• Latest
  • Trending
Bea Cukai Beri Insentif Impor Rp 1,5 Triliun

Indonesia & Eropa Turunkan Tarif Bea Masuk

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

Catatan Kinerja Pelaksanaan APBN 2019

BGN Terbesar, Ini Daftar 10 Kementerian dan Lembaga dengan Anggaran Jumbo di RAPBN 2027

Kasus Pengeroyokan Guru di Jambi Picu Urgensi UU Perlindungan Guru

Kabar Baik! Guru PPPK Paruh Waktu Bakal Jadi Penuh Waktu Tahun Depan

Menkominfo: 3 Jurus Lawan Judi Online, Alamat IP Pindah-pindah

PPATK: Warga Jawa Barat Terbanyak Main Judi Online

PT Timah (TINS) Catatkan Zero Fatality di 2021

Menko Yusril Izinkan PT Timah Beli Timah dari Rakyat

Dramatis! Tembakan Warnai Penangkapan Dua Tersangka Sabu di Bireuen

Kantor Polisi di Papua Pegunungan Diberondong OTK, 10 Selongsong Ditemukan

Golkar-PKS Kompak Dukung Batas Jabatan Ketum Parpol 2 Periode

Fraksi Golkar Rombak Susunan Pimpinan Komisi di DPR

Persis Solo Gelar TC di Garudayaksa Training Centre, Siap Uji Kekuatan dengan Tim Liga 1

Persis Solo Petik Pelajaran Penting Usai Kalah Tipis dari Java United

Teddy: Pemerintah Kirim 253 Ton Bantuan ke Korban Gempa NTT

Teddy: Pemerintah Kirim 253 Ton Bantuan ke Korban Gempa NTT

Alasan Investor Global Lirik RI

40 Persen Musik Global Terdeteksi Pakai AI

Haji Isam Dikabarkan Mau Ambil Alih Saham BYAN

Haji Isam Dikabarkan Mau Ambil Alih Saham BYAN

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Kumpulkan Donasi Rp2,16 Miliar untuk Korban Gempa NTT

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, Agustus 19, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Indonesia & Eropa Turunkan Tarif Bea Masuk

by Aspek
November 3, 2021
in BERITA UTAMA, EKONOMI
Bea Cukai Beri Insentif Impor Rp 1,5 Triliun

[Dok. Kemenkeu]

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan, Indonesia harus mampu memanfaatkan The European Free Trade Association (EFTA) sebagai pintu masuk produk Indonesia di kawasan Eropa .

Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Negara-Negara Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa itu juga harus bisa membuka akses pasar non-tradisional bagi ekspor Indonesia serta meningkatkan profil dan kampanye positif produk Indonesia di pasar Eropa dan global.

“EFTA merupakan asosiasi empat negara di Eropa yang terdiri dari Swiss, Norwegia, Islandia, dan Liechtenstein,” kata Febrio dalam keterangnnya, Selasa (2/11/2021).

BacaJuga

BGN Terbesar, Ini Daftar 10 Kementerian dan Lembaga dengan Anggaran Jumbo di RAPBN 2027

Menko Yusril Izinkan PT Timah Beli Timah dari Rakyat

Kementerian UMKM Ganti Istilah Pelaku  ke  Pengusaha UMKM

Pemerintah Luncurkan Kredit Khusus Perempuan Prasejahtera

Mendag Akui Harga Pangan Naik Efek MBG, Masih Wajar

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi US$ 453,4 Miliar

Secara lebih rinci, Indonesia menurunkan tarif bea masuk secara bertahap sejumlah 8.656 pos tarif Indonesia (86,46% dari total pos tarif), serta senilai 98,81% atas nilai impor Indonesia dari negara-negara EFTA untuk memberikan pilihan akses bahan baku atau barang modal bagi industri domestik.

Indonesia juga mengeliminasi tarif bea masuk untuk 96 pos tarif produk obat-obatan dan alat-alat kesehatan sehingga membantu penanganan pandemi.

Di sisi ekspor, produk Indonesia mendapatkan tarif bea masuk ke 0% untuk berbagai macam produk unggulan, seperti emas dan perhiasan yang menjadi komoditas ekspor utama Indonesia ke empat negara EFTA.

Beberapa ketentuan yang berpotensi mendorong ekspor antara lain:

1. Pengenaan tarif 0% untuk perhiasan, fiber optik, emas, minyak esensial, timah, alas kaki ke Swiss.

2. Pengenaan tarif 0% untuk produk tekstil, selimut, alas kaki, pipa, dan sepeda ke Norwegia.

3. Pengenaan tarif 0% untuk produk ban, kayu manis, furniture, kertas, tekstil ke Islandia.

4. Pengenaan tarif 0% untuk produk alat elektronik, mesin, alas kaki, furniture, dan aksesoris kendaraan bermotor ke Liechtenstein.

Komentar
Share23Tweet14SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

AP I Sebut PCR Tak Turunkan Minat Turis ke Bali

Pasar Eropa Melemah, Turis Asing ke Bali Menurun

Bali - Penurunan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali pada Juli 2026 belum mengkhawatirkan. Meski demikian, melemahnya sejumlah pasar Eropa...

Pelindo: Investor Dubai Operasikan Belawan

Penerapan Bea Masuk 200%  Berdampak PHK

Jakarta -  Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) menyebut kemungkinan maraknya penutupan gerai hingga pemutusan hubungan kerja (PHK) jika pemerintah...

PIS-PGN Bersinergi Tingkatkan Utilisasi LNG Domestik

Pertamina International Shipping Bidik Eropa Usai Asia Pasifik

PT Pertamina International Shipping (PIS) berencana melanjutkan ekspansinya ke Eropa setelah mengembangkan bisnis di wilayah Asia Pasifik. Direktur Utama PIS...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In