truk Pos Indonesia Ikut Tenggelam Bersama KMP Virgo

Dua Truk Pos Indonesia Ikut Tenggelam Bersama KMP Virgo

SAR Masih Cari 140 Korban Kapal Virgo Transport 8 yang Hilang di Laut Jawa

SAR Masih Cari 140 Korban Kapal Virgo Transport 8 yang Hilang di Laut Jawa

Harga Cabai Rawit Makin Pedas, Tembus Rp 90.050/Kg

Harga Cabai Rawit Makin Pedas, Tembus Rp 90.050/Kg

Kapal Pembawa 11 Turis Asing Hilang Kontak di Gorontalo

Kapal Bawa 243 Penumpang Hilang Kontak di Laut Jawa

Gelar RUPS, Ini Profil 3 Calon Dirut BTN

BTN Ungkap Fakta di Balik Isu Rp17 Miliar Dana Nasabah yang Viral di Medsos

Jokowi Hadiri Acara Khitanan Anak Ustadz Ujang Busthomi

Jokowi Hadiri Acara Khitanan Anak Ustadz Ujang Busthomi

Alasan Helikopter Tak Dikerahkan Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Nezar Patria: Komdigi Lacak Sinyal HP Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

2 Pria Pembawa Molotov Diamankan saat Demo Mahasiswa di Jakarta

Polisi Bongkar Sosok Pendana Massa Ricuh 27 Agustus

Pertamina Tambah Titik Operasional BBM Satu Harga di NTB

Pertamina Pastikan Harga BBM Sesuai Kebijakan Pemerintah

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Gempa M 5,9 Guncang Kepulauan Seribu, Terasa hingga Bogor

Persis Solo Resmi Umumkan 32 Pemain untuk Championship 2026/27

Persis Solo Resmi Umumkan 32 Pemain untuk Championship 2026/27

Wapres Gibran Jenguk Siswa Keracunan MBG & Minta Maaf   

Wapres Gibran Jenguk Siswa Keracunan MBG & Minta Maaf   

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, September 13, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah Pekan ini

by REDAKSI
November 13, 2020
in EKONOMI, MARKET

ASPEK.ID, JAKARTA – Mencermati kondisi perekonomian Indonesia khususnya sebagai dampak penyebaran COVID-19, Bank Indonesia menyampaikan perkembangan indikator stabilitas nilai Rupiah secara periodik.

Indikator dimaksud adalah nilai tukar dan inflasi pada 9 -12 November 2020.

Pada akhir hari Kamis, 12 November 2020  Rupiah ditutup pada level (bid) Rp14.140 per dolar AS, Yield SBN (Surat Berharga Negara) 10 tahun naik ke level 6,30%, DXY menguat ke level 92,97 dan Yield UST (US Treasury) Note 10 tahun naik ke level 0,882%.

BacaJuga

Anggota DPR Masuk Desil 4, BPS Jelaskan Penyebab

Buka Rekening 200 Juta Warga, Pemerintah Siapkan Rp11 Triliun

Purbaya: Ada Rp 100 Triliun Uang Pemda tidak Terpakai

Karhutla dan Abu Anak Krakatau Ancam Aktivitas Ekonomi Hingga Rp 123,1 Triliun

Harga Emas Antam 8 September 2026 Turun, Segini Harganya

OJK Tutup 951 Pinjol Ilegal

Sementara pada pagi hari Jumat, 13 November 2020, Rupiah dibuka pada level (bid) Rp14.140 per dolar AS dan Yield SBN 10 tahun naik menjadi 6,31%.

Sementara Aliran Modal Asing pada Minggu II November 2020, yakni Premi CDS (Credit Default Swaps) Indonesia 5 tahun turun ke 72,68 bps per 12 November 2020 dari 81,63 bps per 6 November 2020.

Berdasarkan data transaksi 9 -12 November 2020, nonresiden di pasar keuangan domestik beli neto Rp7,18 triliun, dengan beli neto di pasar SBN sebesar Rp4,71 triliun dan beli neto di pasar saham sebesar Rp2,47 triliun.

Dan berdasarkan data setelmen selama 2020 (ytd), nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto sebesar Rp145,75 triliun.

Sedangkan iInflasi berada pada level yang rendah dan terkendali. Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu II November 2020, perkembangan harga pada bulan November 2020 diperkirakan inflasi sebesar 0,21% (mtm).

Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi November 2020 secara tahun kalender sebesar 1,17% (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,53% (yoy).

Penyumbang utama inflasi yaitu daging ayam ras sebesar 0,08% (mtm), cabai merah sebesar 0,03% (mtm), telur ayam ras dan bawang merah masing-masing sebesar 0,02% (mtm), serta cabai rawit, minyak goreng, tomat dan bawang putih masing-masing sebesar 0,01% (mtm).

Sementara itu, komoditas yang menyumbang deflasi pada periode laporan berasal dari komoditas tarif angkutan udara dan emas perhiasan masing-masing sebesar   -0,01% (mtm).

Komentar
Share117Tweet73SendShareShare20Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Rupiah Bangkit di Tengah Gejolak Global, BI Ungkap Kuncinya

Dolar AS Balik Menguat, Pagi Ini Tembus Rp 17.785

ASPEK.ID, JAKARTA - Rupiah kembali dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (27/8/2026) pagi. Dolar AS berbalik...

Dolar AS Kembali Tembus Rp 18.000, BI Siapkan Jurus Perkuat Rupiah

Jakarta - Bank Indonesia (BI) menegaskan komitmennya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah pelemahan mata uang garuda terhadap dolar...

Siapa pun Gubenur BI Sulit Bikin Rupiah Perkasa

Jakarta - Pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo terjadi di tengah pelemahan nilai tukar rupiah. Pada Senin (27/7) pagi,...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In