• Latest
  • Trending

Serbuan Impor Tekstil, 2 Ribu Karyawan di-PHK

Wapres Gibran Yakin Suahasil Nazara Mampu Perkuat Pengelolaan APBN

Wapres Gibran Yakin Suahasil Nazara Mampu Perkuat Pengelolaan APBN

Satgas Pangan Polri Terbitkan Edaran Pembatasan Penjualan Sembako

Tiga  Komoditas ini Memicu Inflasi Nasional 

Prabowo Copot Purbaya, Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu

Prabowo Copot Purbaya, Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu

Purbaya Ragu Anggaran MBG Rp 335 T Terserap Penuh, Efisiensi Jadi Opsi

Isu Reshuffle Mencuat, Purbaya dan Pratikno Dikabarkan Bakal Diganti?

Rupiah Menguat 5 Poin ke Rp14.025

Purbaya Minta Pemda Tak Simpan Uang di Bank

SAR Masih Cari 140 Korban Kapal Virgo Transport 8 yang Hilang di Laut Jawa

Update KM Virgo: 114 Korban Dievakuasi, 129 Orang Masih Dicari

Rupiah Bangkit di Tengah Gejolak Global, BI Ungkap Kuncinya

Rupiah Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp 17.607

Harga Emas Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Lagi, Segini Harganya

Klasemen Liga Inggris Usai Man City Bungkam MU

Klasemen Liga Inggris Usai Man City Bungkam MU

Pertamina Tambah Titik Operasional BBM Satu Harga di NTB

Pertamina Operasikan 25 SPBU 24 Jam Kurangi Antrean BBM

Dua Truk Pos Indonesia Ikut Tenggelam Bersama KMP Virgo

Media Asing Kupas Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

Prabowo Dorong Negara BRICS Mengubah Kelemahan Menjadi Kekuatan

Prabowo Bawa 3 Pesan Utama di KTT BRICS

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, September 15, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Serbuan Impor Tekstil, 2 Ribu Karyawan di-PHK

by Aspek
September 9, 2019
in EKONOMI

ASPEK.ID, JAKARTA – Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) menuturkan serbuan tekstil impor dalam bentuk kain membuat industri tekstil dan produk tekstil (TPT) terancam pemutusan tenaga kerja.

Ketua Umum API Ade Sudrajat mengatakan sedikitnya 9 perusahaan sudah menutup produksi dan merumahkan sekitar 2 ribu karyawan.

Dia mengatakan industri tekstil Indonesia masih berorientasi domestik dibanding ekspor. Industri tekstil yang berorientasi domestik ini di satu sisi belum memenuhi syarat kualitas barangnya untuk bisa diekspor.

BacaJuga

Wapres Gibran Yakin Suahasil Nazara Mampu Perkuat Pengelolaan APBN

Tiga  Komoditas ini Memicu Inflasi Nasional 

Purbaya Minta Pemda Tak Simpan Uang di Bank

Rupiah Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp 17.607

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Lagi, Segini Harganya

Anggota DPR Masuk Desil 4, BPS Jelaskan Penyebab

“Nah kalau di domestik ini pasarnya diisi oleh barang-barang impor yang notabene harganya jauh lebih murah, tentu tidak ada pilihan lain selain menutup industrinya,” jelas Ade, Jakarta, Senin (9/9/2019).

Apabila itu terjadi, dia mengatakan akan ada penurunan daya beli masyarakat yang terpengaruh akibat PHK di industri tekstil. Ade mengatakan untuk penyelamatan jangka pendek industri TPT ini, pengusaha membutuhkan safeguard atau pengenaan tarif untuk produk-produk TPT impor.

Penerapan safeguard tersebut akan dibarengi dengan program-program asosiasi dan pemerintah secara bersamaan untuk merevitalisasi dan merestrukturisasi industri yang berorientasi domestik dan ditingkatkan agar bisa berorientasi ekspor.

Ade menjelaskan sektor industri yang terdampak maraknya produk impor sehingga mengurangi jumlah karyawannya adalah yang berada pada sektor menengah atau antara, seperti sektor pemintalan, pertenunan, dan rajut.

“Kalau perusahaan pertenunan tutup, akan sulit untuk hidup kembali, berbeda dengan rajut yang bisa beralih ke bahan baku kain impor daripada pakai produk sendiri tapi tidak berdaya saing,” ungkap Ade dikutip dari Kantor Berita Turki, Anadolu Agency.

Komentar
Share48Tweet30SendShareShare8Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

RI Belum Swasembada Garam, Ini Penyebabnya

RI Bidik Stop Impor Garam pada 2029, Produksi Digenjot hingga 5 Juta Ton

ASPEK.ID, JAKARTA - Pemerintah menargetkan Indonesia tidak lagi mengimpor garam mulai 2029. Target tersebut akan ditempuh melalui pengurangan impor secara...

RI Impor 92,7 Ribu Ton Sapi Hidup dari Australia, Nilainya Rp 5,85 Triliun

RI Impor 92,7 Ribu Ton Sapi Hidup dari Australia, Nilainya Rp 5,85 Triliun

ASPEK.ID, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengimpor sapi hidup sebanyak 92,7 ribu ton sepanjang Januari hingga Juli...

Harga LPG Non Subsidi Naik Mulai 18 April 2026, Ini Rinciannya

Pertamina Gandeng Kejagung Kawal Transparansi Pengadaan Impor BBM Hingga LPG

ASPEK.ID, JAKARTA - Pertamina Patra Niaga menandatangani Pakta Integritas Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) bersama Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel)...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In