• Latest
  • Trending

Pembaruan Core Tax Administration System Diluncurkan

Kapal Pembawa 11 Turis Asing Hilang Kontak di Gorontalo

Kapal Bawa 243 Penumpang Hilang Kontak di Laut Jawa

Gelar RUPS, Ini Profil 3 Calon Dirut BTN

BTN Ungkap Fakta di Balik Isu Rp17 Miliar Dana Nasabah yang Viral di Medsos

Jokowi Hadiri Acara Khitanan Anak Ustadz Ujang Busthomi

Jokowi Hadiri Acara Khitanan Anak Ustadz Ujang Busthomi

Alasan Helikopter Tak Dikerahkan Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Nezar Patria: Komdigi Lacak Sinyal HP Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

2 Pria Pembawa Molotov Diamankan saat Demo Mahasiswa di Jakarta

Polisi Bongkar Sosok Pendana Massa Ricuh 27 Agustus

Pertamina Tambah Titik Operasional BBM Satu Harga di NTB

Pertamina Pastikan Harga BBM Sesuai Kebijakan Pemerintah

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Gempa M 5,9 Guncang Kepulauan Seribu, Terasa hingga Bogor

Persis Solo Resmi Umumkan 32 Pemain untuk Championship 2026/27

Persis Solo Resmi Umumkan 32 Pemain untuk Championship 2026/27

Wapres Gibran Jenguk Siswa Keracunan MBG & Minta Maaf   

Wapres Gibran Jenguk Siswa Keracunan MBG & Minta Maaf   

Bisnis SMS dan Telepon Turun, Telkom Indonesia Masih Laba Rp 16,46 T

Danantara Ungkap Alasan Pemindahan Kantor BGN ke Gedung Telkom

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

KPK Periksa Anggota Polri Terkait Pengembangan Kasus Suap Bupati Bekasi

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, September 13, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Pembaruan Core Tax Administration System Diluncurkan

by REDAKSI
November 18, 2020
in EKONOMI

ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa reformasi perpajakan yang dimulai sejak 40 tahun yang lalu terus berlanjut hingga saat ini.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Ditjen Pajak belum lama ini, meluncurkan Pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (PSIAP) atau core tax administration system melalui Keputusan Menteri Keuangan No.483/KMK.03/2020. 

“Kalau sekarang kita membentuk PSIAP, yaitu tim pembaru sistem inti administrasi perpajakan, jangan dilupakan juga ini merupakan kelanjutan dari ikhtiar reformasi kita,” kata Menkeu pada acara Pengukuhan dan Pembekalan Tim Pelaksana PSIAP.

BacaJuga

Anggota DPR Masuk Desil 4, BPS Jelaskan Penyebab

Buka Rekening 200 Juta Warga, Pemerintah Siapkan Rp11 Triliun

Purbaya: Ada Rp 100 Triliun Uang Pemda tidak Terpakai

Karhutla dan Abu Anak Krakatau Ancam Aktivitas Ekonomi Hingga Rp 123,1 Triliun

Harga Emas Antam 8 September 2026 Turun, Segini Harganya

OJK Tutup 951 Pinjol Ilegal

Menkeu berharap dengan adanya Tim Pelaksana PSIAP, rasio pajak terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dapat naik signifikan. Tim diharapkan mengerahkan berbagai upaya dengan membuat rencana kerja dan indikator keberhasilan yang jelas. 

“Agar kita mewujudkan tidak hanya Direktorat Jenderal Pajak yang handal, tapi ujungnya adalah penerimaan pajak yang rasionya terhadap GDP harus naik. Bahkan saya harus mengatakan minimal dua kali lipat. Jadi, kalau Anda berbicara tentang penerimaan pajak sekarang 1.700 (triliun rupiah) ya kira-kira dua kali lipat penerimaan pajak yang harusnya kita bisa collect. Indikatornya tidak abstrak,” tegas Menkeu.

Lebih lanjut, Menkeu meminta seluruh keluhan Wajib Pajak (WP) diinventarisasi dan diberikan solusi dalam menjawab keluhan tersebut. Menurutnya, WP harus diberikan kemudahan dan keadilan dalam membayar pajak.

“Terus menerus berorientasi kepada bagaimana Wajib Pajak dimudahkan, diberikan kepastian, diberikan keadilan, diberikan suatu proses yang tidak berliku-liku, sehingga orang membayar pajak sedapat mungkin ikhlas tapi dia merasa bahwa dia melakukan kewajiban konstitusi tanpa menambah beban yang lain,” harap Menkeu.

Menkeu pun menegaskan pentingnya data dan informasi terutama pada, dan setelah masa pandemi Covid-19 yang berubah ke digital. Untuk itu, Menkeu ingin agar Tim Pelaksana PSIAP mengantisipasi tren dan tantangan tersebut. Selain itu, Tim juga diharapkan dapat bersinergi dengan kementerian/lembaga (K/L) lain, Pemerintah Daerah, dunia usaha, masyarakat luas, dan dunia internasional.

“Jagalah integritas dan kapabilitas dari sistem kita itu. Jangan sampai compromise yang kemudian menyebabkan confidence dari masyarakat, dunia usaha, Pemerintah Daerah, dan dunia internasional semuanya kemudian menurun. Inilah yang saya harapkan di dalam transformasi digital ini, tim 169 (Tim Pelaksana PSIAP) menjadi tim yang sangat penting,” pesannya.

Keberhasilan Tim Pelaksana PSIAP, kata Menkeu, identik dengan keberhasilan Ditjen Pajak, Kemenkeu, dan Negara Indonesia untuk bisa melanjutkan perjalanan untuk mencapai cita-cita negara melalui penerimaan perpajakan yang makin baik. 

“Harapan Pemerintah, seluruhnya, Presiden Jokowi, saya sebagai menteri keuangan dan seluruh masyarakat Indonesia adalah agar Anda betul-betul mampu mewujudkan sebuah pondasi sistem perpajakan Indonesia yang benar-benar efektif, efisien, handal, dan adil,” pungkas Menkeu.

Komentar
Share17Tweet11SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Kata Purbaya Usai Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi BI

Purbaya: Ada Rp 100 Triliun Uang Pemda tidak Terpakai

ASPKE.ID, JAKARTA -  Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah daerah (pemda) masih memiliki dana berlebih atau excess liquidity sekitar...

Kata Purbaya Usai Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi BI

Hadapi Bencana, Purbaya Tambah Rp5 Triliun ke BNPB

  ASPEK.ID, JAKARTA - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memastikan bahwa ketahanan APBN tetap berada dalam kondisi aman meski Indonesia...

Jumlah Penduduk Miskin di Indonesia Capai 24,79 Juta

Purbaya Yakin Pertumbuhan 6 Persen pada 2027 Ciptakan 2,4 Juta Lapangan Kerja

  ASPEK. ID, JAKARTA – Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6% pada 2027. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan target...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In