ASPEK.ID, JAKARTA – Kabar duka datang dari keluarga besar Presiden Joko Widodo alias Jokowi, yakni sang ibunda, Sudjiatmi Notomiharjo meninggal dunia.
Sudjiatmi dikabarkan meninggal dunia di Solo, Jawa Tengah pada Rabu (25/3/2020) sore sekitar pukul 16.45 WIB.
Sekretaris Kabinet Pramono Anung membenarkan informasi tersebut. “Iya informasinya benar,” kata Pramono Anung.
Kepergian sang ibunda tentu meninggalkan duka yang mendalam bagi Presiden Jokowi. Terlebih, saat ini Indonesia sedang dilanda kepanikan dan kekacauan akibat wabah Virus Corona atau Covid-19.
Berikut Aspek.id tampilkan profil singkat mendiang Sudjiatmi Notomiharjo, seperti dilansir dari laman Wikipedia:
Sudjiatmi lahir dari keluarga pedagang kayu di Dusun Gumukrejo, Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Sujiatmi adalah perempuan satu-satunya, dari tiga bersaudara buah hati pasangan dari Wirorejo dan Sani, yang dilahirkan pada 15 Februari 1943..
Usaha perkayuan ini juga yang kemudian digeluti bersama suaminya, Widjiatno Notomihardjo, walaupun tidak terlalu sukses dan pasangan yang menikah muda ini hidup kesulitan di awal pernikahannya.
Baca juga Harta Jokowi Naik Rp 9 Miliar Selama Covid
Sudjiatmi dan Widjiatno menikah di usia muda, pada 23 Agustus 1959. Kala itu Sudjiatmi berusia 16 tahun, sedangkan Widjiatno berumur 19 tahun..
Tuduhan bukan orangtua Jokowi Tuduhan ini muncul dari buku Jokowi Undercover yang ditulis Bambang Tri. Ia dianggap bukan ibu kandung dan tersangkut kegiatan PKI di masa lalu. Menurut buku itu ibu kandung Jokowi adalah Sulami.
Berkaitan dengan hal itu Bambang Tri diproses hukum atas tuduhan pencemaran nama baik karena tidak sanggup membuktikan tuduhannya. BIN juga membantah informasi bahwa orang tua Jokowi terlibat PKI.
Pasangan Widjiatno dan Sudjiatmi dikaruniai 4 orang anak yakni Joko Widodo dan 3 anak perempuan. Ketiganya Iit Sriyantini, Ida Yati, dan Titik RelawatiIa. Jokowi memiliki seorang adik laki-laki bernama Joko Lukito, tetapi meninggal saat persalinan.




















