• Latest
  • Trending
Rahasia Owner Kutus-Kutus Beli Kastil di Belanda

Rahasia Owner Kutus-Kutus Beli Kastil di Belanda

Kata Purbaya Usai Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi BI

Purbaya Pamer Beri Makan Ikan di Kolam

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Prabowo Minta Disusun UU Pelaku Karhutla Sebagai Terorisme Ekologi

Alasan Kominfo Blokir Situs TikTok Cash

Pendiri TikTok Jadi Orang Terkaya di Asia

Jokowi Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue

Jokowi Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue

RNI Ajak Milenial Jadi Petani Tebu

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu

Jumlah Penduduk Miskin di Indonesia Capai 24,79 Juta

UMP 2027 Diusul Naik Hingga 9,5%

KAI Catat Pertumbuhan Pengguna LRT Jabodebek pada Triwulan III 2024

Pramono: Di Era Prabowo Investasi di Jakarta Tumbuh Pesat

R. Mahelan Prabantarikso Ditunjuk Jadi Direktur Utama Askrindo

R. Mahelan Prabantarikso Ditunjuk Jadi Direktur Utama Askrindo

Kebakaran Kemayoran Bikin 620 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Kebakaran Gudang di Kosambi Tangerang Meluas

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

BEI Resmi Berlakukan Harga Saham Rp 1 Mulai 28 September 2026

Demokrat: Semeru Meletus Tanpa Peringatan Dini; Panggil Menteri ESDM

Ili Lewotolok Meletus 270 Kali dalam Sehari, Abu Vulkanik Lumpuhkan 2 Bandara

Iuran BPJS Kesehatan Resmi Naik Dua Kali Lipat

BPJS Kesehatan Defisit Rp2 Triliun/Bulan

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, September 17, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Rahasia Owner Kutus-Kutus Beli Kastil di Belanda

by Aspek
Januari 12, 2021
in EKONOMI
Rahasia Owner Kutus-Kutus Beli Kastil di Belanda

ASPEK.ID, JAKATA – Owner Minyak Kutus-kutus Servasius Bambang Pranoto mengungkapkan dirinya memegang teguh strategi yang diciptakan, yakni menciptakan produk yang luar biasa (excellent product), mengelola keuangan, serta pemanfaatan sosial media sebagai sarana pemasaran.

Produsen minyak balur asli Bali mampu mempertahankan bisnisnya pada covid-19. Bahkan membeli kastil di Belanda.

“Minyak Kutus-kutus mampu menyelesaikan semua (tantangan pandemi) ini dengan cukup baik sampai 2020, walaupun produksi kita hanya separuh daripada tahun-tahun sebelumnya. Tapi sekarang modal kita cukup, uang cukup, semuanya cukup, produksi juga cukup. Jadi keadaan pandemi tidak menggoyahkan kita satu sentimeter pun,” ungkap Bambang dalam webinar BCA Mendukung Gernas BBI 2021, Senin, (11/1/2021).

BacaJuga

UMP 2027 Diusul Naik Hingga 9,5%

Pramono: Di Era Prabowo Investasi di Jakarta Tumbuh Pesat

BEI Resmi Berlakukan Harga Saham Rp 1 Mulai 28 September 2026

Rupiah Loyo Lagi, Dolar AS Menguat ke Level Rp 17.700

Emas Antam Berbalik Naik Setelah Dua Hari Turun, Cek Harga Terbarunya

Negara Pemberi Utang Terbanyak ke RI

Bagaimana bisa membeli kastil di Belanda? dikutip dari medcom, Bambang menerapkan strategi memanfaatkan pinjaman perbankan untuk membiayai operasional perusahaan, biaya produksi, dan sisanya ditabung.

Ia terus melakukan langkah tersebut hingga tabungannya membesar. Tabungannya pun dijadikan agunan saat perusahaannya memerlukan pinjaman.

“Kita kan biasa nyicil (dengan jumlah pinjaman) besar-besar setiap bulan, nah sekarang kita nyicil kecil. Sisanya masih kita pergunakan untuk hal lain untuk mengembangkan perusahaan. Kita beli kastil di Belanda untuk kantornya Kutus-kutus,” jelasnya.

Bambang mengungkapkan, langkahnya membeli kastil di Belanda agar produknya diakui dan mendunia. Sebab saat masuk ke swalayan Asia, Bambang kecewa karena produk-produk Indonesia kalah saing dengan produk milik Singapura dan Thailand.

“Ini sedikit sok-sokan, tapi menurut saya supaya bangga lokal dan go international. Kenapa saya beli kastil di Eropa? Karena produk Indonesia enggak ada yang bunyi satu pun. Makanya, ini butuh sebuah gerakan yang sifatnya signifikan sehingga masyarakat sana ngeh terhadap produk Kutus-kutus,” tegas Bambang.

Menurutnya beli kastil bukan sok-sokan, tetapi ini untuk brand Minyak Kutus-kutus masuk ke Belanda dengan terhormat. Dengan beli kastil akan memberikan dampak bahwa kita bukan produk ecek-ecek, tapi kita produk yang elegan.

Bambang menekankan bangga terhadap produk-produk lokal tidak harus dilakukan dengan melakukan kampanye secara besar-besaran. Sebab, Indonesia sudah terkenal kekayaan alamnya, sehingga olahan apapun yang dibuat dari Indonesia, akan sendirinya dicap sebagai produk Indonesia.

Asalkan, produk tersebut mempunyai kualitas yang bagus dan bisa bersaing secara global.

“Tapi ini masalahnya karena strategi marketing perusahaan-perusahaan asing yang terus mendegradasi produksi lokal. Untuk itu, kita harus fight, bahwa kita setara dengan mereka,” tutup Bambang.

Komentar
Share127Tweet79SendShareShare22Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

No Content Available
Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In