PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), anggota Mining Industry Indonesia (MIND ID) – Badan Usaha Milik Negara Holding Industri Pertambangan, mengumumkan pertumbuhan kinerja keuangan positif Perseroan selama periode sembilan bulan 2021 (9M21).
Pertumbuhan kinerja yang positif tersebut sejalan dengan upaya Perseroan untuk meningkatkan nilai tambah produk, optimalisasi kinerja produksi dan penjualan serta penerapan manajemen biaya yang tepat dan efisien.
Pada 9M21, kinerja operasional dan keuangan ANTAM yang solid tercermin dari Laba Sebelum Bunga, Pajak, Penyusutan dan Amortisasi (EBITDA) sebesar Rp3,94 triliun.
Pertumbuhan profitabilitas ANTAM pada 9M21 tercermin dari laba kotor ANTAM sebesar Rp5,14 triliun, meningkat 77% dari laba kotor Periode Sembilan Bulan Pertama 2020 (9M20) sebesar Rp2,90 triliun.
Sedangkan laba usaha ANTAM pada 9M21 tercatat sebesar Rp2,35 triliun, meningkat 63% dari laba usaha pada 9M20 sebesar Rp1,44 triliun.
Peningkatan laba kotor dan laba usaha yang solid mendukung laba bersih ANTAM pada 9M21 sebesar Rp1,71 triliun, meningkat 105% dibandingkan laba bersih pada 9M20 sebesar Rp835,77 miliar.
Penerapan strategi operasional Perseroan yang tepat juga tercermin dari profitabilitas positif dari komoditas utama Perseroan yang terdiri dari produk nikel, emas, dan bauksit. Sepanjang 9M21,
Perseroan menghasilkan arus kas masuk yang positif dari aktivitas operasi sebesar Rp4,45 triliun, meningkat signifikan 298% dibandingkan kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi pada periode 9M20 sebesar Rp1,12 triliun.
Pada 9M21, Perseroan membukukan kenaikan bersih pada kas dan setara kas sebesar Rp2,36 triliun. Kas dan setara kas ANTAM pada 9M21 mencapai Rp6,37 triliun, meningkat 73% dari 9M20 sebesar Rp3,67 triliun.
Informasi lebih lanjut Laporan Keuangan Konsolidasian Interim ANTAM untuk tanggal 30 September 2021 tersedia di situs resmi Perseroan, www.antam.com.
Kinerja keuangan ANTAM yang solid juga tercermin dari kinerja Perseroan untuk tetap mempertahankan peringkat kredit korporasi dari S&P Global pada peringkat “B+/outlook stable” serta peringkat Obligasi Berkelanjutan I Tahun 2011 ANTAM dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) di “idA/pandangan stabil”.






















