ASPEK.ID, JAKARTA – Danantara Indonesia kembali membuka peluang bagi investor dan pelaku industri untuk terlibat dalam proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik atau Waste-to-Energy (WtE).
Melalui PT Danantara Investment Management (DIM), pendaftaran calon mitra resmi dibuka pada Selasa (17/3). Ini menjadi gelombang kedua setelah seleksi tahap awal yang mencakup wilayah Bekasi, Denpasar Raya, Bogor Raya, dan Yogyakarta.
Langkah ini menjadi bagian dari implementasi kebijakan nasional, termasuk Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang pengolahan sampah perkotaan berbasis teknologi ramah lingkungan.
Dalam skema ini, perusahaan yang mendaftar akan mengikuti proses pembentukan Daftar Penyedia Terverifikasi (DPT). Daftar ini menjadi pintu awal bagi badan usaha yang ingin terlibat dalam pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) di berbagai daerah.
Direktur Investasi Danantara Investment Management, Fadli Rahman, menegaskan pembukaan kembali pendaftaran bertujuan memperluas opsi teknologi sekaligus menarik sumber pendanaan global.
“Pembukaan pendaftaran baru ini merupakan bagian dari upaya Danantara Indonesia dalam memperluas partisipasi perusahaan nasional maupun global dalam pengembangan infrastruktur pengolahan sahmpah modern di Indonesia yang sebelumnya telah menarik minat berbagai perusahaan dan investor internasional demi bersama-sama bergerak menyelesaikan isu darurat sampah nasional,” kata dia dikutip dari keterangan resmi, Rabu (18/3).
Menurutnya, perusahaan yang lolos dalam DPT akan masuk dalam kelompok calon mitra strategis yang berpotensi dilibatkan pada tahap pengembangan proyek selanjutnya.
Inisiatif ini sekaligus mencerminkan komitmen Danantara dalam mendorong solusi atas persoalan darurat sampah nasional, dengan mengintegrasikan pendekatan investasi dan pengembangan energi hijau.
Selain itu, pembukaan DPT diharapkan memperkuat minat investor global serta mempercepat pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah berbasis teknologi mutakhir di Indonesia.
Informasi terkait pendaftaran dan tahapan seleksi dapat diakses melalui laman resmi Danantara Indonesia.
Ke depan, Danantara menargetkan kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah, investor, dan pelaku industri guna mempercepat implementasi pengolahan sampah berkelanjutan sekaligus mendukung ketahanan energi nasional. []
























