ASPEK.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Danantara tengah membidik lahan strategis di Mekkah untuk pembangunan Kampung Haji. Lokasi yang diincar berada sangat dekat, yakni sekitar 400 meter dari Masjidil Haram.
Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan saat ini CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani sedang bersaing dengan banyak pihak untuk mendapatkan lahan tersebut.
“Bulan ini, Pak Rosan Danantara lagi menge-bid melawan beberapa puluh pesaing untuk dapat tanah 400 meter dari Masjidil Haram,” ujar Hashim, Jumat (24/4).
Menurut Hashim, kedekatan lokasi menjadi pertimbangan utama. Hal ini berkaitan dengan kondisi jamaah haji Indonesia yang mayoritas berusia lanjut.
“Jamaah Indonesia yang ke Tanah Suci banyak yang sudah sepuh, sudah umur 60–70 tahun. Harus jalan kaki 9–10 km,” ujarnya.
Dengan adanya Kampung Haji, pemerintah berharap jamaah bisa mendapatkan akomodasi yang lebih nyaman, terjangkau, dan dekat dengan pusat ibadah.
Konsep kawasan ini juga akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang. Hashim menyebutkan rencana pembangunan sekitar 15 menara di tahap awal, termasuk fasilitas kuliner khas Indonesia.
“Saya dengar mau dibangun kurang lebih 15 menara di tempat yang pertama. Nanti ada tempat-tempat lain, restoran nasi padang atau nanti restoran Aceh. Nanti yang tua-tua, sepuh-sepuh, bisa di sana. Bisa istirahat,” ujarnya.
Hashim menambahkan, peluang Indonesia mendapatkan lokasi strategis tersebut tak lepas dari dukungan pemerintah Arab Saudi. Presiden Prabowo Subianto disebut telah mengantongi komitmen dari Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi.
“Indonesia dapat tempat dekat dengan Kabah, dekat dengan Masjidil Haram. 2,5 km. Ini sangat berdampak positif bagi umat Islam di Indonesia,” katanya.
Sebelumnya, pemerintah melalui Danantara juga telah mengamankan lahan seluas 45 hektare untuk pengembangan Kampung Haji Indonesia di Mekkah.
Proyek ini diharapkan tidak hanya mempermudah layanan ibadah haji, tetapi juga memperkuat ekosistem halal global serta memberikan dampak ekonomi bagi Indonesia. []
























