• Latest
  • Trending
Syahrul Yasin Limpo ke Istana, NasDem Batal Jadi Oposisi?

Syahrul Yasin Limpo ke Istana, NasDem Batal Jadi Oposisi?

Pelindo Marine Service dan Serikat Pekerja Teken Perjanjian Bersama, Dorong Hubungan Kerja Harmonis

Pelindo Marine Service dan Serikat Pekerja Teken Perjanjian Bersama, Dorong Hubungan Kerja Harmonis

Prabowo Copot Purbaya, Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu

Suahasil: Ekonomi RI Tetap Tangguh Di Tengah Geopolitik Bergejolak

Update KM Virgo: 6 Korban Meninggal Teridentifikasi, 129 Penumpang Masih Dicari

Update KM Virgo Tenggelam: 20 Orang Meninggal, 115 Masih Dicari

Meski Penerbangan Lesu, Airnav Raup Laba Rp479 Miliar

AirNav Indonesia Buka Rekrutmen 2026, Ada 7 Posisi yang Bisa Dilamar

Sempat Hilang Kontak, Barista asal Aceh Ternyata Ditahan Imigrasi Arab Saudi

Sempat Hilang Kontak, Barista asal Aceh Ternyata Ditahan Imigrasi Arab Saudi

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

CDIA Siapkan Dividen Interim US$ 10 Juta

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi

Harga Emas Terancam Turun Lagi Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Harga Emas Antam Menguat Tipis Hari Ini

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

Studi: Asap Karhutla Lebih Beracun daripada Polusi Udara

Ini Instruksi Prabowo kepada Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

Ini Instruksi Prabowo kepada Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

Gencatan Senjata Diperpanjang, Trump Ingin Israel-Lebanon Bertemu di AS

Pidato Trump di Sidang PBB Bilang Terima Kasih ke Indonesia

Pengamat Dorong Reshuffle, Golkar: Keputusan Ada di Prabowo

Golkar Setuju Capres Didukung Minimal 2 Fraksi DPR

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, September 23, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Syahrul Yasin Limpo ke Istana, NasDem Batal Jadi Oposisi?

by Zamzami Ali
Oktober 22, 2019
in BERITA UTAMA, POLITIK, TERPOPULER
Syahrul Yasin Limpo ke Istana, NasDem Batal Jadi Oposisi?

Syahrul Yasin Limpo saat tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/10/2019). [Foto: KOMPAS]

ASPEK.ID, JAKARTA – Ketua DPP Partai NasDem, Syharul Yasin Limpo mengatakan bahwa partai besutan Surya Paloh itu tetap bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu diungkapkan oleh mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu kepada wartawan saat tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/10/2019) sekitar pukul 09.30 WIB.

Syahrul menyusul Sri Mulyani yang datang lebih dulu ke Istana Kepresidenan dan menghadap Presiden Jokowi. Ia mengaku mendapat panggilan langsung dari Kepala Negara.

BacaJuga

Golkar Setuju Capres Didukung Minimal 2 Fraksi DPR

20 Maskapai Terbaik Dunia 2026

Kader PSI: Politik Jokowi Bukan Oligarki

Baleg DPR Sepakat Bawa RUU Reforma Agraria ke Paripurna

5 Oktober TNI, Prabowo Resmikan 5 Kodam Baru

20 Maskapai Terbaik Dunia 2026

“Saya sudah izin pak Ketua Umum Surya Paloh ya,” kata Syahrul kepada wartawan saat hendak memasuki Istana Kepresidenan.

Selain Syahrul, Siti Nurbaya Bakar yang juga Politisi Nadem juga terlihat hadir memenuhi panggilan Presiden. Artinya, sudah ada 2 wakil NasDem yang dipanggil.

Siti Nurbaya dihubungi oleh pihak Istana semalam. Namun ia belum mengetahui posisi yang akan dijabatnya di kabinet kerja Jokowi-Ma’ruf.

Sementara itu, pernyataan Syahrul hari ini, bertolak belakang dengan pemberitaan dalam 2 hari terakhir, dimana NasDem disebut-sebut akan keluar dari lingkaran koalisi dan menjadi oposisi pemerintah.

Hal itu menyusul pernyataan bernada khawatir Ketua Umum NasDem Surya Paloh terkait manuver sejumlah partai yang semula berada di kubu oposisi, akhir-akhir ini malah merapat ke koalisi dan bergabung di Kabinet Kerja Jilid II.

“Saya pikir hampir semua (partai oposisi merapat ke pemerintah),” ujar Surya Paloh kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Minggu (20/10/2019).

Disebutkan Surya Paloh, jika seluruh partai merapat ke koalisi pemerintah, maka negara tidak memiliki lagi demokrasi dan negara bisa berubah menjadi otoriter.

Ia pun menyebut bahwa NasDem siap menjadi oposisi, jika semua partai politik mendukung pemerintah.

“Kalau tidak ada lagi yang di oposisi, artinya demokrasi sudah selesai. Kalau tidak ada oposisi, negara sudah berubah menjadi otoriter atau monarki,” imbuhnya.

Komentar
Share80Tweet35SendShareShare10Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Prabowo Sedih Copot Dadan Cs dari BGN

Politikus: Wajar Elektabilitas Prabowo Tinggi

Jakarta – Nama Prabowo Subianto berada di posisi teratas survei elektabilitas calon presiden (capres) menurut survei terbaru yang dilakukan Indonesia...

NasDem: Pilpres 2029 Masih Terlalu Jauh untuk Bahas Anies

ASPEK.ID, JAKARTA - Partai NasDem menyatakan belum memikirkan arah dukungan pada Pemilihan Presiden 2029, termasuk kemungkinan kembali mengusung Anies Baswedan....

Nasdem Lapor SBY ke Bareskrim

Partai Nasdem akan melaporkan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Bareskrim Polri pada Senin (4/9/2023). Nasdem...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In