• Latest
  • Trending

Di Atas Usia 50 Tahun Hindari 10 Kebiasaan Buruk

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla

Parlemen Malaysia Tegur Prabowo Pakai Bahasa Jawa Kasar

Intelektual Dukung Prabowo Copot Menteri Haji

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

DPR: Apresiasi Kepemimpinan Kapolri Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin

Polda Metro Jaya Panggil Dandhy Terkait Kasus Film Pesta Babi

Polda Metro Jaya Panggil Dandhy Terkait Kasus Film Pesta Babi

Tiga Alarm yang Menguji Keseriusan Negara

10 Relawan Gugur saat Padamkan Karhutla

Jimly Asshiddiqie: Alex Noerdin Bukan Orang Jahat

Eks Ketua MK: Polemik Ijazah Gibran Hanya Habis Waktu dan Energi, Publik Harus Rasional

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Ada Ancaman Keamanan, Wapres Gibran Mendadak Batal ke Yahukimo Papua

PSI Ada Standar Ganda Politik Dinasti, Gibran Dibandingkan dengan AHY dan Puan

Di Harvard University, JK Sebut Empat Tekanan Ekonomi RI

Di Harvard University, JK Sebut Empat Tekanan Ekonomi RI

RI Beli LPG dari Abu Dhabi Senilai Rp28 T

Kajian INDEF: Tiga Jalur Guncangan Global Mengancam Ekonomi Indonesia

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Tujuh Provinsi Terdampak Karhutla Terima Bantuan Operasional Rp1,23 Triliun

Prabowo: Prestasi 2 Tahun Pemerintah Perlu Kita Banggakan Tidak Boleh Sombong

Prabowo: Filosofi Ekonomi Indonesia Sudah Melenceng dari UUD 1945

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Di Atas Usia 50 Tahun Hindari 10 Kebiasaan Buruk

by Aspek
November 25, 2021
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, LIFESTYLE, NEWS

10 kebiasaan buruk in  harus dhindari agar tetap sehat dan bugar di atas usia 50 tahun seperti dilansir dari Eat This, Rabu (24/11/2021).

1. Kurang asupan sayur dan buah

BacaJuga

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla

Intelektual Dukung Prabowo Copot Menteri Haji

DPR: Apresiasi Kepemimpinan Kapolri Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin

Polda Metro Jaya Panggil Dandhy Terkait Kasus Film Pesta Babi

10 Relawan Gugur saat Padamkan Karhutla

Eks Ketua MK: Polemik Ijazah Gibran Hanya Habis Waktu dan Energi, Publik Harus Rasional

sSudah sering mendengar bahwa sayur dan buah sangat baik bagi kesehatan kita. Sayuran dan buah-buahan kaya akan antioksidan yang melawan stres oksidatif yang menyebabkan penuaan. sayuran memiliki rangkaian kaya antioksidan kuat dan fitokimia anti-inflamasi seperti polifenol dan karotenoid yang, bila dikonsumsi secara teratur, dapat memiliki dampak yang berarti pada risiko kanker dan penyakit jantung.

2. Tidak cukup tidur

Tidur adalah waktunya tubuh untuk beristirahat dan memperbaiki dirinya sendiri. Ini penting untuk kesehatan fisik, mental dan emosional. Sebuah studi tahun 2021 yang diterbitkan dalam jurnal Inggris Nature Communications menunjukkan bahwa orang yang tidur kurang dari enam jam per malam di usia 50-an dan 70-an memiliki 30 persen peningkatan risiko demensia  kelak, terlepas dari semua faktor risiko lainnya.

3. Kurang olahraga

Ketika rutin berolahraga, bahkan setelah berusia 50 tahun, ini dapat membantu mengurangi rasa sakit dan kekakuan sendi yang sering terjadi pada usia-usia ini. Selain itu, rutin berolahraga juga dapat membuat tidak mudah lelah karena olahraga memberi sinyal mitokondria untuk menghasilkan lebih banyak energi sehingga Anda merasa tidak terlalu lelah.

