ASPEK.ID, JAKARTA – Progres pembangunan kereta api ringan yang menghubungkan Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi atau LRT Jabodebek hingga September 2020 mencapai 77 persen.
Proyek tersebut digarap oleh salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang konstruksi yakni, PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
“Progres tiap lintas pelayanan yakni lintas Cawang-Cibubur mencapai 91 persen; lintas Cawang-Kuningan-Dukuh Atas 93 persen; lintas Cawang-Bekasi Timur 87 persen; dan depo 24 persen,” kata Corporate Secretary Adhi Karya Parwanto Noegroho dalam keterangan di Jakarta, Selasa (13/10).
Kereta Api Ringan/ Light Rail Transit adalah sebuah inovasi dari dunia transportasi publik. Dengan mengusung tema “integrated transportation”, LRT Jabodebek menggunakan U-Shape Girder untuk pertama kalinya di Indonesia.
Dalam Perpres Nomor 98 Tahun 2015 disebutkan, bahwa ADHI membangun prasarana sebanyak 6 lintas pelayanan mulai dari Cawang, Cibubur, Dukuh Atas dan Bekasi Timur hingga Senayan, Bogor dan Grogol.
Seiring dengan pembaruan Perpres Nomor 65 Tahun 2016 sebagai perubahan terhadap Perpres Nomor 98 Tahun 2015, ADHI ditugaskan untuk mengerjakan tidak hanya membangun prasarana tetapi juga mencakup depo, konstruksi jalur layang, stasiun dan fasilitas operasi.
Pelaksanakan pembangunan ini dilakukan dengan pola Design and Built serta menggunakan standar gauge (ukuran rel standar 1.435 mm).
Teknologi LRT Jabodebek ADHI menerapkan teknologi terbaru dalam pembangunan LRT Jabodebek. U-Shape Girder merupakan pondasi struktur bangunan LRT Jabodebek dengan cetakan beton berbentuk huruf “U”.
Untuk pertama kalinya U- Shape Girder digunakan di Indonesia dan lahir di Pabrik Beton Pracetak milik ADHI.
Teknologi ini diadopsi dari Prancis. U-Shape Girder memiliki beberapa keuntungan. Salah satunya adalah kecepatan dalam proses pembangunan. Hal tersebut tentu sangat efisien dalam segi waktu dan biaya, sehingga dalam proses pembangunan tidak perlu memakan waktu terlalu lama.
Bentuknya yang tipis dan ramping dapat mengurangi biaya serta dapat meningkatkan unsur estetika, tanpa sedikit pun mengurangi fungsi strukturnya.
Bentang lengkung terpanjang yang terletak di Kuningan, Jakarta Selatan, itu telah tercatat pada Rekor Museum Indonesia (Muri) pada November 2019 untuk rekor jembatan kereta box beton lengkung dengan bentang terpanjang dan radius terkecil di Indonesia.
Rekor lainnya yakni rekor pengujian axial statistic loading test pada pondasi bored pile dengan beban terbesar di Indonesia.
Moda transportasi massal LRT Jabodebek ini ditargetkan mulai beroperasi pada Juli 2022 mendatang.






















