• Latest
  • Trending
Arus Peti Kemas Pelindo II Turun 4,8 Persen

Kinerja Logistik Pelayaran Alami Kenaikan

Wamen Stella: Lulusan Vokasi Lebih Cepat Dapat Kerja Daripada S1

Wamen Stella: Lulusan Vokasi Lebih Cepat Dapat Kerja Daripada S1

25,22 Juta Penduduk Indonesia Masih Miskin

BPS: Sensus Ekonomi 2026 Sudah 86 Persen

Rupiah Menguat 5 Poin ke Rp14.025

OJK: Dana Asing Masuk ke Pinjol Rp 17 Triliun

Awasi Penerapan Digital ID, Nezar Patria: Lindungi Konsumen dan Pengguna Layanan

Nezar Patria: 3 Strategis Dosen Hadapi AI Generatif

Capital Inflow Indonesia Rp4,37 Triliun, Kepercayaan Global Meningkat

BI Ubah Uang Rusak jadi Medali

Telkom Bukukan Pendapatan Positif Rp75,3 Triliun di Paruh Pertama 2024

Telkom Pangkas 34 Entitas Usaha

Prabowo Targetkan BUMN Tinggal 350 Unit Akhir 2026

Prabowo Sebut Dua Mentornya dalam Menjalankan Pemerintahan

Hari Kucing Sedunia, Bahaya Obesitas pada Anabul

Hari Kucing Sedunia, Bahaya Obesitas pada Anabul

Danantara Dipacu Jadi Penggerak Utama Ekonomi Nasional Era Prabowo

Prabowo: Pendapatan Danantara Naik 400 Persen

Hashim Dorong FORMAS Awasi MBG di Seluruh Indonesia

Hashim Dorong FORMAS Awasi MBG di Seluruh Indonesia

Anak Usaha Waskita Karya Restrukturisasi Utang Rp4 Triliun

Pemerintah Dorong Waskita Karya Jadi Operator Tol

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Investasi Rp44,75 Triliun ke JBS Group di Australia & Selandia Baru

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Agustus 8, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Kinerja Logistik Pelayaran Alami Kenaikan

by Zamzami Ali
Agustus 27, 2020
in BERITA UTAMA, EKONOMI
Arus Peti Kemas Pelindo II Turun 4,8 Persen

Dok. PT Pelindo (Persero)

ASPEK.ID, JAKARTA – Jumlah barang yang diangkut pada periode Juni 2020 tercatat naik sebesar 4,6% mom menjadi 22,7 juta ton.

Secara kumulatif, jumlah barang yang diangkut selama Januari-Juni 2020 mencapai 143,9 juta ton atau naik 0,65% yoy (vs. 3,33% yoy pada 6M19). Hal ini menunjukkan logistik pelayaran dapat survive ditengah pandemi Covid-19, meskipun secara perlahan.

Sebaliknya, data kinerja Indonesia Port Corporation (IPC) menunjukkan adanya penurunan kinerja pada Juni 2020.

BacaJuga

BPS: Sensus Ekonomi 2026 Sudah 86 Persen

Rosan: Danantara Ditawarkan Kelola Bersama Bandara Madinah

Prabowo Masih Cari Calon Gubernur BI Baru, Banyak Nama Masuk Daftar

Jamaah Haji RI Habiskan Rp 4,25 Triliun untuk Beli Oleh-oleh di Arab

Rosan: RI-Arab Saudi Teken MoU Investasi

Airlangga Pastikan Harga Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026

Terdapat empat komponen kinerja IPC yang mengalami penurunan yaitu kontainer turun sebesar -5,9% yoy, non kontainer sebesar -11,8% yoy, arus kapal sebesar -13,9% yoy, dan penumpang sebesar -64,3%.

Sebagai informasi, laju pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) lapangan usaha transportasi dan pergudangan turun paling dalam.

Pada 2Q20, PDB transportasi dan pergudangan turun sebesar -30,84% yoy (vs. 5,88% yoy pada 2Q19). Salah satu penyebab penurunan sektor logistik adalah penurunan volume ekspor dan impor.

Ekspor barang dan jasa turun sebesar 11,66% yoy, sementara impor turun sebesar 16,96% yoy. Penurunan terhadap volume ekspor dan impor menyebabkan penurunan pada aktivitas kargo.

Kedepan, tim riset ekonomi Bank Mandiri memperkirakan sektor logistik akan lebih cepat mengalami recovery.

Daya beli masyarakat diharapkan akan terus meningkat, sehingga dapat menggerakkan ekonomi dan menaikkan kinerja sektor logistik nasional.

Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) memperkirakan kegiatan logistik yang masih bisa bertahan di masa new normal yaitu jasa logistik e-commerce, jasa angkutan barang kiriman (courier service), jasa pergudangan bahan pokok dan bahan retail, jasa layanan logistik yang berkaitan dengan transaksi b to c (business to consumer) dan c to c (consumer to consumer).

Komentar
Share25Tweet16SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Cangkrukan Kearifan Lokal Kampanyekan Keselamatan Pelayaran

' Surabaya – Para awak kapal Pelindo Marine yang bertugas di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, mengikuti 'cangkrukan' atau sarasehan membahas...

Pertamina  Layani Banker Rendah Sulfur di Cilacap

Pertamina Gencar Ekspansi Dorong Daya Saing Logistik ASEAN

PT Pertamina International Shipping berupaya mendorong kemajuan industri logistik di Tanah Air. Saat ini perusahaan mengoperasikan lebih dari 300 kapal...

Serangkaian Capaian Peningkatan Utilitas Batam Logistic Ecosystem

Sri Mulyani: Logistik Indonesia Ketinggalan Dibandingkan ASEAN

Menkeu Sri Mulyani Indrawati mendorong sistem logistik yang semakin kompetitif melalui Sistem Indonesia National Single Window (SINSW) yang dinilai sudah...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In