ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dikabarkan melakukan perombakan terhadap Dewan Komisaris PT Pelabuhan Indonesia III atau Pelindo III (Persero), Jum’at, 3 April 2020.
Menurut informasi yang diterima Aspek.id, seluruh Dewan Komisaris perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang operator pelabuhan itu diganti.
Jabatan Komisaris Utama yang sebelumnya dijabat oleh Ahmad Bambang, digantikan oleh mantan Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI (Purn) Dr. Marsetio, M.M.
Selanjutnya ada nama Dr. Ir. Ridwan Djamaluddin, M.Sc (Deputi III Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Maritim dan Investasi) dan Drs. Dedi Syarif Usman, Ak., M.A. (Sekretaris Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan)
Kemudian Muhammad Anto Julianto (Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan), Ali Mochtar Ngabalin (Tenaga Ahli Deputi IV Kantor Staf Presiden) dan Heru Prayudi (eks Direktur PT BRI Agro).
Profil PT Pelindo III
PT Pelindo III (Persero) adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berperan dalam mengelola dan membawahi 43 pelabuhan umum di Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Didirikan pada 1 Desember 1992, perseroan terus melakukan pengembangan dan memberikan layanan terintegrasi di segmen penyediaan jasa kepelabuhanan. Hingga saat ini, perseroan juga berperan sebagai perusahaan induk (holding company) dari anak usaha yang ada.
Sebanyak 11 anak usaha dan perusahaan afiliasi Pelindo III bergerak dalam beragam sektor terkait jasa kepelabuhan seperti logistik, layanan kesehatan, petikemas, pengelola terminal curah cair dan gas, sarana bantu pemanduan, operator terminal, penyedia tenaga kerja, jasa pemeliharaan, pengelolaan alur pelayaran, kawasan industri, bongkar muat dan sebagainya.






















