• Latest
  • Trending

Selamatkan AJBB 1912 Dengan ‘Utmost Good Faith’

Trump Sebut Kesepakatan AS-Iran Segera Rampung, Selat Hormuz Bakal Dibuka Lagi

Trump Sebut Kesepakatan AS-Iran Segera Rampung, Selat Hormuz Bakal Dibuka Lagi

Anggota DPR Gus Hilman Lewati Masa Kritis Usai Kecelakaan di Tol Paspro

Anggota DPR Gus Hilman Lewati Masa Kritis Usai Kecelakaan di Tol Paspro

Militer Israel Tangkap 2 Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan ke Gaza

9 WNI Korban Penangkapan Israel Tiba di RI Sore Ini

Adam Alis Kubur Asa Persija Raih Gelar Juara

Persib Bandung Juara BRI Super League 2025/26

Gencatan Senjata Diperpanjang, Trump Ingin Israel-Lebanon Bertemu di AS

Trump Ngaku Minyak Venezuela Jadi ‘Modal’ Perang Lawan Iran

Solusi Bangun Indonesia Catat Laba Rp658,7 Miliar, Siap Ekspor Semen ke AS

Solusi Bangun Indonesia Catat Laba Rp658,7 Miliar, Siap Ekspor Semen ke AS

Dua Gardu Induk di Aceh Masih Tahap Penormalan Pascablackout Sumatera

Militer Israel Tangkap 2 Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan ke Gaza

9 WNI yang Ditangkap Israel Tiba di Jakarta Besok

Banggar DPR Tolak Pangkas Subsidi BBM

Ramai Isu Pembatasan Pertalite per 1 Juni 2026, Ini Penjelasan Pertamina

Bos Intelijen AS Mundur, Sempat Cekcok dengan Trump Soal Perang Iran

Bos Intelijen AS Mundur, Sempat Cekcok dengan Trump Soal Perang Iran

PLN Pinjam  Rp8,5 Triliun dari ADB

Penjelasan PLN Soal Pemadaman Listrik Berjam-jam di Sumatera

Danantara Nilai Reformasi OJK Kunci Kredibilitas Pasar Modal

DSI Resmi Meluncur Pekan Depan, Kantornya di Gedung Danantara

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Mei 25, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Selamatkan AJBB 1912 Dengan ‘Utmost Good Faith’

by Zamzami Ali
Maret 21, 2021
in BERITA UTAMA, BUMN, OPINI, TERPOPULER

ASPEK.ID, JAKARTA – Kasus gagal bayar yang dialami perusahaan asuransi kepada para pemegang polis menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir.

Kasus gagal bayar premi tersebut terjadi pada perusahaan-perusahaan asuransi besar seperti kasus yang dialami oleh Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar transaksi keuangan yang menjurus kepada fraud, harus dilakukan tindakan tegas. Demikian dikatakan Kepala Negara dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2021, pada Jumat (15/1) lalu.

BacaJuga

DSI Resmi Meluncur Pekan Depan, Kantornya di Gedung Danantara

Purbaya Sebut BUMN Ekspor Bisa Tambah Pendapatan Negara hingga 2 Kali Lipat

Danantara Buka Suara soal Isu Eks Bos Vale Jadi Dirut DSI

Ekspor SDA Kini Wajib Lewat BUMN, Prabowo Terbitkan PP Baru

Hotman Paris Ngaku Ditelepon Prabowo soal Kasus Nadiem

Kaesang Bakal Umumkan Posisi Jokowi di PSI Saat Safari Nasional

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dari amanah Bapak Presiden itu tentunya kita dapat jabarkan, misalnya dalam case AJBB 1912 sebagai berikut :

Hindari hal yang membahayakan Konsumen dan Sektor Jasa Keuangan, dan semaksimal mungkin  tidak merugikan masyarakat Pempol, ujung tombak perusahaan seperti pekerja, agen asuransi, tenaga outsourcing, dan sebagainya, serta pedomani peraturan perundangan dan norma hukum yang berlaku.

Pengelola Statuter

Selain itu juga penting mempertimbangkan alternatif solusi sesuai amanah ketentuan peraturan perundangan yang berlaku, salah satunya yang diamanahkan undang-undang yaitu Pengelola Statuter (PS).

AJBB 1912 kini realitasnya vacuum of power (tanpa organ yang memenuhi ketentuan anggaran dasar/AD).

Bagaimana caranya bisa segera menyelenggarakan pemilihan Badan Perwakilan Anggota (BPA) baru yang menghasilkan BPA baru yang legitimate dan kredibel serta tidak cacat hukum pelaksanaan mekanismenya?

Dalam kondisi ini, apa dan siapa yang bertanggung jawab dan bertindak untuk menetapkan solusi?

Parallel Run

Mungkin selain penetapan PS, masih ada alternatif solusi lain yang lebih baik, silakan kewenangannya lembaga yang berkompeten menetapkan apa lagi yang terbaik dan aman bagi seluruh masyarakat, agar tidak berlarut dan menjadikan bom waktu.

Agar tindakan korporasi tidak bermasalah hukum di kemudian hari, tentu harus menghindari penyimpangan dari etika bisnis serta tidak terjadi penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power).

Kemudian, organ BPA baru AJBB 1912 yg kredible dan legitimate harus segera terbentuk sesuai mekanisme dan norma yang berlaku (mungkin harus seperti layaknya model pemilu, mempedomani azas luber dan jurdil.

