• Latest
  • Trending

Perbesar Porsi Saham Publik, Kimia Farma akan Terbitkan Saham Baru

BGN Pecat Kepala SPPG Lampung Timur, Ini Kasusnya

Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Baru yang Ditunjuk Prabowo

Prabowo Ganti Kepala BGN

Prabowo Ganti Kepala BGN

Cerita Saodah, Berlari dengan Tongkat Selamatkan Diri Saat Kebakaran Kemayoran

Cerita Saodah, Berlari dengan Tongkat Selamatkan Diri Saat Kebakaran Kemayoran

Nadiem soal Tuntutan 18 Tahun: Lebih Berat dari Teroris

Pleidoi Kasus Chromebook, Nadiem Klaim Negara Hemat Rp 3,9 Triliun

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

Anggota Komisi IX DPR Kritik Kepala BGN Wacanakan MBG Masuk Saudi

Kebakaran Kemayoran Bikin 620 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Kebakaran Kemayoran Bikin 620 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Kenakan Jaket Ojol Saat Hadapi Sidang Pleidoi

Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Kenakan Jaket Ojol Saat Hadapi Sidang Pleidoi

Pendaki asal Aceh Utara Hilang di Gunung Seulawah

Pendaki asal Aceh Utara Hilang di Gunung Seulawah

Kabar Baik! Gaji ke-13 ASN hingga Pensiunan Mulai Cair Hari Ini

Kebakaran Hebat di Kemayoran, 250 Rumah Ludes dan 3 Warga Terluka

Kebakaran Hebat di Kemayoran, 250 Rumah Ludes dan 3 Warga Terluka

Danantara Nilai Reformasi OJK Kunci Kredibilitas Pasar Modal

CEO Danantara Bertemu Raksasa Bisnis Prancis, Ini Hasil Pembahasannya

Indonesia Hajar Myanmar 3-0, Ini Posisi Garuda Muda di Grup A

Indonesia Hajar Myanmar 3-0, Ini Posisi Garuda Muda di Grup A

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, Juni 3, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Perbesar Porsi Saham Publik, Kimia Farma akan Terbitkan Saham Baru

by REDAKSI
Agustus 28, 2019
in BUMN

ASPEK. ID, JAKARTA – Emiten farmasi BUMN, PT Kimia Farma Tbk (KAEF)berencana menambah modal melalui mekanisme hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Jumlah saham yang ditawarkan perseroan sebanyak 1,57 miliar unit saham setara 22,14% saham yang dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.

Aksi korporasi ini akan diputuskan pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 18 September 2019. Dengan asumsi harga per lembar saham baru, pada harga penutupan hari ini Rp 3.080/unit, maka Kimia Farma berpotensi menghimpun dana sebesar Rp 4,86 triliun.

Rencana ini sebetulnya sudah dikemukakan Direktur Utama Kimia Farma, Honesti Basyir beberapa waktu lalu. Pasalnya, emiten dengan kode saham KAEF tersebut membutuhkan pendanaan untuk pengembangan bisnis perseroan ke depan.

BacaJuga

CEO Danantara Bertemu Raksasa Bisnis Prancis, Ini Hasil Pembahasannya

Danantara Bakal Umumkan Petinggi DSI Pekan Depan, Siapa Saja?

Wamentan Pastikan PT DSI Tak Cari Untung, Pengusaha Sawit Diminta Tak Khawatir

Pindad Rombak Direksi dan Komisaris, Heru Puryanto Jadi Wadirut

RUPS PT PAL Putuskan Kaharuddin Tetap Dirut, Komisaris Dirombak

Danareksa Rombak Jajaran Direksi, Ngurah Wirawan Jadi Dirut

Advertisement. Scroll to continue reading.

Melalui rights issue, kata Honesti, akan meningkatkan porsi kepemilikan saham publik yang saat ini komposisinya baru mencapai 9,97% atau sebesar 554 juta lembar saham. Sedangkan, 90% saham KAEF atau setara 5 juta lembar saham dimiliki pemerintah Indonesia.

