Jakarta – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) resmi menunjuk Sunaryanto sebagai Direktur Utama menggantikan Awang Lazuardi dalam perombakan jajaran direksi Subholding Upstream Pertamina yang berlaku efektif 7 Juli 2026. Selain itu, pemegang saham juga membentuk jabatan baru Wakil Direktur Utama yang diisi oleh Virano G. Nasution.
Sunaryanto bukan nama baru di industri hulu migas. Lulusan Teknik Mesin Universitas Indonesia itu sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) periode 2024–2026. Sebelum itu, ia dipercaya sebagai Vice President Drilling & Well Intervention PT Pertamina Hulu Energi pada 2020–2024, dengan tanggung jawab mengawal program pengeboran dan intervensi sumur guna mendukung peningkatan produksi migas nasional.
Karier Sunaryanto juga mencakup posisi Pelaksana Tugas General Manager PT Pertamina Hulu Mahakam serta Executive Vice President Operations East Kalimantan. Sebelum bergabung dengan Pertamina, ia berkarier selama puluhan tahun di Total E&P Indonesie yang saat itu mengelola Blok Mahakam sebelum dialihkan kepada Pertamina.
Pergantian kepemimpinan ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi di tubuh Subholding Upstream Pertamina. Manajemen berharap susunan direksi baru mampu memperkuat kinerja perusahaan dalam menjaga keberlanjutan produksi migas nasional sekaligus mendukung target ketahanan energi Indonesia.






















