• Latest
  • Trending
Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Kementerian Investasi dan Danantara Ambil Alih Pengelolaan Lahan 28 Korporasi Bermasalah

Jelang 100 Hari, Begini Penilaian Prabowo Terhadap Kabinetnya

Baru Berdiri 2025, Prabowo Sebut Danantara Sudah Jadi SWF Terbesar Dunia

Polisi Bubarkan Keramaian di Jakarta, 18 Warga Diamankan

Polda Metro Bentuk Tim Pemburu Begal, Siaga Patroli 24 Jam

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

Kasat Narkoba Polres Kukar Terseret Kasus Narkoba, Bareskrim Turun Tangan

Kasat Narkoba Polres Kukar Terseret Kasus Narkoba, Bareskrim Turun Tangan

Obama Kenang Deal Nuklir Iran 2015 Tanpa Harus Membunuh Banyak Orang

Obama Kenang Deal Nuklir Iran 2015 Tanpa Harus Membunuh Banyak Orang

Siap Tempur, Persis Solo Incar Kemenangan Perdana di Laga Kandang

Persis Wajib Menang Lawan Dewa United demi Jaga Asa Bertahan di Super League

Yusril: RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Januari 2026

Yusril soal Film ‘Pesta Babi’: Pemerintah Tak Pernah Larang Pemutaran

PM Spanyol Pasang Badan untuk Lamine Yamal usai Aksi Bendera Palestina

PM Spanyol Pasang Badan untuk Lamine Yamal usai Aksi Bendera Palestina

TNI AD Sebut Film ‘Pesta Babi’ Berpotensi Picu Distorsi Informasi

TNI AD Sebut Film ‘Pesta Babi’ Berpotensi Picu Distorsi Informasi

Istana Kaji Ulang Pengiriman Pasukan untuk Misi Perdamaian

DPR Minta Pengiriman Pasukan TNI ke Lebanon Disertai Intelijen Kuat

9 Penambang Emas Ilegal Meninggal Tertimbun Longsor di Sumbar

9 Penambang Emas Ilegal Meninggal Tertimbun Longsor di Sumbar

5 Obat Ini Berpotensi Efektif Lawan Corona

BPOM Izinkan Minimarket Kelola Penjualan Obat Mulai Oktober 2026

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Mei 16, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Kementerian Investasi dan Danantara Ambil Alih Pengelolaan Lahan 28 Korporasi Bermasalah

by Muhammad Fadhil
Januari 28, 2026
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, BUMN, NEWS
Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Kantor Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). (Foto: Liputan6.com/Arief RH)

ASPEK.ID, JAKARTA – Pemerintah menyiapkan skema pengelolaan lanjutan atas lahan milik 28 korporasi yang izinnya dicabut akibat dugaan pelanggaran kehutanan. Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) memastikan proses penguasaan kembali lahan oleh negara akan dilakukan secara terkoordinasi lintas kementerian dan lembaga.

Juru Bicara Satgas PKH Barita Simanjuntak menyebut, setelah dikuasai negara melalui Satgas PKH, pengelolaan lahan akan dikoordinasikan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi bersama Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) serta Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

“Pengelolaan terhadap 28 subjek hukum yang dicabut perizinannya itu akan dikoordinasikan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi, BKPM, beserta dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara),” ujar Barita saat ditemui di Jakarta, Rabu (28/1).

BacaJuga

Baru Berdiri 2025, Prabowo Sebut Danantara Sudah Jadi SWF Terbesar Dunia

Polda Metro Bentuk Tim Pemburu Begal, Siaga Patroli 24 Jam

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

Kasat Narkoba Polres Kukar Terseret Kasus Narkoba, Bareskrim Turun Tangan

Obama Kenang Deal Nuklir Iran 2015 Tanpa Harus Membunuh Banyak Orang

Persis Wajib Menang Lawan Dewa United demi Jaga Asa Bertahan di Super League

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurut Barita, pemerintah tidak ingin pencabutan izin usaha tersebut berhenti pada aspek penindakan semata. Karena itu, kementerian dan lembaga terkait tengah merumuskan langkah strategis untuk menentukan pola pemanfaatan lahan yang paling tepat pascapencabutan izin.

Ia menegaskan, seluruh proses tersebut telah mempertimbangkan potensi dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang mungkin muncul, khususnya di wilayah terdampak.

“Dampak dari pencabutan izin 28 korporasi itu dapat diminimalisasi dan langkah penyelesaiannya dapat dilakukan secara baik, terukur, efektif, dan efisien,” jelas Barita.

Sebanyak 28 korporasi tersebut tersebar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Berdasarkan hasil investigasi Kementerian Kehutanan bersama Satgas PKH, perusahaan-perusahaan itu diduga melakukan pelanggaran di bidang kehutanan, sehingga izin usahanya dicabut.

Barita menambahkan, pemerintah berkomitmen menjaga agar proses penertiban kawasan hutan ini tidak menimbulkan dampak lanjutan yang kontraproduktif. Koordinasi intensif antar pemangku kepentingan akan terus dilakukan guna memastikan lahan eks-izin tersebut dapat dikelola secara optimal dan berkelanjutan.

“Proses ini dikoordinasi secara ketat agar tidak berdampak pada hal-hal yang kurang produktif, tetapi justru memberikan solusi terbaik. Pemerintah akan terus melakukan monitoring dan pengecekan,” pungkas Barita. []

Komentar
Share14Tweet9SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Jelang 100 Hari, Begini Penilaian Prabowo Terhadap Kabinetnya

Baru Berdiri 2025, Prabowo Sebut Danantara Sudah Jadi SWF Terbesar Dunia

ASPEK.ID, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyebut Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) kini menjadi salah satu sovereign...

Polisi Bubarkan Keramaian di Jakarta, 18 Warga Diamankan

Polda Metro Bentuk Tim Pemburu Begal, Siaga Patroli 24 Jam

ASPEK.ID, JAKARTA - Polda Metro Jaya membentuk tim pemburu begal untuk menekan aksi kriminal jalanan yang belakangan meresahkan masyarakat. Tim...

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

ASPEK.ID, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyinggung kondisi ekonomi Indonesia saat meresmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, Jawa...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Pengunjung Monas Dibatasi 200 Orang/Jam

Menteri BUMN Hijaukan Monas

Gibran Ungkap Kondisi Prabowo Usai Operasi Besar

Besok Sidang Kabinet Paripurna di Istana, 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Jelang 100 Hari, Begini Penilaian Prabowo Terhadap Kabinetnya

Baru Berdiri 2025, Prabowo Sebut Danantara Sudah Jadi SWF Terbesar Dunia

Polisi Bubarkan Keramaian di Jakarta, 18 Warga Diamankan

Polda Metro Bentuk Tim Pemburu Begal, Siaga Patroli 24 Jam

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

Kasat Narkoba Polres Kukar Terseret Kasus Narkoba, Bareskrim Turun Tangan

Kasat Narkoba Polres Kukar Terseret Kasus Narkoba, Bareskrim Turun Tangan

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In