• Latest
  • Trending
32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

Kemenag Akui Pengalihan 10.000 Kuota Haji Biasa ke Haji Khusus

BUMN Pangan

Transformasi BUMN Dinilai Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi RI

12 Tugas Pokok Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Kejagung Pasang Gelang Detektor ke Nadiem yang Jadi Tahanan Rumah

Dolar AS Menggila ke Rp 17.500, Pemerintah Siap Masuk Bond Market

Mobil Ketua Fraksi PA DPR Aceh Kecelakaan di Tol Sibanceh, Satu Orang Meninggal

Mobil Ketua Fraksi PA DPR Aceh Kecelakaan di Tol Sibanceh, Satu Orang Meninggal

Sekolah Belajar Tatap Muka dengan Kapasitas 100% Dimulai Hari Ini

71 Ribu Sekolah di RI akan Direvitalisasi, Dananya dari Sitaan Koruptor

Rahasia Performa Apik Gabriel Silva Bersama Arema FC

Rahasia Performa Apik Gabriel Silva Bersama Arema FC

Kejagung Telusuri Aset Eks Stafsus Nadiem Meski Masih Buron

Kejagung Jemput Paksa Pemberi Suap ke Ketua Ombudsman di Kasus Nikel

Puan Ingatkan Pemerintah Waspadai Hantavirus: Jangan Sampai Seperti COVID

Ini Pemicu Kebakaran Besar 4 Gudang di Jakbar, Ada 5 Ledakan di Awal

Dudung Sidak Dapur MBG di Jakbar, Temukan Belatung hingga Area Kotor

Dudung Sidak Dapur MBG di Jakbar, Temukan Belatung hingga Area Kotor

12 Tugas Pokok Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Hakim Izinkan Nadiem Jalani Tahanan Rumah

Polda NTB Tangkap Kasat Narkoba Polres Bima

Tuduh Sekda Aceh Gelapkan Dana Bencana Rp 132 M, Pria asal Bireuen Jadi Tersangka

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, Mei 13, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Kemenag Akui Pengalihan 10.000 Kuota Haji Biasa ke Haji Khusus

by Aspek
Juli 16, 2024
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, LIFESTYLE, NEWS
32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

Masjidil Haram (foto: MCH2024/Kemenag)

Jakarta – Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) RI Hilman Latief mengatakan Kemenag tidak melakukan jual beli kuota haji tambahan dari Pemerintah Arab Saudi untuk dijadikan kuota haji khusus.  Dia membantah tudingan Komisi VIII DPR RI yang menilai adanya indikasi dugaan korupsi dalam penyelenggaraan Haji 2024.

“Kemenag tidak jualan kuota. Dalam MoU antar menterinya [Kemenag-Menteri Haji Saudi] angkanya memang segitu, kan kita tidak boleh jual-jual sembarangan,” katanya, Senin (15/7/2024). 

BacaJuga

Transformasi BUMN Dinilai Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi RI

Kejagung Pasang Gelang Detektor ke Nadiem yang Jadi Tahanan Rumah

Dolar AS Menggila ke Rp 17.500, Pemerintah Siap Masuk Bond Market

Mobil Ketua Fraksi PA DPR Aceh Kecelakaan di Tol Sibanceh, Satu Orang Meninggal

71 Ribu Sekolah di RI akan Direvitalisasi, Dananya dari Sitaan Koruptor

Rahasia Performa Apik Gabriel Silva Bersama Arema FC

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hilman menyatakan sangat senang saat mengetahui adanya tambahan kuota haji 20.000 tersebut. Dia mengatakan bahwa pihaknya berupaya mengatur pembagian kuota hingga pemberian layanan kepada jemaah, saat masih di Indonesia dan di Tanah Suci. 

“Kementerian Agama juga senang dan sekaligus juga berpikir keras. Kira-kira bagaimana cara membawanya ke sana? pembagiannya, kemudian juga layanannya di Tanah Air, layanannya di sana, dan seterusnya. Dan kami juga berangkat ke Tanah Suci, berdiskusi dengan Kementerian Haji dan Umroh terkait dengan kuota ini,” ujarnya. 

Hilman mengatakan alasan pengalihan tambahan 10.000 kuota haji ke haji khusus, salah satunya atas hasil perhitungan simulasi kepadatan yang dilakukan Kemenag RI dengan Kementerian Haji Arab Saudi.  Dia menjelaskan bahwa kuota untuk haji khusus yang diambil dari kuota tambahan adalah ketentuan dari pihak Kerajaan Arab Saudi, jika tidak ada persetujuan dari Arab Saudi maka tidak akan bisa diproses. 