“Menurut kami floating share (saham publik beredar) di market sekarang itu masih perlu kita tingkatkan lagi menjadi 20-30%, kalau sudah mendapat persetujuan akan kita sampaikan,” kata Direktur Utama Kimia Farma Honesti Basyir, beberapa waktu lalu.

Perkembangan terbaru yang disampaikan manajemen kepada otoritas bursa, dana dari hasil aksi korporasi ini rencananya akan dipakai untuk modal kerja, pengembangan usaha perseroan dan entitas anak.

Dampak dari rights issue ini bagi pemegang saham yang tidak menggunakan HMETD akan terkena dilusi atas persentasi porsi kepemilikannya di Kimia Farma dari jumlah maksimum sebesar 22,14% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh.

“Saham seri B yang ditawarkan melalui PHMETD dengan harga yang ditawarkan akan diumumkan kemudian di dalam prospektus dengan memperhatikan peraturan dan ketentuan yang berlaku,” tulis manajemen Kimia Farma, dalam keterbukaan informasi, dikutip Selasa (13/8/2019).

Selain rights issue, sebelumnya, manajemen Kimia Farma sempat mewacanakan akan menerbitkan surat utang jangka pendek atau

atau medium term notes (MTN). Hanya saja, Kimia Farma belum merinci berapa nilai MTN yang akan diterbitkan perusahaan, sebab saat ini kajiannya masih dilakukan.

Nantinya, dana hasil penerbitan MTN akan dipakai memenuhi anggaran belanja modal (capital expenditures/capex) Kimia Farma yang diproyeksikan mencapai Rp 4,2 triliun sepanjang tahun 2019.

Pada Maret lalu, Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) sempat menyampaikan rencana penerbitan saham baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue senilai Rp 2 triliun – Rp 3 triliun guna memperbesar pendanaan guna ekspansi bisnis.

Honesti menargetkan rights issue tersebut dapat diterbitkan tahun ini. Pembahasan mengenai rencana strategis tersebut masih dikaji lebih lanjut dengan pemerintah selaku pemegang saham dwiwarna (golden share) perseroan.

Komentar
Share16Tweet10SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Kimia Farma RUPST, Jubir Satgas Covid Jadi Komisaris

Emiten BUMN farmasi terbesar di Indonesia PT Kimia Farma Tbk (KAEF) melakukan pergantian dan perampingan direksi. David Utama ditunjuk sebagai...

Kimia Farma Terima Pekerja

PT Kimia Farma Tbk membuka lowongan kerja bagi putra putri bangsa lulusan D3 hingga S1 yang ingin berkecimpung di dunia...

Tokoh GP Ansor Jadi Komisaris Kimia Farma

ASPEK.ID, JAKARTA -  Menteri BUMN Erick Thohir  menunjuk Rahmat Hidayat Pulungan  sebagai  anggota Dewan Komisaris Independen di PT Kimia Farma...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Pengunjung Monas Dibatasi 200 Orang/Jam

Menteri BUMN Hijaukan Monas

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Gibran Ungkap Kondisi Prabowo Usai Operasi Besar

Besok Sidang Kabinet Paripurna di Istana, 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

BGN Pecat Kepala SPPG Lampung Timur, Ini Kasusnya

Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Baru yang Ditunjuk Prabowo

Prabowo Ganti Kepala BGN

Prabowo Ganti Kepala BGN

Cerita Saodah, Berlari dengan Tongkat Selamatkan Diri Saat Kebakaran Kemayoran

Cerita Saodah, Berlari dengan Tongkat Selamatkan Diri Saat Kebakaran Kemayoran

Nadiem soal Tuntutan 18 Tahun: Lebih Berat dari Teroris

Pleidoi Kasus Chromebook, Nadiem Klaim Negara Hemat Rp 3,9 Triliun

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In