ASPEK.ID, JAKARTA – Pelabuhan Benoa Bali saat ini tengah bersiap menyongsong kenormalan baru menyambut kunjungan wisatawan asing pengguna kapal pesiar.
Hal ini menyusul rencana Gubernur Bali Wayan Koster yang akan membuka pintu wisata Bali untuk turis mancanegara pada 11 September 2020 mendatang.
CEO Regional Bali Nusra Pelindo III, Wayan Eka menjelaskan bahwa Pelabuhan Benoa telah menyiapkan panduan kenormalan baru penerimaan kapal pesiar.
Selain itu, perlengkapan pendukung lain juga tengah dipersiapkan untuk menyambut kunjungan kapal pesiar saat wisata kapal pesiar di Bali siap dibuka.
“Menjelang kenormalan baru, kami intensif berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Imigrasi, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Bea Cukai, dan instansi lainnya agar nanti saat pintu wisata di bali dari laut dibuka semua sudah sesuai dengan protokol kesehatan,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip, Kamis (16/7).
“Kesiapan kami dalam menerima wisatawan mancanegara yang menggunakan kapal pesiar, merupakan bagian dari upaya kami untuk mendukung bangkitnya perekonomian Bali di era kenormalan baru,” tutupnya.
Profil PT Pelindo III
PT Pelindo III (Persero) adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berperan dalam mengelola dan membawahi 43 pelabuhan umum di Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Didirikan pada 1 Desember 1992, perseroan terus melakukan pengembangan dan memberikan layanan terintegrasi di segmen penyediaan jasa kepelabuhanan. Hingga saat ini, perseroan juga berperan sebagai perusahaan induk (holding company) dari anak usaha yang ada.
Sebanyak 11 anak usaha dan perusahaan afiliasi Pelindo III bergerak dalam beragam sektor terkait jasa kepelabuhan seperti logistik, layanan kesehatan, petikemas, pengelola terminal curah cair dan gas, sarana bantu pemanduan, operator terminal, penyedia tenaga kerja, jasa pemeliharaan, pengelolaan alur pelayaran, kawasan industri, bongkar muat dan sebagainya.






















