• Latest
  • Trending
252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

Ortu Bakal Bisa Pantau Menu hingga Kandungan Gizi MBG Lewat Sistem Digital

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

Media Singapura Umumkan 7 Perusahaan RI Terduga Karhutla

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK: 31 Saham Terindikasi Pidana

BNPB Hormati OTT KPK, Dorong Asas Praduga Tak Bersalah

KPK: Oknum BNPB Korupsi Uang Penanganan Karhutla, Banjir Sumatra dan Gempa  NTT

MCK Sehat Pelindo Marine, Harapan Baru bagi Warga dan Anak Sekolah di Bondowoso

MCK Sehat Pelindo Marine, Harapan Baru bagi Warga dan Anak Sekolah di Bondowoso

BEI Target Kapitalisasi Bursa Rp 30.000 Triliun pada 2030

Dasco, Rosan & Kapolri ke BEI Usai Jumat

Jokowi Mulai Safari Politik ke Lampung, Kenakan Kemeja dan Topi Berlogo PSI

Jokowi Bicara Wacana Hak Angket Ijazah Gibran: Itu Hak DPR

BEI Target Kapitalisasi Bursa Rp 30.000 Triliun pada 2030

Kepala Bakom: Istana Pantau Gejolak IHSG

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

BEI Kaget MSCI Mau Downgrade Saham RI

KopDes Soft Launching pada Oktober 2026

Tiga Kunci Keberhasilan Kopdes

Wapres Gibran Jenguk Siswa Keracunan MBG & Minta Maaf   

Demokrat: Pansus Ijazah Untungkan Wapres Gibran

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

16 Bandara di Papua Terdampak Kabut Asap Karhutla, Penerbangan Terganggu

Enam Dokter Internship Meninggal Dunia Sepanjang 2026, Ini Daftarnya

Danantara Siapkan Rp 1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Oktober 16, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Ortu Bakal Bisa Pantau Menu hingga Kandungan Gizi MBG Lewat Sistem Digital

by Muhammad Fadhil
Juli 27, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

Ilustrasi MBG. Foto: Int

ASPEK.ID, JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan sistem digital yang memungkinkan orang tua memantau menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima anak mereka di sekolah. Melalui sistem tersebut, masyarakat juga dapat melihat informasi dapur penyedia makanan hingga kandungan gizi setiap menu.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan layanan tersebut ditargetkan mulai dapat diakses publik pada pekan depan. Menurutnya, sistem itu menjadi bagian dari upaya meningkatkan transparansi pelaksanaan program MBG.

“Kami harapkan minggu depan akan bisa diakses oleh seluruh orang tua siswa. Jadi orang tua siswa bisa mengakses by system itu kemudian anaknya sekolah di mana, sekolah itu dapat makan MBG yang menunya apa, dimasak di dapur mana, dan Kepala SPPG-nya siapa,” kata Sudaryono dalam jumpa pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026).

BacaJuga

Media Singapura Umumkan 7 Perusahaan RI Terduga Karhutla

OJK: 31 Saham Terindikasi Pidana

KPK: Oknum BNPB Korupsi Uang Penanganan Karhutla, Banjir Sumatra dan Gempa  NTT

MCK Sehat Pelindo Marine, Harapan Baru bagi Warga dan Anak Sekolah di Bondowoso

Dasco, Rosan & Kapolri ke BEI Usai Jumat

Jokowi Bicara Wacana Hak Angket Ijazah Gibran: Itu Hak DPR

Tak hanya orang tua, akses informasi juga akan dibuka bagi berbagai pemangku kepentingan, mulai dari guru, kepala sekolah, pemerintah daerah hingga dinas terkait. Mereka dapat melihat rincian menu beserta informasi kandungan gizi yang disajikan.

“Stakeholder bisa mendapatkan informasi termasuk kandungan gizi di menu itu. Orang tua siswa, guru, kepala sekolah, kepala daerah, hingga dinas-dinas bisa mengakses informasi ini,” ujarnya.

Saat ini, BGN masih menyempurnakan tampilan layanan pada situs resminya. Pembaruan tersebut mencakup informasi jumlah dapur MBG di setiap wilayah, jumlah penerima manfaat, hingga persebaran dapur berdasarkan kecamatan dan kabupaten yang nantinya disajikan secara lebih terbuka.

“Akan kami perbaiki tampilan informasi di layanan website atau di layanan kami bagaimana publik juga bisa tahu berapa jumlah dapur, berapa jumlah dapurnya, berapa jumlah dapur di kecamatan mana, berapa jumlah dapur di kabupaten mana, berapa penerima manfaat, ini akan kita perbaiki,” tutur Sudaryono.

Ia meminta waktu beberapa hari untuk menyelesaikan pembaruan sistem tersebut agar masyarakat tidak lagi harus meminta data secara manual.

“Kasih saya waktu beberapa hari ini untuk kami perbaiki, sehingga bapak ibu semua mungkin tidak perlu kemudian bertanya secara manual, tapi by system bisa kami provide,” sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sudaryono mengungkapkan terdapat tiga persoalan utama yang menjadi fokus pembenahan di BGN pada awal masa kepemimpinannya, yakni pencegahan korupsi, penguatan tata kelola, dan peningkatan transparansi.

Menurutnya, pola komunikasi dan pengawasan yang selama ini masih banyak dilakukan secara manual perlu segera diperbaiki karena dinilai menyulitkan proses pengawasan serta berpotensi mengurangi kepercayaan publik terhadap program MBG.

“Yang kami coba untuk kami solve adalah bagaimana dari sisi keterbukaan, transparansi, komunikasi, pelibatan banyak pihak, pelibatan instansi lain, kementerian lain, lembaga lain, keterlibatan pemerintah daerah, keterlibatan dinas-dinas itu kemudian dan keterlibatan publik dalam mengawasi apakah itu menu, apakah itu penyaluran, apakah itu dapur, kebersihan, dan lain-lain maka kami berusaha untuk memperbaiki ketiga hal ini,” ucap Sudaryono.

BGN juga tengah menyiapkan mekanisme yang memungkinkan masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan program MBG. Skema tersebut akan diumumkan pada kesempatan berikutnya.

“Selain itu, kami telah membangun sebuah transparansi, sebuah cara, dan kami akan kami umumkan di momen berikutnya ya, bagaimana bagaimana publik bisa ikut terlibat mengawasi menu MBG ini, mengawasi makanan yang dibagi ini,” pungkasnya. []

Komentar
Share16Tweet10SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Konsumsi Susu Indonesia Kalah dari Myanmar

BGN Wajibkan Susu MBG dari Peternak Lokal

ASPEK.ID, JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono membuat ketentuan baru dalam menjalankan program makan bergizi gratis (MBG), termasuk...

72 Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan MBG

BGN Bongkar Modus Penipuan Dapur MBG, Pelaku Janjikan SPPG Kilat

ASPEK.ID, JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) mengingatkan calon mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar waspada terhadap penipuan yang...

72 Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan MBG

Kemenkeu Potong Anggaran BGN Rp38 T

ASPEK.ID, JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) mengalami efisiensi sekitar Rp38 triliun. Dengan penyesuaian tersebut,...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In