• Latest
  • Trending

Wiranto: Hujan Buatan Efektif Padamkan Karhutla

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

3.450 Jamaah Umrah Tertunda ke Baitullah

Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Kapal Lewat Selat Sunda Diminta Waspada

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Siang Ini

Serangan Rudal ke Iran, Israel Tutup Wilayah Udara dan Aktifkan Sirene

Karhutla dan Abu Anak Krakatau Ancam Aktivitas Ekonomi Hingga Rp 123,1 Triliun

Harga Emas Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Harga Emas Antam 8 September 2026 Turun, Segini Harganya

Prabowo Ajukan Penjualan KRI Ki Hajar Dewantara

DPR Setujui Penjualan Eks KRI Ki Hajar Dewantara Lewat Lelang

Banggar DPR Tolak Pangkas Subsidi BBM

Pertamina Ajukan Blokir 5.000 Nomor Polisi Terindikasi Borong BBM Subsidi

Danantara Dipacu Jadi Penggerak Utama Ekonomi Nasional Era Prabowo

Danantara Bidik Portofolio Global dan Investasi Jangka Panjang

Garuda Indonesia Masih Layani Penerbangan Domestik

Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi Sejak Selasa Dini Hari

Angkasa Pura II Sediakan Bilik Penyemprotan Disinfektan Berjalan

Bandara Soetta Ditutup Hingga Pukul 24.00 WIB

Garuda Indonesia Masih Layani Penerbangan Domestik

Penutupan Bandara Soetta Diperpanjang sampai 24.00 WIB

Real Madrid Jumpa Inter di Laga Pembuka Liga Champions, Siapa Lebih Unggul?

Real Madrid Jumpa Inter di Laga Pembuka Liga Champions, Siapa Lebih Unggul?

Awasi Pelaku Perjalanan Luar Negeri, Polri Jaga Ketat Pintu Masuk Indonesia

Penumpang Gagal Terbang Imbas Erupsi Anak Krakatau Bisa Refund Tiket 100%

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, September 8, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Wiranto: Hujan Buatan Efektif Padamkan Karhutla

by Aspek
September 30, 2019
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA

ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Polhukam Wiranto memastikan kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan hingga kini  sudah berkurang hingga 90%.

“Untuk Karhutla ini, dari laporan-laporan yang masuk itu sudah 90% berkurang, dari total titik-titik api yang ada tinggal 10%,” ungkap Wiranto di Jakarta (30/9/2019).

Wiranto menuturkan, pemadaman terus dilakukan  salah satunya dengan hujan buatan. Pemadaman dengan hujan buatan terkendala adanya pergeseran awan.

BacaJuga

3.450 Jamaah Umrah Tertunda ke Baitullah

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Siang Ini

Karhutla dan Abu Anak Krakatau Ancam Aktivitas Ekonomi Hingga Rp 123,1 Triliun

Harga Emas Antam 8 September 2026 Turun, Segini Harganya

DPR Setujui Penjualan Eks KRI Ki Hajar Dewantara Lewat Lelang

Pertamina Ajukan Blokir 5.000 Nomor Polisi Terindikasi Borong BBM Subsidi

“Dan mudah-mudahan hujan buatan yang terus menerus kita lakukan sampai menunggu hujan yang sungguhan titik apinya menjadi zero. Dengan demikian diharapkan tidak akan lagi mengganggu kesehatan masyarakat, tidak akan mengganggu cuaca,” jelasnya.

“Kita sudah bicarakan, bahwa dilaporkan hujan di daerah terdampak kebakaran hutan ternyata mundur lagi. Hujan kira-kira akan muncul secara regular bulan November,” tuturnya.

Baca Juga: [Foto] Para Pejuang Pemadam Kebakaran Hutan dan Lahan

“Mengapa? Karena ternyata awan yang dinamakan akan mengguyur hujan di daerah-daerah rawan atau kritis kebakaran hutan di Sumatera maupun di Kalimantan ternyata awannya mengalir ke Taiwan,”  ucapnya.

Kata Wiranto justru yang sudah bergumpal-gumpal bergeser ke wilayah Taiwan. Namun, masih ada sisa-sisa awan yang mempunyai kualitas air, uap air yang lebih dari 70% dan ini sangat potensial untuk dibuat hujan buatan.

“Sehingga, dengan adanya perhitungan itu empat pesawat TNI AU sudah di-standby di daerah-daerah yang rawan bencana kebakaran, dan setiap saat siap untuk membuat hujan buatan,” tambahnya.

Wiranto menjelaskan hujan buatan sangat efektif pemadaman Karhutla. Hujan buatan akan terus kita lakukan sehingga menyambung, atau rata-rata menutup celah-celah musim kemarau panjang dengan hujan di bulan November nanti.

“Dengan harapan tanah-tanah yang sangat rawan kebakaran sangat basah. Sehingga kebakaran hutan yang diakibatkan oleh ulah tangan-tangan manusia sudah bisa kita cegah kembali,” pungkas Wiranto.

Komentar
Share12Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Serangan Rudal ke Iran, Israel Tutup Wilayah Udara dan Aktifkan Sirene

Karhutla dan Abu Anak Krakatau Ancam Aktivitas Ekonomi Hingga Rp 123,1 Triliun

  ASPEK.ID, JAKARTA - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta erupsi Anak Krakatau menimbulkan gangguan berlapis terhadap aktivitas ekonomi Indonesia....

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

Pesawat yang Ditumpangi Menhut Gagal Mendarat di Pontianak

ASPEK.ID, PONTIANAK - Pontianak - Pesawat yang membawa Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni batal mendarat di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan...

Kebakaran Hutan 2019 Bikin Indonesia Rugi Rp 72 Triliun

Menhut Prioritaskan Kalbar dan Kalteng, Hotspot Karhutla Naik

      ASPEK.ID, JAKARTA - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan tren titik panas atau hotspot kebakaran hutan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In