• Latest
  • Trending
Gubernur BI Beberkan 7 Langkah Percepat Pemulihan Ekonomi

BI: 4 Jurus Perkuat Ekonomi Syariah

Gerindra Tetapkan 6 Cagub dari Aceh ke Maluku

Survei: Elektabilitas Gerindra Teratas, PSI 4 Persen

Kartika Wirjoatmodjo Jadi Komut Mandiri, Chatib Basri Wakomut

Intip Laba Bank Himbara Tertinggi Hingga Agustus 2026

Jokowi Beri Sinyal Duetkan Prabowo dan Erick Thohir

Jokowi Nonton Langsung Final Indonesia Vs Thailand Malam Ini

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Periksa Direktur Fasilitas Kepabeanan Bea Cukai

IRT Pinjam Rp5 Juta Bayar Rp200 Juta

Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp 106,9 T, Kredit Macet 4,73%

Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026, Tumbang Tipis dari Bulgaria

Head to Head Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jadi Wamentan, Saleh Mustafa Ajukan Mundur dari Wakasad

Jadi Wamentan, Saleh Mustafa Ajukan Mundur dari Wakasad

Kawasan  Candi Borobudur Jadi Percontohan BLK Komunitas

Stupa Candi Borobudur Masih Dipugar

Kereta Api Ganti Logo dan Visi

Ketua Serikat Pekerja Jadi Komisaris KAI

The Atjeh Connection Buka Cabang ke-10 di Serpong, Perluas Diplomasi Budaya Aceh dari Indonesia ke Dunia

The Atjeh Connection Buka Cabang ke-10 di Serpong, Perluas Diplomasi Budaya Aceh dari Indonesia ke Dunia

Gibran Di-bully di Medsos,  Jangan Apatis

MDIS Tegaskan Gibran Mahasiswa Penuh Waktu, Tempuh Pendidikan hingga S1

Pertamina Lepas 120 Pengendara dari Jakarta ke Pertamina Mandalika International Circuit

Pertamina Lepas 120 Pengendara dari Jakarta ke Pertamina Mandalika International Circuit

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

BI: 4 Jurus Perkuat Ekonomi Syariah

by Aspek
Agustus 8, 2021
in EKONOMI, PERBANKAN
Gubernur BI Beberkan 7 Langkah Percepat Pemulihan Ekonomi

Gubernur BI, Perry Warjiyo. [Dok. BI]

ASPEK.ID, JAKARTA – Ketua Dewan Pakar PP Masyarakat Ekonomi Syariah Perry Warjiyo  menegaskan penguatan ekosistem keuangan syariah mendorong perekonomian Indonesia.

Demikian kata Gubernur Bank Indonesia  dalam sambutannya pada acara Muhadatsah Dewan Pakar yang diselenggarakan secara daring oleh Masyarakat Ekonomi Syariah pada, Sabtu (7/8/2021).

“Bersinergi untuk berbagai langkah bersama memajukan ekonomi keuangan syariah bagi kemajuan ekonomi negeri kita dan kemajuan umat,” ujar Perry dalam sambutannya.

BacaJuga

Intip Laba Bank Himbara Tertinggi Hingga Agustus 2026

Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp 106,9 T, Kredit Macet 4,73%

Emas Antam Naik Lagi Setelah Sempat Melemah

OJK Targetkan RI Punya 5 Bank Syariah Raksasa pada 2027

Aturan Terbaru Saldo Minimum Bank Pemerintah Mulai Oktober 2026

BI: Program Ketahanan Pangan Nasional Ikut Berdampak Terjaganya Inflasi September 2026

Perry menuturkan hal itu bisa dijalankan dengan cara pengembangan islamic social finance, wakaf produktif, melalui penguatan digital dan penguatan ekosistem transformasi perwakafan menuju ekonomi berkelanjutan.

“Ini hal yang sangat penting untuk kita memajukan ekonomi keuangan syariah,”  jelasnya.

Menurutnya, ada empat hal umum yang harus diperkuat ke depan untuk mewujudkan ekonomi syariah berkelanjutan.

Pertama adalah kemampuan kita untuk bisa merancang, mendesain, dan mengimplementasikan suatu proyek ekonomi keuangan syariah.

Perry menjelaskan, proyek wakaf bukan hanya tidak hanya terbatas kepada ibadah, sosial, pendidikan, tetapi juga wakaf-wakaf produktif sangat berperan penting bagi pembangunan ekonomi.

“Yang kedua adalah bagaimana kita membuat struktur financing yang blended antara wakaf dan komersial,” lanjutnya.

Kemampuan berdasarkan proyek itu seperti mendesain suatu struktur pembiayaannya untuk bisa membiayai proyek berbasis wakaf produktif. Di dalam mendesain struktur keuangan, bisa juga keuangan komersial dan syariah dimasukan, atau yang dalam istilahnya adalah blending finance, artinya gabungan antara finansial yang berbasis pada zakat, infaq, shodaqoh dengan komersial.

“Ketiga adalah membuat proses dari awal hingga akhir dengan didukung digitalisasi, saya kira digitalisasi sangat penting,” tambah Perry.

Saat ini berbagai kegiatan ekonomi syariah sudah banyak yang beralih pada platform digital. Misalnya seperti lembaga amil zakat yang sudah mulai mesosialisakan program wakafnya melalui media sosial.

“Keempat adalah sinergi dan kampanye yang memang tidak boleh lelah, ini harus kita lakukan secara berjamaah, demi memajukan ekonomi keuangan syariah,” jelasnya.

Akselerasi pemenuhan kelengkapan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah memerlukan satu pemahaman bersama dan konsolidasi yang kuat antar-pemangku kebijakan.

“Hal itu kita kembangkan sebagai islamic finance melalui penguatan digital, penguatan ekosistem menjadi transformasi perwakafan menuju ekonomi berkelanjutan,” tutupnya.

Komentar
Share20Tweet12SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Harga Cabai Rawit Makin Pedas, Tembus Rp 90.050/Kg

BI: Program Ketahanan Pangan Nasional Ikut Berdampak Terjaganya Inflasi September 2026

  ASPEK.ID, JAKARTA - Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Ramdan Denny Prakoso menyampaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada...

Capital Inflow Indonesia Rp4,37 Triliun, Kepercayaan Global Meningkat

BI: Syarat Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen pada 2027

ASPEK.ID, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) membeberkan syarat agar pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 6% pada 2027. Salah satu kuncinya adalah...

Rekam Jejak Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Pilihan Prabowo

Destry: Cadangan Devisa RI Aman di Atas Standar Internasional

  ASPEK.ID, JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, mencatat posisi cadangan devisa Indonesia hingga akhir Agustus mencapai US$146,5...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In