ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Kebudayaan, Fadli Zon mengusulkan adanya sebuah manfaat yang bisa didapatkan pengusaha yang menyumbang ke bidang kebudayaan. Misalnya adanya sebuah insentif pajak.
Usulan tersebut diakuinya sempat dibahas secara ringan bersama Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu. Menurut dia, perlu adanya isentif pajak atau pengembalian pajak bagi pengusaha yang peduli ke aspek kebudayaan.
“Bagaimana kita memikirkan juga misalnya mereka yang menyumbang untuk bidang kebudayaan mendapatkan semacam tax rebate, atau tax incentive. Ini juga salah satu cara yang luar biasa,” ungkap Fadli Zon dilansir dari Liputan6.com, Jumat (23/1).
Mulanya, dia menceritakan soal cagar budaya yang bisa membawa dampak ekonomi. Dia juga berharap ada keterlibatan dari pengusaha untuk membuat dampak budaya ke ekonomi bisa semakin maksimal.
Fadli mengatakan, budaya sebelumnya dipandang sebagai aspek yang menghabiskan biaya. Namun, menurut dia budaya bisa berperan pada bergeraknya ekonomi nasional.
“Tadi malam saya meresmikan pemugaran tahap pertama dari Candi Plausan, kemudian juga makam dari seorang Pujangga Panutup Jawa, pujangga besar tanah Jawa yaitu Ranggawarsita. Semua ini bisa menjadi ekonomi budaya,” ungkapnya.
Makam Wali Songo Sumbang Ekonomi Daerah
Pada skala lainnya, dia turut menyinggung makam wali songo yang kerap didatangi oleh ribuan orang. Hal tersebut membawa dampak ekonomi secara langsung ke masyarakat sekitar.
“Bahkan makam-makam wali songo aja bisa menjadi ekonomi budaya bagi masyarakat sekitar, yang datang ribuan, bahkan puluhan ribu. Belum lagi situs budaya seperti Candi Borobudur yang sudah menjadi world heritage. Candi Prambanan. Itu mendatangkan ekonomi budaya yang luar biasa,” beber dia.
Melihat potensi dari cagar budaya dan makam wali songo tadi, Fadli Zon berharap pengusaha swasta masuk untuk memaksimalkan dampak ekonominya.
“Saya kira perlu ada setuhan dari kalangan usahawan, dari kalangan bisnis, dari sektor swasta untuk terus terlibat dan mudah-mudahan melalui forum seperti ini kita berharap kesadaran kebudayaan ke depan ini semakin tinggi di kalangan masyarakat kita, dan menganggap bahwa budaya ini adalah satu engine of growth,” sambung Fadli Zon. []























