• Latest
  • Trending
Kapal Kargo Pembawa 25 Ton Asam Nitrat Tenggelam di Sri Lanka

Kapal Kargo Pembawa 25 Ton Asam Nitrat Tenggelam di Sri Lanka

Jamuan Makan Siang Bareng Prabowo, Putin Tawarkan Kerja Sama Kapal dan Nuklir

Prabowo Tawarkan 138 Blok Migas ke Rusia

Kasus Narkoba, Pilot Garuda dan Citilink Dipecat

Garuda Jelaskan Soal Pesawat Pecah Ban di Bandara Sultan Hasanuddin

Biaya Perjalanan Haji 2020 Tidak Naik

Eks Direktur Bina Umrah & Haji Kembalikan Uang US$5 Ribu ke KPK

Respons Iwan Setiawan Usai Sriwijaya FC Takluk di Aceh

Pelatih Legendaris Iwan Setiawan Tutup Usia

Gus Alex Janji Bongkar Aliran Uang Kuota Haji, Termasuk ke Pansus Haji

Gus Alex Janji Bongkar Aliran Uang Kuota Haji, Termasuk ke Pansus Haji

Media Rusia Papar Agenda Prabowo di Vladivostok

Putin Bertemu Prabowo : Indonesia Sahabat Terpercaya Rusia

Pelindo Marine Tingkatkan Kompetensi 73 Nakhoda Lewat Program Kepemimpinan

Pelindo Marine Tingkatkan Kompetensi 73 Nakhoda Lewat Program Kepemimpinan

IPO Perusahaan Milik UGM Ditunda, Ini Alasannya

IPO Perusahaan Milik UGM Ditunda, Ini Alasannya

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

Dam Haji Indonesia Sebanyak 5 Juta Kaleng Daging

Kejagung Jemput Paksa Kajari Sampang

Tim 9 Kejagung Periksa Febrie Adriansyah dan Nurman Herin di Kasus TPPU

Jamuan Makan Siang Bareng Prabowo, Putin Tawarkan Kerja Sama Kapal dan Nuklir

Jamuan Makan Siang Bareng Prabowo, Putin Tawarkan Kerja Sama Kapal dan Nuklir

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

Pesawat yang Ditumpangi Menhut Gagal Mendarat di Pontianak

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, September 3, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Kapal Kargo Pembawa 25 Ton Asam Nitrat Tenggelam di Sri Lanka

by Zamzami Ali
Juni 4, 2021
in GLOBAL
Kapal Kargo Pembawa 25 Ton Asam Nitrat Tenggelam di Sri Lanka

Penampakan kapal kargo MV X-Press Pearl yang terbakar di Sri Lanka. [Sri Lanka Airforce Media/Handout via REUTERS ATTENTION EDITORS]

ASPEK.ID, JAKARTA – Kapal kargo X-Press Pearl yang terdaftar di Singapura telah terbakar selama dua minggu di dekat pelabuhan Kolombo, Sri Lanka. Sebagian lambung kapal kini telah menetap di dasar laut.

Para ahli khawatir ratusan ton minyak di tangki kapal dapat menghancurkan kehidupan laut dan pantai di dekatnya. Dispersan minyak, boom dan skimmer sedang disiapkan, kata mereka.

X-Press Pearl membawa 25 ton asam nitrat, bersama dengan bahan kimia dan kosmetik lainnya, ketika terbakar pada 20 Mei. Banyak dari 1.486 kontainer kapal jatuh ke laut sebelum kobaran api besar dipadamkan awal pekan ini.

BacaJuga

Putin Bertemu Prabowo : Indonesia Sahabat Terpercaya Rusia

Anak Kim Jong Un Ditunjuk Jadi ‘Putri Mahkota’ Korut

Sembunyikan Pisau di Sepatu, WNI Bakal Diadili di Pengadilan Singapura

Belum Ada Laporan WNI Terdampak Banjir Nepal

Banjir Nepal Tewaskan 157 Orang, Ratusan Turis  Hilang

Profesor Malaysia Dipecat Usai Klaim Orang Melayu Kuno Bisa Terbang

Daerah yang paling parah terkena dampak termasuk beberapa pantai paling murni di negara ini yang dekat dengan kota Negombo. Para ahli mengatakan bahwa pelet yang masih berada di laut dapat menyebar hingga ke India, Indonesia, dan Somalia.

Tim penyelamat telah mencoba untuk menarik bangkai kapal yang terbakar lebih jauh dari garis pantai. Tetapi pada hari Kamis, operator kapal yang berbasis di Singapura, X-Press Feeders, mengatakan bagian belakang kapal berada di dasar laut pada kedalaman sekitar 21m (69 kaki) dan bagian depan “menetap perlahan”.

Kapal dan pesawat Angkatan Laut telah memantau bangkai kapal untuk mencari tanda-tanda tumpahan minyak meskipun cuaca buruk menghambat operasi.

Pemerintah telah melarang penangkapan ikan di sepanjang garis pantai sejauh 80 km, sehingga mengakibatkan 5.600 kapal nelayan terdampak. Ratusan anggota militer juga telah dikerahkan untuk membersihkan pantai.

Komentar
Share30Tweet19SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Indonesia MoU Bisnis dengan Rusia

Maersk Antisipasi Kemacetan Masuk Pelabuhan

Perusahaan pengapalan internasional (main line operator/MLO) asal Denmark yakni Maersk berupaya meningkatkan schedule reliability guna meminimalisir dampak negatif kongesti yang...

Lagi, Kapal Tersangkut di Terusan Suez

Lagi, Kapal Tersangkut di Terusan Suez

ASPEK,.ID, JAKARTA - Sebuah kapal raksasa kembali kandas di Terusan Suez, Mesir. Adalah kapal M/T Rumford terdampar di Terusan Suez...

Terusan Suez Bebas, 437 Kapal Antre Masuk

Terusan Suez Bebas, 437 Kapal Antre Masuk

ASPEK.ID, JAKARTA - Kapal kontainer raksasa Ever Given berhasil dibebaskan pada Senin (29/3/2021). Dilansir Bloomberg pada Selasa (30/3/2021), setidaknya ada 3...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In