• Latest
  • Trending
Wamenkominfo: Algoritma AI Bisa Hasilkan Diskriminasi

Wamenkominfo: Algoritma AI Bisa Hasilkan Diskriminasi

Rekam Jejak Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Pilihan Prabowo

BI Prospek Ekonomi Global Masih Lemah, Hanya Tumbuh 3 Persen

OJK Tunjuk Friderica Widyasari Jadi ADK Pengganti Ketua–Wakil Ketua

OJK Angkat Henry Rialdi Urus Bursa Mineral dan Komoditas

India Dukung Pengembangan Nuklir Indonesia

India Dukung Pengembangan Nuklir Indonesia

Gempa M7,7 Guncang NTT, Dua Warg Meninggal Dunia di Sikka

3.002 Gempa Susulan di NTT, 86 Gempa Dirasakan Warga

Ari Askhara Mengundurkan Diri dari Dirut PT Humpuss Maritim Internasional Tbk

Ari Askhara Mengundurkan Diri dari Dirut PT Humpuss Maritim Internasional Tbk

Berat Koper Jamaah Haji Saat Pulang Maksimal 32Kg, Berikut Ketentuannya

Pemerintah Usul Ongkos Haji 2027 Sebesar Rp107 Juta

KM Nurul Salsa Tenggelam Usai Mati Mesin di Selayar, 24 Orang Masih Hilang

601 Kecelakaan Kapal Terjadi di RI hingga Agustus, 239 Orang Meninggal

Prabowo-Bahlil Bahas Tambang Martabe hingga Hilirisasi

Bahlil Ungkap RI Masih Impor 700 Ribu Barel Minyak per Hari

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

Kisah Nenek 84 Tahun Selamat Usai 4 Hari Tertimbun Reruntuhan Gempa NTT

Agus Surya Bakti Komut Antam, Dana Amin Jadi Dirut

Antam Buka Lowongan Kerja 2026 untuk Lulusan Baru

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Terbanyak di RAPBN 2027

Garuda Maskapai Penerbangan Dengan Prokes Terbaik Dunia

Garuda Uji Coba Internet Ngebut, Penumpang Bisa Video Call di Udara

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Agustus 20, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Wamenkominfo: Algoritma AI Bisa Hasilkan Diskriminasi

by Aspek
November 28, 2023
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, NEWS, TEKNOLOGI
Wamenkominfo: Algoritma AI Bisa Hasilkan Diskriminasi

Perkembangan teknologi artificial intelligence (AI) atau kecerdasan artifisial masih menimbulkan berbagai tantangan baru di dunia. Bahkan, algoritma AI bisa menghasilkan diskriminasi.

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Nezar Patria menyampaikan, kehadiran AI ini juga membawa berbagai macam tantangan, mulai dari bias yang dihasilkan oleh algoritma AI, yang bisa menghasilkan diskriminasi. Ia mencontohkan, satu di antaranya melalui AI generatif, yakni ChatGPT.

BacaJuga

BI Prospek Ekonomi Global Masih Lemah, Hanya Tumbuh 3 Persen

OJK Angkat Henry Rialdi Urus Bursa Mineral dan Komoditas

India Dukung Pengembangan Nuklir Indonesia

3.002 Gempa Susulan di NTT, 86 Gempa Dirasakan Warga

Ari Askhara Mengundurkan Diri dari Dirut PT Humpuss Maritim Internasional Tbk

Pemerintah Usul Ongkos Haji 2027 Sebesar Rp107 Juta

“Dan kita tahu di Chat GPT yang kita selama ini pakai, sudah mendapatkan banyak komentar kritis tentang diskriminasi yang dihasilkan, lalu kemudian misinformasi. Diskriminasi ini bisa ras, bisa juga gender, bahkan juga agama, stereotype gitu ya, tergantung dari data yang dimasukkan,” ujar Nezar di Jakarta, Senin (27/11/2023).

Hasil dari ChatGPT itu bisa saja menimbulkan stereotip atau prasangka atau penilaian terhadap seseorang yang didasarkan pada karakteristik tertentu. Selain itu, pernah terjadi diskriminasi soal gender ketika alat perekruan AI Amazon dianggap mendiskriminasi calon karyawan perempuan.

“Jadi yang perempuan tersisihkan karena algoritmanya memang tidak bisa membedakan mana laki, mana perempuan,” imbuh Nezar.

Berkaca dari kasus-kasus tersebut, ucap Nezar, perlu dibuat aturan soal pengembangan AI. Sehingga tata kelola AI semakin diperlukan, pemanfaatannya dapat dilakukan secara aman dan produktif.

Kemenkominfo mengundang pemangku kepentingan untuk membahas pedoman atau panduan etika penggunaan AI di Indonesia. Nezar menyatakan pengaturan dalam bentuk Surat Edaran Menkominfo ini juga akan dibahas dalam dialog publik yang melibatkan masyarakat secara terbuka.

Hasil dari FGD bersama stakeholders pada Senin (27/11/2023) menjadi masukan kepada pemerintah untuk menentukan arah kebijakan dan regulasi mengenai perkembangan AI ke depan. Bahkan dalam waktu dekat, Kementerian Kominfo akan mengadakan seminar terbuka untuk masyarakat yang membahas AI serta Surat Edaran.

Komentar
Share34Tweet21SendShareShare6Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Alasan Investor Global Lirik RI

40 Persen Musik Global Terdeteksi Pakai AI

    ASPEK.ID, JAKARTA - Riset terbaru SubmitHub terhadap lebih dari satu juta lagu menunjukkan hampir 40 persen musik yang...

Forbes Umumkan 10 Orang Terkaya di Dunia 2026

Elon Musk Akan Bangun Pabrik Chip AI Terbesar di Texas

Texas -Perusahaan milik Elon Musk, SpaceX menyatakan akan membangun pabrik semikonduktor yang direncanakan dan diperkirakan menjadi gedung terbesar di dunia,...

Inovasi AI Rawan Dipake Pelaku Kejahatan Siber

Inovasi AI Rawan Dipake Pelaku Kejahatan Siber

Jakarta - Pesatnya perkembangan artificial intelligence (AI) menjadi pendorong utama transformasi digital di sektor jasa keuangan. Pemanfaatan AI dinilai meningkatkan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In