“Tambahan yang ada kemudian kita diskusikan yang paling memungkinkan. Karena itu sudah kita hitung juga kalau kita tambah full berapa kira-kira kepadatan [di Mina] akan bertambah,” ucapnya. 

Adapun dia mengungkap hal utama yang menjadi pertimbangan adalah kepadatan jemaah haji dengan penambahan kuota tersebut.  Kemenag dan Kementerian Haji menyoroti simulasi saat puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Pasalnya, Kemenag mengingat kapasitas Mina yang terbatas dan tenda-tenda di maktab yang sempit.  Dia menjelaskan bahwa di Mina terdapat 5 sektor dan jemaah Indonesia biasanya ditempatkan di sektor 3 dan 4. Sedangkan, untuk sektor 1 dan 2 diperuntukkan bagi jemaah haji khusus.  Adapun di sektor 3 dan 4, jemaah Indonesia bersempit-sempitan dengan jemaah lainnya, bukan hanya dari sesama

Indonesia tetapi juga berbagi dengan jemaah dari negara lain, di antaranya, Malaysia, China, dan Filipina.  Kemudian, Hilman menegaskan bahwa dirinya tidak bisa membayangkan kepadatan yang akan terjadi jika kuota tambahan sebanyak 20.000 tersebut untuk jemaah haji reguler dengan maktab yang terbatas. 

Pada akhirnya, dengan alasan kepadatan dan keamanan, pihak Kemenag RI memutuskan untuk memasukkan kuota haji tambahan ke zona 2 yang relatif masih kosong, dengan jalur yang biasanya diperuntukan untuk jemaah haji khusus.

“Nah kemudian di situlah didorong ke zona 2, yang relatif masih kosong tapi itu beda jalur biasanya dipakai oleh haji khusus,” katanya.

Hilman mengungkap bahwa hal itu merupakan rekomendasi dari Kementerian Haji Arab Saudi pada Januari 2024, dengan tambahan 20.000 kuota itu dibagi rata antara reguler dan khusus. 

“Jadi betul ada situasi-situasi teknis, hasil kajian teknis yang kemudian kita simulasikan seperti itu (dialihkan). Jadi bukan dijual, karena Kemenag juga tidak jualan kuota,” ucapnya. 

Berdasarkan rekomendasi tersebut, Kemenag RI telah berupaya menyampaikan informasi pembagian kuota haji itu kepada Komisi VIII DPR RI.  Namun, menurut Hilman, saat itu berdekatan dengan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, sehingga penyampaian informasi tersebut tersendat. 

“Ada Undang-Undang. Ada aturan di sana, ada kesepakatan menteri di sana, jadi bukan Kementerian Agama jual ini, tidak lah,” tambahnya.

Komentar
Share17Tweet11SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Eks Pejabat Kemenag dan Bos Agen Travel

ASPEK.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi kuota haji untuk penyelenggaraan ibadah...

Isra Mikraj Momentum Perkuat Keluarga dan Naik Kelas dalam Beragama

Isra Mikraj Momentum Perkuat Keluarga dan Naik Kelas dalam Beragama

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW harus menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan...

Pejabat Kemenag Terima Karya Tulis Azmi Abubakar

Tiga buku Karya Azmi Abubakar, diterima oleh H. Amirullah, M.Ag, Kasubdit Penyuluh Agama RI, Jum'at 11 Agustus 2023. Ketiga buku...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Polda NTB Tangkap Kasat Narkoba Polres Bima

Tuduh Sekda Aceh Gelapkan Dana Bencana Rp 132 M, Pria asal Bireuen Jadi Tersangka

WIKA Rombak Direksi dan Komisaris, Harris Arthur Hedar Kembali Jadi Komisaris

WIKA Rombak Direksi dan Komisaris, Harris Arthur Hedar Kembali Jadi Komisaris

Profil Pasek Senjaya Putra & Luki Theta Handayani, Direksi Baru Waskita Karya

Profil Pasek Senjaya Putra & Luki Theta Handayani, Direksi Baru Waskita Karya

12 Tugas Pokok Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Hakim Izinkan Nadiem Jalani Tahanan Rumah

BUMN Pangan

Transformasi BUMN Dinilai Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi RI

12 Tugas Pokok Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Kejagung Pasang Gelang Detektor ke Nadiem yang Jadi Tahanan Rumah

Dolar AS Menggila ke Rp 17.500, Pemerintah Siap Masuk Bond Market

Mobil Ketua Fraksi PA DPR Aceh Kecelakaan di Tol Sibanceh, Satu Orang Meninggal

Mobil Ketua Fraksi PA DPR Aceh Kecelakaan di Tol Sibanceh, Satu Orang Meninggal

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In