• Latest
  • Trending

Penjualan Kereta PT INKA di 2019 Capai Rp2,42 T

Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR 2026, Jokowi Hadir

Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR 2026, Jokowi Hadir

Banggar DPR Tolak Pangkas Subsidi BBM

Ada Hadiah Kemerdekaan di 24 SPBU, Ini Syarat Ikut Promo MyPertamina

Krakatau Steel Resmi Luncurkan Logo Baru

Peneliti Apresiasi Danantara Sukses Restrukturisasi Krakatau Steel dan Kimia Farma

Prabowo Targetkan BUMN Tinggal 350 Unit Akhir 2026

Hari ini Prabowo Pidato Sampaikan RUU APBN 2027-Nota Keuangan

Butik Emas Logam Mulia Surabaya 1 Pindah Alamat

Purbaya Ungkap Penyebab Penyelundupan Emas Makin Ramai

Kartika Wirjoatmodjo Jadi Komut Mandiri, Chatib Basri Wakomut

Bank Dorong UMKM Naik Kelas, Penyaluran KUR Rp169 Triliun

Prabowo Dorong Produksi Motor Listrik Nasional Hingga 2 Juta Unit

Prabowo Dorong Produksi Motor Listrik Nasional Hingga 2 Juta Unit

Barata Indonesia Kirim Reaktor B100 ke Kalsel Dukung EBT Nasional

Barata Indonesia Kirim Reaktor B100 ke Kalsel Dukung EBT Nasional

China No 2 Terbanyak Miliarder Selama Pandemi Covid

Utang Pemerintah Rp10.000 Triliun, Apakah Masih Aman?

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Periksa Anggota DPRD DKI Bebizie di Kasus TPPU Korupsi Batu Bara

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Taksir Pasar Motor Listrik RI Rp 3.036 Triliun

5 Agenda RUPSLB BRI, Kamis 21 Januari

BRI Salurkan KUR Rp103 T ke 2 Juta Debitur

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Agustus 14, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Penjualan Kereta PT INKA di 2019 Capai Rp2,42 T

by Zamzami Ali
Agustus 19, 2019
in BUMN

ASPEK.ID, JAKARTA – PT Industri Kereta Api atau INKA (Persero) membukukan penjualan sebesar Rp2,42 triliun hingga Agustus 2019. Rencana Anggaran dan Kerja Perusahaan (RKAP) Badan Usaha Milik Negara itu ditargetkan sebesar Rp3,75 triliun.

Direktur Utama PT Inka Budi Noviantoro mengatakan bahwa penjualan kereta sampai semester I 2019 menyentuh angka Rp1,12 triliun dan sisanya pada Juli hingga pertengahan Agustus.

Budi Noviantoro menyebut, perseroan mengejar realisasi target penjualan tahun ini dan akan mengebut produksi dan pengiriman pesanan ekspor kereta dari beberapa negara. Salah satunya, Bangladesh.

BacaJuga

Peneliti Apresiasi Danantara Sukses Restrukturisasi Krakatau Steel dan Kimia Farma

Rosan Ungkap 10 Perusahaan RI Siap Garap Motor Listrik Nasional

Direktur Niaga Garuda Dicopot, Komisaris Siapkan Pelaksana Tugas

Bos Danantara Bakal Bebaskan DP Beli Motor Listrik

Pelita Air Bidik Penumpang HUT RI, Harga Tiket Dipangkas 45%

Pelindo Maritim Pindahkan “Lumbung Energi”, Benoa Disiapkan Jadi Destinasi Maritim Dunia

Perseroan mengekspor hasil produksinya ke Bangladesh mulai Januari 2019. Sejauh ini, perseroan sudah mengirimkan 50 kereta pesanan Bangladesh Railway untuk Chittagong Port.

Kemudian, pengiriman 200 kereta berikutnya dilakukan secara bertahap mulai Juli 2019. “26 kereta batch awal telah dikirimkan pada 24 Juli 2019 menuju Chittagong Port, Bangladesh,” kata Budi Noviantoro dilansir dari laman CNN.

Perseroan memproduksi 250 kereta untuk Bangladesh Railway. Pengadaan 250 kereta tersebut merupakan hasil lelang yang dimenangkan PT Inka pada 2017 lalu, dengan nilai kontrak sebesar US$100,89 juta.

“September nanti kami akan mulai pengiriman lagi (ke Bangladesh),” imbuhnya.

PT INKA merupakan BUMN manufaktur sarana perkereta-apian pertama dan terbesar di kawasan Asia Tenggara (ASEAN). Secara formal, PT INKA (Persero) berdiri pada tanggal 18 Mei 1981. Selanjutnya dilakukan penyerahan operasional pabrik kereta api oleh pihak PJKA  pada tanggal 29 Agustus 1981.

Awalnya, PT INKA (Persero) berada dalam pembinaan teknis Departemen Perhubungan, kemudian dibawah Dewan Pembina Industri Strategis (DPIS) pada 1983, tahun 1989 dibawah Badan Pengelola Industri Strategis (BPIS) dan pada tahun 1998, pengelolaannya di bawah Menteri Pendayagunaan BUMN.

Pada tahun yang sama (1998), PT INKA menjadi anak perusahaan dari holding PT Bahana Pakarya Industri Strategis (BPIS). Menyusul dibubarkannya PT BPIS pada 2002, PT INKA berada dalam pengelolaan Kementerian BUMN hingga sekarang.

Komentar
Share103Tweet64SendShareShare18Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

KAI Rugi Rp 3,5 Miliar Gara-gara Refund Tiket Akibat Banjir

Ada Zikir di Monas, Penumpang Bisa Naik KA di Jatinegara

Jakarta - Sebanyak 13 perjalanan kereta api (KA) keberangkatan Stasiun Gambir bisa berhenti di Stasiun Jatinegara hari ini karena ada...

KRL Jabodetabek Angkut 1 Juta Penumpang Setiap Hari

KRL Jabodetabek Angkut 1 Juta Penumpang Setiap Hari

Jakarta - Jumlah pengguna KRL Commuter Line Jabodetabek tercatat mencapai 156,81 juta orang sepanjang semester I/2024. VP Corporate Secretary PT...

KAI Daop Surabaya Stop Operasi Hingga 31 Mei

Triwulan I 2024, Volume Penumpang Kereta Api Naik 11%

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat volume penumpang kereta api pada triwulan I 2024 yaitu sebanyak 11.379.196 penumpang, terdiri dari...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In