Tentu harus ada KPU, Bawaslu, Lembaga Independen yang ikut mengawasi, tidak boleh ada suara yang hilang, semua pempol sebagai anggota pemilik perusahaan tanpa terkecuali harus ikut pemilihan).

Sambil memikirkan dan memutuskan mekanisme pemilihan BPA baru, jangan lupa bom waktu lain yaitu persoalan likuiditas AJBB 1912 tidak kalah penting dan beratnya.

Selain itu, juga bagaimana mencari solusi pendanaan untuk pembayaran klaim  masyarakat Pempol yang sudah resah dan pasrah, gaji bulanan pegawai yang resah karena terseok seok, hak agen yang tertahan, tertunggaknya berbulan bulan honor wong cilik (OB, juru layan, tenaga keamanan dan tenaga outsourching lainnya).

Keadaan ini sejatinya bisa berakibat pelayanan operasional  terbengkalai, kewajiban perusahaan lainnya yang mungkin banyak yang tertunda dan diabaikan apakah kepada Negara atau mitra kerja lainnya.

Setelah BPA baru terpilih, kemudian bisa dilanjutkan dengan penetapan Direksi dan Komisaris (yang memiliki kompetensi & integritas tinggi) yang dibentuk oleh BPA baru tersebut.

Selanjutnya tugas PS sudah cukup, segera berakhir dan serahkan kembali ke manajemen perusanaan yang baru terbentuk.

Memang belum ada jaminan juga manajemen baru itu akan mampu menyelamatkan AJBB. Tetapi, insan AJBB yang terkait harus bergandeng tangan, kembali ke prinsip usaha bersama, kekeluargaan, gotong royong, sehingga organ baru yang terbentuk tidak mubazir dan tidak memperpanjang keruwetan.

Saya juga berharap, kubur dalam-dalam dan buang jauh-jauh yang kurang baik selama ini misal adanya kubu-kubuan dan gontok-gontokan yang runcing dan berbeda target tujuan yang nggak penting dari masing-masing kubu.

Serta senantiasa ingat selalu, niat leluhur yang sangat  mulia yang menginisiasi pendirian UBER AJBB 1912 demi kesejahteraan rakyat Indonesia generasi penerus NKRI.

Hindari juga kasus ini menjadi catatan sejarah adanya preseden yang kurang baik di internal Bumiputera, dan di NKRI. Memang tidak sederhana, sangat ruwet, ibarat penyakit yang hinggap cukup lama dan kronis serta komplikasi.

Tidak kalah sangat penting juga dalam hal ini membutuhkan kehadiran Negara dan political will Pemerintah, serta kesungguhan dari lembaga yang berkompeten dan berwenang.

Hal ini untuk menjaga dan mengawal eksistensi UBER untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Sekali lagi, AJB Bumiputera 1912 itu institusi bisnis, jadi harus memakai pendekatan aksi korporasi. AJBB 1912 bukan panti asuhan, bukan ormas, juga bukan organisasi politik.

Dengan demikian pendekatan selain aksi korporasi akan tidak elok bila dipertunjukan bisa menodai amanah leluhur berkenaan Usaha Bersama (UBER) demi kesejahteraan masyarakat banyak.

Semoga semuanya baik baik saja. Amin.

***

Oleh: Diding S. Anwar (Ketua Komite Tetap Bidang Konstruksi dan Infrastruktur Kadin Indonesia)

Komentar
Share33Tweet21SendShareShare6Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Perputaran Uang di Daerah Selama Lebaran Diproyeksikan Rp 92,3 T

Wakil Ketua Umum Kadin  Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang memprediksi akan ada perputaran uang yang besar di daerah...

Kadin: Gubernur BI ke Depan Harus Realistis

Kadin  Indonesia berharap gubernur baru Bank Indonesia (BI) yang terpilih tetap responsif dalam menciptakan stabilitas moneter.  Wakil Ketua Umum Kadin...

Soal Resesi di Indonesia, Tunggu Pengumuman BPS

Kadin: 3T Jurus Pengusaha Hadapi Ancaman Resesi

Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Shinta Kamdani mengungkap tiga strategi penting yang perlu dikembangkan setiap pelaku usaha, khususnya dalam...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Jokowi Beri Sinyal Duetkan Prabowo dan Erick Thohir

Pengamat:  Erick Perkuat Basis Suara Prabowo di Luar Jawa

Erick Thohir Shalat di Kamar Soekarno

Erick Thohir: Jaga Islam Jaga Indonesia

Erick Thohir: 65% Dana Pensiun di BUMN Bermasalah

Erick Thohir:  Polusi Udara Masalah Serius, BUMN Tanam 100 Ribu Pohon

Trump Sebut Kesepakatan AS-Iran Segera Rampung, Selat Hormuz Bakal Dibuka Lagi

Trump Sebut Kesepakatan AS-Iran Segera Rampung, Selat Hormuz Bakal Dibuka Lagi

Anggota DPR Gus Hilman Lewati Masa Kritis Usai Kecelakaan di Tol Paspro

Anggota DPR Gus Hilman Lewati Masa Kritis Usai Kecelakaan di Tol Paspro

Militer Israel Tangkap 2 Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan ke Gaza

9 WNI Korban Penangkapan Israel Tiba di RI Sore Ini

Adam Alis Kubur Asa Persija Raih Gelar Juara

Persib Bandung Juara BRI Super League 2025/26

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In