4. Duduk terlalu lama dan perilaku sedentari

Duduk sepanjang hari merupakan faktor risiko independen untuk rentang hidup yang lebih pendek. Bahkan jika kita berolahraga, memiliki gaya hidup yang tidak banyak bergerak menyebabkan kematian lebih awal. Berdiri setidaknya 5 menit setiap jam  atau melakukan aktivitas lain dapat membantu Anda. Anda olahraga ringan untuk membantu memperlancar peredaran darah.

5. Kesepian

Faktor utama untuk tetap sehat dan bahagia adalah dengan menjaga hubungan dengan keluarga, teman dan kolega. Hubungan yang dalam tidak hanya membuat hidup Anda terasa lebih kaya, tetapi juga baik bagi kesehatan. Tidak peduli berapapun jumlah teman dekat atau keluarga yang miliki, merasa sangat dekat dan tetap terhubung sangat membantu Anda untuk hidup lebih lama.

 6. Kelebihan berat badan

Obesitas  dapat berdampak buruk pada usia-usia ini. Arthritis adalah kondisi umum yang sering dijumpai saat seseorang kelebihan berat badan. Namun tidak hanya itu, obesitas juga dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Jadi, pastikan agar berat badan Anda berada pada batas normal.

7. Ikuti tren kesehatan

Kita mungkin sering menjumpai iklan suplemen atau zat tambahan lain dan alat-alat kesehatan yang diklaim dapat meningkatkan kesehatan Anda. Meskipun tampaknya menjanjikan dan pada akhirnya menjadi tren, ini bukanlah ide yang baik.

8.Tidak Rutin Skrining

 Terutama di usia 50-an dapat membantu mengetahui masalah lebih awal sehingga mereka lebih mudah untuk ditangani. Kebanyakan orang tahu ini, tetapi mereka masih berharap jika mereka tidak tahu, maka tidak ada hal buruk yang akan terjadi.

9. Makan gula terlalu banyak

Semakin tua, semakin banyak gula yang disimpan sebagai lemak sehingga menyebabkan lebih banyak peradangan. Ini dapat membuat kulit menua, menyebabkan penambahan berat badan berlebih, berkontribusi pada nyeri sendi, dan bahkan dapat menempatkan Anda pada risiko lebih besar untuk penyakit kronis seperti diabetes, obesitas, penyakit jantung, dan kanker.

10. Kurangi karbohidrat untuk menurunkan berat badan

Diet rendah karbohidrat dapat membantu menurunkan berat badan. Tetapi, ini juga dapat meningkatkan faktor risiko untuk banyak penyakit yang disebut penuaan seperti penyakit jantung, diabetes, obesitas, kanker, dan autoimunitas.

Komentar
Share28Tweet18SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Pensiun Tak Cukup Biayai Hidup, Lansia  Terus Bekerja

Populasi Lansia Jepang Tertinggi di Dunia

  ASPEK.ID, JEPANG - Proporsi penduduk Jepang berusia 65 tahun ke atas diperkirakan mencapai 29,6 persen dari total populasi pada...

Kemenkes: 186.629 Orang Dewasa dan 34.961 Anak di RI Alami Depresi

Kemenkes: 186.629 Orang Dewasa dan 34.961 Anak di RI Alami Depresi

  ASPEK.ID, JAKARTA - Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ) mencatat angka gangguan kesehatan jiwa di Indonesia masih tergolong tinggi di...

85% Pekerja Profesional Indonesia Cari Kerja Baru di 2024

Gejala Demensia Bisa Muncul di Usia 40

ASPEK.ID, JAKARTA – Dokter spesialis saraf, dr Sendjaja Muljadi mengatakan anggapan penurunan fungsi kognitif baru terjadi pada usia 60 tahun...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In