Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyambut sukacita dengan kembali dibuka akses umrah kepada jamaah Indonesia. Hal ini berdampak signifikan pada perbaikan kinerja keuangan perusahaan.
“Tentu pengaruhnya besar (terhadap kinerja perusahaan), karena sebelumnya kami selalu membawa jemaah,” ungkap Irfan Jakarta, Rabu (13/10/2021).
Garuda memastikan kesiapannya untuk kembali mengangkut jemaah umrah dari Indonesia. Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Garuda sudah dari lama bersiap diri, baik pada sisi jumlah pesawat dan kapasitas pesawat, jika sewaktu-waktu pintu umrah kembali dibuka.
“Kami selalu bersiap diri soal umrah kok, sudah dari lama,” ucap Irfan disadur dari kompas.
Irfan menuturkan, saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk memastikan aturan detail terkait penerbangan umrah yang akan dibuka kembali.
“Kami masih tunggu detail (aturannya) dan tentu kami berkoordinasi dengan pemerintah,” ungkap dia.
Irfan menyatakan, pihaknya berharap penerbangan umrah bisa kembali dibuka, sehingga memberikan peluang bagi perusahaan untuk mendongkrak pendapatan.
Ia meyakini, penerbangan umrah akan berdampak positif terhadap kinerja keuangan perseroan. Terlebih sejak pandemi Covid-19, jumlah penumpang Garuda Indonesia turun signifikan.
“Begitu umrah dibuka, swing pendapatan kita akan bergerak cukup jauh, karena antrean untuk umroh ini sudah sangat tinggi,” kata Irfan dalam konferensi pers virtual, Kamis (19/8/2021).
Arab Saudi membuka kembali pintu bagi jemaah umrah asal Indonesia seiring semakin membaiknya penanganan pandemi Covid-19 di dalam negeri.
Pembukaan kembali umrah untuk jamaah Indonesia disampaikan pemerintah Arab Saudi kepada Kedutaan Arab Saudi di Jakarta melalui nota diplomatik bertanggal 8 Oktober 2021. Hal itu membuat maskapai penerbangan girang, tak terkecuali Garuda Indonesia.























