ASPEK.ID, JAKARTA – PT Hotel Indonesia Natour (Persero) atau Inna Group ditugaskan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mengelola Wisma Atlet Kemayoran Jakarta yang akan dijadikan RS Darurat Corona.
“Pak Menteri BUMN (Erick Thohir) minta HIN untuk manage Wisma Atlet, karena dia pengalaman untuk manajemen kamar dan sebagainya,” kata Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga di Jakarta, Kamis (19/3).
Inna Group atau HIN dikatakan Arya Sinulingga juga memiliki tugas dan tanggung jawab atas seluruh kebersihan kamar sehingga diharapkan penanganan Covid-19 dapat berjalan dengan lancar.
“Supaya bagus manajemennya, karena ada 2.000 kamar yang disiapkan untuk Covid-19. Sanitasi juga mereka yang kelola,” paparnya.
Operasional rumah sakit darurat Covid-19 di dua tower Wisma Atlet Kemayoran juga akan melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Komandonya berada di tangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,” imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah tower di Wisma Atlet akan difungsikan sebagai rumah sakit darurat penanganan Corona atau Covid-19 dan akan beroperasi pada Senin, 23 Maret 2020 mendatang.
Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta terdiri dari 10 tower dengan jumlah hunian sebanyak 7.426 unit. Luas bangunan di Wisma Atlet Kemayoran adalah 468.700 meter persegi dengan kapasitas hunian 22.278 orang.
Namun untuk tahap awal, dari 2.000 kamar yang direncanakan, akan difungsikan 1.000 kamar terlebih dahulu. RS ini nanti akan menampung Orang Dalam Pengawasan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan pasien positif Covid-19.













![[Foto] RS Darurat Corona Siap Beroperasi](https://aspek.id/wp-content/uploads/2020/03/WhatsApp-Image-2020-03-22-at-16.53.07-350x250.jpeg)







