ASPEK.ID, JAKARTA – Pemimpin Kuwait, Sheikh Sabah al-Ahmad al-Sabah meninggal dunia di usia 91 tahun pada Selasa (29/9).
Kabar tersebut dilaporkan langsung oleh stasiun televisi negara Teluk yang kaya akan minyak itu.
Istana kerajaan Kuwait Amiri Diwan mengumumkan kabar tersebut sementara Putra Mahkota Sheikh Nawaf al-Ahmad al-Sabah, saudara Sheikh Sabah akan menjadi penggantinya.
Belum diketahui secara pasti penyakit yang diderita Sheikh Sabah. Namun, dia sempat menjalani perawatan medis di Amerika Serikat (AS).
Sheikh Sabah telah memerintah Kuwait sejak 2006 dan dia juga mengarahkan kebijakan luar negerinya selama lebih dari 50 tahun.
Menikah dengan Fatuwah bint Salman, pasangan ini dikaruniai empat orang anak yakni Nasser Sabah Al-Ahmad Al-Sabah, Hamad Al-Sabah, Salwa Al-Sabah dan Ahmad Al-Sabah.
Sheikh Sabah lahir pada 6 Juni1929; umur 91 tahun. Dia adalah putera ke-4 Syekh Ahmad Al-Jaber Al-Sabah (Emir Kuwait periode 1921-1950).





















